GADIS NAKAL ITU ISTRIKU

GADIS NAKAL ITU ISTRIKU
Gadis Nakal Itu Istriku, Bab4


__ADS_3

Mengantarkan pulang


Tak lama kemudian, mobil papi nya yuki pun datang


"yukii" ucap anugrah yang membuka kaca mobil. kemudian yuki berjalan kearahnya


"pii, yuki boleh minta sesuatu?" tanya yuki yang berdiri di pintu mobil


"apa nak?" tanya anugrah


"boleh gak kalau kita nganterin temen yuki? dia katanya mau pulang naik angkot, tapi udah jam segini angkot udah jarang ada yang lewat sini pi. boleh yaa?" tanya yuki dengan muka melasnya, kemudian anugrah melihat lelaki polos yang berada di halte bus dan ia pun menyetujui nya. dengan sigap yuki berjalan kearah lelaki itu


"pulang bareng gue aja mau gak?" tanya yuki


"engga" jawab lelaki itu


"ck, udah ayo pulang bareng gue. daripada elo nungguin angkot tapi ga lewat lewat. ayooo" ajak yuki paksa kemudian menarik tangan lelaki itu. dan mereka pun berjalan kearah mobil lalu lelaki itu duduk di depan sedangkan yuki dibelakang


"kamu udah makan?" tanya yuki


"udah" jawab lelaki itu


"nihh" ucap yuki memberikan dua buah roti dan 1 botol air mineral yang berada di dalam tas nya kepada lelaki itu. kebetulan pas istirahat yuki sengaja membeli roti untuk jaga jaga kalau ia kelaparan


"gue tau elo belum makan kan? nih makann dulu buat ganjel perut" ucap yuki, kemudian di terima oleh lelaki itu lalu memakannya. anugrah pun tersenyum melihat anak semata wayangnya yang perhatian kepada orang lain. tak lama kemudian mereka sampai di sebuah gang yang agak sempit


"om, berhenti disini" ucap lelaki itu


"rumah kamu yang mana? biar om antarkan saja sampai depan rumah kamu


"rumah ku dalam gang itu om" jawab lelaki itu


"boleh gak kalau aku dan papi aku main kerumah kamu?" tanya yuki


"b-boleh" jawab lelaki itu, mereka pun turun dari dalam mobil dan berjalan kedalam gang, hingga mereka sampai pada rumah sederhana yang tiangnya terbuat dari bambu dan begitu juga dengan dindingnya

__ADS_1


"assalamualaikum" ucap lelaki itu sambil mengetuk pintu


"walaikumsalam" jawab seseorang di dalam lalu membuka pintunya dan terkejut


"eh anak ibu udah pulang, ini siapa?" tanya wanita paruh baya yang umurnya sekitar 50 tahun


"saya yuki, saya temennya anak ibu, dan ini papi saya" jawab yuki sambil tersenyum


"masuk dulu yuk, biar ibu buatkan minuman" ucap wanita itu kemudian mereka masuk kedalam rumah dan duduk di sebuah kursi yang terbuat dari bambu. tak lama kemudian, wanita itu pun datang dan membawa minum


"diminum ya, maaf cuma ada air putih saja" ucap wanita itu kemudian duduk di sebelah anaknya


"gapapa bu, makasih ya bu" ucap yuki kemudian meminum nya


"makasih ya tuan dan nona, sudah mengantar anak saya pulang" ucap wanita itu


"jangan manggil seperti itu bu, panggil aja anugrah dan yuki" ucap anugrah. wanita itupun mengangguk


"boleh gak bu kalau yuki besok besok main kesini?" tanya Yuki


"boleh kok yuki, kapan pun boleh" jawab wanita itu


"nama ibu, wanna" jawab bu wanna


"ouhhh" ucap yuki sambil menganggukkan kepalanya


seteleh puas mengobrol yuki dan anugrah pun memutuskan untuk pulang, kemudian mereka menaiki mobilnya dan anugrah pun segera menjalankan mobilnya menuju kerumah. seteleh sampai rumah, mereka pun sudah di sambut oleh iva yang duduk di kursih depan


"assalamualaikum mii" ucap keduanya


"walaikumsalam. kenapa sampai jam segini?" tanya iva


"ceritanya panjang mii" ucap yuki


"yauda ceritain mami mau dengar" ucap iva

__ADS_1


"nanti aja ya mii, yuki mau mandi dulu. bye mii pii" ucap yuki kemudian berjalan keatas untuk membersihkan diri


"papi pasti tau kan?" tanya iva. anugrah pun mengangkat dua bahunya dan berjalan kearah dalam rumah


"huhh, dasar anak sama papi sama saja" ucap iva kesal kemudian ikut masuk kedalam rumah dengan raut wajah kesal.


***


jam sudah menunjukkan pukul 06.00 dini hari, dan seseorang yang berada di kasur itu pun sudah bangun. ia pun segera merapikan kasurnya seteleh selesai, ia berjalan kearah kamar mandi untuk menyelesaikan ritual mandinya.


"semoga gue besok dapat jodoh" ucap kiya saat gosok gigi di kamar mandinya. seteleh selesai semuanya ia pun segera memakai baju, kemudian ia mengucir kuda rambutnya lalu ia memakai parfum yang beraroma permen karet, karna ia suka sekali dengan permen karet. kamudian ia mengambil tas nya dan menggendongnya di punggung sebelah kanan


"sip dah cakep" ucap kiya lalu berpose di kaca, seakan akan sedang berfoto


"duh makin stres aja gue nih" ucap yuki lalu ia pun berjalan ke bawa untuk sarapan bersama keluarganya.


"pagi mii, pagi pii" ucap yuki lalu duduk di bangku nya


"pagi" jawab keduanya


"yuki, mau bawa bekal sayang?" tanya iva


"enggaa mi, soalnya nanti yuki bakal pulang cepat. mau ada rapat guru soalnya mii" jawab yuki seraya memakan roti yang berisi selai coklat


"ohh gitu, yauda nak" ucap iva


"kamu naik motor apa sama papi?" tanya anugrah


"hmm, kayanya naik motor aja pi" jawab yuki, anugrah pun memangguk paham. seteleh selesai sarapan yuki dan anugrah pun berpamitan. anugrah menaiki mobil sedangkan yuki menaiki motor kesayangannya. lalu melintasi jalanan yang sedikit di penuhi oleh kendaraan roda empat dan dua. tak lama kemudian yuki sampai di sekolah dan langsung memakirkan motornya di parkiran yang ada di dalam sekolah. saat ia membuka helm ia tak sengaja melihat seseorang


"woi muka pucet" panggil yuki seseorang itu pun melihat


"tungguin gue" ucap yuki kemudian berjalan kearahnya lalu mereka pun berjalan bersama sama sambil menelurusi lorong sekolah yang sangat ramai dengan murid murid.


"lo berani kan ke kelas lo sendirian?" tanya yuki

__ADS_1


"berani" jawab lelaki itu


"perasaan gue gak enak, gue antarin aja deh" ucap yuki kemudian menarik tangan lelaki itu hingga mereka sampai di depan kelas lelaki itu


__ADS_2