
King tiba-tiba terbangun, bahkan tubuh dan wajahnya penuh dengan keringat dingin.
Serena terbangun, dia agak terkejut melihat King bangun tiba-tiba.
"Kaka kenapa? " Tanya Serena sambil mengucek-ngucek matanya.
"Aku di temuin Mamah kamu" Jawab King dan Serena langsung mendekati King.
"Kaka ketemu Mamah Alice? dia ngomong apa? Atau ngapain kaka? " Tanya Serena tanpa tanda titik dan koma.
King mengusap wajahnya dengan nafas yang masih memburu.
"Kamu gak tanyain aku gimana? " Tanya King.
"Memangnya kaka kenapa? Mamah ku ngomong apa? " Tanya Serena.
"Aku mau ke toilet, mau ikut? " Tanya King dan Serena menahan King dengan cara memeluk tangan nya King.
"Ka King ayo cerita" Rengek Serena.
King meraih dagu Serena menatap wajah Serena sambil tersenyum.
"Dia menyuruh ku untuk selalu sama kamu, jangan pernah biarin Serena sendirian, jangan biarin Serena bergaul sama teman-teman nya yang gak baik itu, Serena jangan mabuk dan jangan ikut balapan" Ujar King.
"Boong" Ucap Serena.
"Misalnya aku cerita bakal di kasih apa? " Ujar King dan Serena diam sambil berpikir.
King menatap dada nya Serena, dia sadar dengan tatapan King dan langsung menutup dadanya dengan menyilangkan tangannya.
"Punya ku kecil, gak bisa di mainin" Ucap Serena.
"Mau bantu gedein gak?" Tawar King tapi Serena geleng-geleng kepala.
"Kenapa? aku kan sekarang suami kamu? bukan orang lain" Ucap King dan dia mencium bibir Serena tapi dia mendorong King.
"Gak boleh, aku masih belum siap kalau harus kasih aset-aset aku ke kaka" Tolak Serena.
__ADS_1
"Lagian kaka juga pernah cium bibirku dan itu ciuman pertama ku" Ujar Serena lagi.
"Ya udah gak usah cerita tentang Mamah Alice" Ucap King dan Serena mehentak-hentakkan kakinya layaknya anak kecil.
King tersenyum gemas melihat tingkah Serena yang seperti anak kecil.
"Mau permen gak anak kecil? " Tanya King seperti menawari anak kecil padahal Serena sedang kesal padanya.
"Mana? " Jawab Serena lalu King malah ingin membuka celananya.
"Permen nya disitu? " Tanya Serena polos.
"Permennya gak abis-abis mana nempel lagi" Jawab King dan Serena paham maksud King.
"Itu buyung! "Teriak Serena dan King tertawa terbahak-bahak mendengar ucapannya Serena.
" Mau gak? "Tanya King lagi.
" Gak mau aku"Teriak Serena sambil memukul-mukul tubuhnya King dengan bantal.
"Ka King, aku jijik" Ucap Serena.
King membuka baju piamanya dan Serena bisa melihat tubuh indahnya King tanpa berkedip.
King menutup tubuhnya dengan tangan karena Serena menatapnya tanpa bekedip.
"Tolong aku di celehkan oleh istriku" Teriak King dan Serena malah tertawa dengan tingkah King.
"Hehe ketawa dia" Ucap King lalu mentoel hidung mancungnya Serena.
"Mau liat lebih dekat gak? " Tanya King dan Serena dengan lucunya malah mendekati King.
King menarik serena dan dia jatuh di pelukan nya King.
"Bener yah, katanya kalau dingin itu butuh pelukan dan bener hangatnya beda" Ucap King.
"Badan ka King gede banget yah, aku kira kurus" Ucap Serena.
__ADS_1
"Aku dengan Anderson ganteng mana? kami sama - sama berambut pirang" Ucap King.
"Anderson itu, Badan nya tinggi tapi lebih tinggi ka King, dia punya mata yang bagus tapi aku sih lebih suka mata ka King, gak tau kenapa" Ucap Serena lalu King meletakkan dagunya di kepala nya Serena.
"Ada masa depan yang jelas yah di mata ku? " Ucap King dengan pedenya.
"Mungkin" Jawab Serena, King mendengar nya langsung mengulum senyumnya.
"Ka King kenapa pergi terus datang dan malah jebak aku" Tanya Serena.
"Meluluhkan kamu susah kalau gak pakai cara licik gak bakal bisa di nikahin" Jawab King.
"Ka King pernah kasih aku komplek perumahan dan juga helikopter, semuanya udah aku jual, maaf yah" Ucap Serena.
"Kenapa minta maaf? bukannya bagus? jadinya kamu ada uang" Ucap King.
"Maksud kaka gimana? aku gak punya uang gitu? "Tanya Serena.
"Oh iyah kata Daddy Rio, semua tentang kamu itu udah di tanggung jawab kan ke aku, jadi kamu harus selalu repotin aku" Ucap King.
"Aku punya usaha sendiri, aku bisa biayain semua keperluan aku kok" Ujar Serena.
"Yakin? " Ucap King lalu Serena melongak menatap King.
"Kaka mau ngapain ? Aku tau isi pikiran kaka" Ucap Serena.
"Gak papa" Ucap King dan dia membawa Serena untuk tiduran.
King memeluk Serena sambil mencium rambut Serena.
"Mamah Alice memberi restu tapi akhirnya malah mengomeli ku, Memangnya aku bakal sakiti putrinya gitu? dapatin nya aja susah" Batin King.
Tanpa King sadar Serena membalas pelukan King bahkan jempol Serena mengelus punggung King.
"Ka King lucu" Batin Serena.
...---------------...
__ADS_1