
Serena ke mall dengan Nuna berserta teman-teman kos Nuna yang masih berteman sampai sekarang.
Namanya Pritta, Wati dan Syifa, mereka sudah berkeluarga juga tapi untung menghilangkan rasa bosan mereka pasti akan ngumpul.
Wati dan Syifa sejak tadi menggandeng tangan serena karena takut serena tertinggal katanya.
"Tokcer juga nih pabrik kalian, satu bulan nikah udah jadi aja" Ucap Wati.
"Tiap malam di adon ya pasti jadi lah" Jawab serena.
"Waduh hyper" Ucap Pritta lalu mereka tertawa.
"Enak nikah serena? " Tanya Syifa.
"Enak! soalnya suaminya seorang King, dia sangat sabar walaupun agak kaya anak kecil" Jawab serena lalu tertawa teringat tingkah King.
"Kayanya semua suami kaya gitu deh, dia bakal jadi anak kecil kalau sama istrinya" Ucap Wati.
"Oh aku kira suami aku aja kaya gitu" Ucap Serena.
"Kita mau kemana sih? " Tanya Nuna.
"Nonton atau gimana? " Tawar serena.
"Nonton? kita dah punya ngapain nonton" Ucap Wati.
"Aku masih proses kayanya gak papa sih" Ucap serena.
"Kamu sekarang udah gak balapan lagi kan? " Tanya Syifa.
"Kadang-kadang" Jawab serena, semuanya menatap serena sambil melotot.
"Apa sih aku cuma bercanda aja kok" Ucap Serena.
"Jajan mau? " Tanya Pritta.
"Mauuuu" Jawab serena paling nyaring, mereka singgah ke tempat street food yang ada di sana.
Disisi King.
Wajah King dan Cio sama-sama cemberut karena rambut mereka sudah pendek bahkan botak.
"Serena tega banget sih kamu sama kaka, kaka gak pernah minta apa-apa ke tapi pas kamu hamil kok gini" Ucap Cio dengan tatapan kosong.
King menatap Cio dengan tatapan lemas, "Cioo kamu nyalahin anak ku gitu? tega kamu sama calon keponakan kamu sendiri? " Tanya King.
"Seharusnya cuma kamu yang botak! gak usah ngajak-ngajak"Ucap Cio.
" Ah sudah lah, kita juga sudah botak"Ucap King pasrah.
__ADS_1
"Kamu betul" Ucap Cio juga pasrah.
"Oh Iyah kata Daddy, Aunty tiara sama sekali belum pernah jegukin serena? kamu gak mau pertemukan mereka King? " Tanya Cio.
"Aku mau tapi aku juga takut respon Mamih bisa bikin serena sedih" Jawab King.
"Apa dia tega dengan menantunya? serena juga bukan orang lain? dia anak dari adik nya sendiri walaupun hanya angkat tali semua mengakui keberadaan serena tapi kenapa tidak dengan aunty tiara king? " Ucap Cio meninggi.
"Serena itu sedang hamil, dia hamil calon cucunya sendiri tapi dia bersikap seperti tidak mau perduli" Ucap Cio tapi tidak setinggi tadi.
"Aku masih sibuk dengan perkerjaan ku ditambah lagi serena hamil, rasanya dunia ku hanya dia saja, sampai aku lupa jika ada masalah yang lain" Ucap King.
"Aku akan berontak jika kamu tidak menyelesaikan semua ini King, dia adikku, adik yang sangat ku sayangi, melihat nya sedih saja,aku sudah sangat terluka" Ucap Cio.
"Aku akan adakan pertemuan nanti dengan Papih, Mamih berserta serena juga, agar Mamih bisa mengobrol dengan istriku"Ucap King.
"Aku pernah di salahkan atas hilanganya Mommy oleh Aunty Tiara bahkan aku masih belum tau apa-apa, bahkan tidak di anggap juga padahal aku murni keponakan nya" Ucap Cio.
"Berhenti lah menjelek-jelekkan Mamih ku Cio" Tegur King serius.
"Tapi semuanya benar" Ucap Cio.
"Tapi dia wanita yang sudah melahirkan ku, jadi berhenti lah menjelek-jelekkan nya di depan wajahku, atau kau akan tau akibatnya" Ucap King dengan penuh keseriusan.
"Aku hanya ingin adikku di anggap, itu saja" Ucap Cio.
Mereka saling diam, sambil mengelus-elus kepala mereka yang botak.
Disisi Papih Prince.
Dia sedang berdiri di balkon kamar bersama dengan Mamih Tiara.
"Kapan kita akan menjenguk serena? " Tanya Papih Prince.
"Tidak ada jawaban tentang itu" Jawab Mamih Tiara.
"Sayangg! jika kamu terus seperti ini, bisa-bisa aku dan Rio akan bertikai, King dan Cio juga" Ucap Papih Prince.
"Kamu akan menyakiti perasaan serena dan juga Intan, apa kamu tidak memikirkan itu? keras kepala mu tidak pernah berubah sejak dulu" Ucap Papih prince.
"Aku tidak pernah memberikan restu pada pernikahan King karena serena anak dari alice yang pernah sangat jahat pada intan, tapi kenapa malah aku yang seakan-akan jahat disini? " Ucap Mamih Tiara.
"Yang jahat alice bukan serena, dia anak baik bahkan dia anak angkat Intan dan Rio, apa yang masih membuat kamu seperti ini sayang? " Tanya Papih Prince.
"Ayolah kita jenguk serena malam ini, dia sedang hamil calon kita, setidaknya kita menyenangkan hati King" Ajak Papih Prince.
"Jika kamu ingin menjenguk, kamu saja aku tidak mau" Tolak Mamih tiara lalu dia pergi meninggalkan Papih Prince di sana.
Papih Prince sangat geram lalu mencengkeram kuat pagar balkonnya.
__ADS_1
"Kamu kenapa tiara" Ucap Papi Prince tak habis pikir dengan sikap istrinya.
Disisi Daddy Rio.
Dia sedang duduk di ruangan Mommy Intan, sejak tadi mereka berdebat untuk memilih tema apa yang akan mereka pilih untuk acara kehamilan serena yang akan di gelar tidak lama lagi.
"Ayy bagus kalau temannya pink aja, soalnya aku punya pirasat cucu kita ini adalah perempuan" Ucap Daddy Rio.
"Putih aja Ayy, biar natural soalnya pirasat kamu belum tentu benar" Ucap Mommy Intan.
"Pink Ayy, coba liat banyak banget yang bagus-bagus" Ucap Daddy Rio yang terus merayu istrinya.
"Putih aja bagus" Ujar Mommy Intan yang masih kekeh dengan pendirian nya juga.
"Ngalahnya" Ucap Daddy Rio.
"Gak mau! Aku gak bakal ngalah kalau tentang cucuku" Jawab Mommy Intan.
"Kita tanya King dan serena aja kalau gitu, kalau gini terus, bisa-bisa kita bakal berantem" Ucap Daddy Rio.
"Udah pasti sih aku yang bakal mereka pilih" Sombong Mommy Intan..
"Nanti setelah pulang kerja kita ke mansion mereka" Ajak Daddy Rio.
"Oke! " Jawab Mommy Intan.
Mereka jadi malah punya ambisi masing-masing untuk menentukan dekorasi acara yang akan di buat oleh King.
Disisi Serena.
Serena Kekenyangan karena terlalu banyak makan, bahkan dia sudah tidak sanggup lagi berjalan.
"Bayyy aku gak bisa jalan" Ucap serena padahal suaminya tidak ada disana.
Syifa, Pritta,Wati dan Nuna tertawa kecil melihat tingkah serena yang manja memanggil King dengan sebutan Bay, padahal mereka tau serena itu wanita yang mandiri, suka apa-apa sendiri.
"Beneran gak bisa jalan? " Tanya Gery yang sejak tadi berdiri dibelakang mereka.
"Gak usah deket-deket" Ucap serena sambil mendorong Gery.
"Bayyyyy" Panggil serena merengek.
"Iyah Byyy" Jawab King yang baru datang, serena sangat senang lalu memeluk suaminya dengan sangat erat.
Cio juga ada disana, Nuna dan teman-temannya mengulum tawanya ketika melihat Cio.
"Chagii kamu ketawa? " Ucap Cio yang tidak Terima di ketawakan oleh istri nya karena palanya botak.
"Jahatttt" Ucap Cio lalu memalingkan wajahnya tapi Nuna tetap tertawa.
__ADS_1