
Mereka sampai di ruang tengah.
Ternyata ada Mommy Intan yang sedang berjalan menuruni tangga karena dia mendengar kedatangan suaminya.
Mommy Intan berjalan dengan cepat bahkan berlari, ketika sudah dekat dia langsung memeluk Serena dengan erat.
"Mom? " Ucap Serena terkejut.
King tertunduk, dia sudah bisa menebak jika Mommy Intan sudah tahu semuanya.
"Apa ini? kenapa memeluknya seperti itu? apa yang terjadi? " Tanya Daddy Rio yang memang tidak tahu apapun.
Tapi semuanya hanya diam lalu Daddy Rio menepuk pundak King yang memang berdiri disamping nya.
"Ada apa ini? jelaskan King" Ujar Daddy Rio.
"Suasana belum kondusif Dad, Lebih baik kita bicarakan nanti malam, aku akan menginap disini juga" Jawab King dan Daddy Rio mengangguk paham.
Mereka duduk di sofa yang ada diruangan itu , Mommy Intan hanya diam, tapi dia tidak memeluk Serena lagi melainkan mengelus perut nya.
"Mom kenapa?Kenapa Mommy kaya sedih? " Tanya Serena.
"Mommy sedih karena putri Mommy sekarang lagi sedihkan? " Jawab Mommy Intan.
"Sedih apa? Aku gak sedih kok" Ujar Serena sambil tersenyum palsu menatap King yang hanya diam menatap Serena dengan tatapan hangatnya.
"Mommy sudah tahu semuanya, bahkan dari kaka ku sendiri" Ucap Mommy Intan serius sampai membuat Serena terdiam.
"Sabar yah sayang" Ucap Mommy Intan.
"Aku minta maaf atas semua yang terjadi, andai aku tidak memaksakan kemauan ku pasti semuanya tidak akan seperti ini" Ucap King.
"Kamu tidak salah King, Kaka ku itu memang seperti itu sejak dulu bahkan sejak kamu masih kecil" Jawab Mommy Intan.
"Tapi tetap saja Mom, aku merasa semuanya kesalahan ku, Mamih gak akan berbuat seperti ini jika aku tidak memaksa kan, seharusnya aku meminta restu Mami dengan benar" Ucap King.
"Apa kamu menyesal menikah dengan ku Bay? " Tanya Serena.
"Gak byy, aku hanya menyesali kesalahan ku, karena tidak memikirkan akibat" Jawab King.
"Aku mendengar sepertinya kamu menyesal menikah dengan ku? Bukannya seharusnya aku yang mengakatan itu? " Tanya Serena.
"Byy aku gak sama sekali ngomong itu kok" Ucap King.
"Heyy! Heyy! Heyy! ,Kenapa kalian malah berdebat? " Ucap Daddy Rio.
"Serena jangan menyudutkan King" Tegur Mommy Intan halus.
__ADS_1
Serena diam tapi dia enggan menatap King sedangkan King menatap Serena, dia benar-benar takut jika masalah ini bisa membuat rumah tangganya bermasalah.
"Malam ini Serena tidur sama Mommy boleh? " Tanya Serena, Mommy Intan menatap suaminya.
"Jangan Serena, kamu harus tidur sama King, kalian sedang punya masalah" Jawab Daddy Rio.
"Baiklah" Ucap Serena kecewa.
"Ay bawa Serena ke kamar yah, aku akan bicara dengan King" Ucap Daddy Rio.
Mommy Intan mengangguk lalu pergi dengan Serena menuju kamarnya sedangkan King dan Daddy Rio masih disana.
"Kita bicara di kolam renang biar lebih santai" Ajak Daddy Rio, King hanya mengikuti mertuanya itu saja.
Mereka sampai di sisi kolam renang, Daddy Rio berdiri didepannya King, membelakangi nya.
"Apa Tiara menyakiti putri ku? " Tanya Daddy Rio tanpa basa-basi.
King diam sejenak lalu melangkah selangkah mendekati mertuanya.
"Aku minta maaf Daddy" Ujar King.
"Kamu mengakui kesalahan yang tidak kamu buat King? Apa kamu mengakui kesalahan Mami mu? " Tanya Daddy Rio.
"Aku yang salah Daddy, Aku tidak memikirkan ini semuanya, bahkan sejak aku mendekati Serena pun Mami sudah melarang ku" Jawab King.
"Apa yang akan kamu lakukan untuk ini semuanya? kalau seperti ini terus bisa-bisa Serena akan terus bersedih" Ucap Daddy Rio.
"Diam? " Tanya Daddy Rio.
"Aku mencemaskan masa depan putriku" Ucap Daddy Rio.
"Dad, aku dan istri ku sudah menikah, apakah masih perlu restu? aku benar-benar tidak ingin perduli bagaimana Mami sekarang, kami bisa menghindari dia" Ucap King yakin.
Daddy Rio berbalik menatap King lalu dia tersenyum tipis.
"Jujur saya sangat percaya jika Serena bersama kamu, karena saya tau bagaimana kamu, tapi setelah masalah seperti ini, apa kamu tidak bisa menyelesaikan nya? " Ucap Daddy Rio.
King diam sambil menunduk, keberanian nya hilang ketika harus menatap mertuanya yang berdiri didepannya.
"Angkat kepala mu King!" Ucap Daddy Rio bahkan sambil mencengkam dagunya King.
"Selesai kan masalahnya cepat atau kamu tidak akan saya ijinkan bertemu dengan Serena" Ancam Daddy Rio.
"Serena sedang hamil bagaimana bisa, aku tidak boleh bertemu dia" Ucap King.
"Selesai kan, agar Serena tidak menangis lagi" Ucap Daddy Rio.
__ADS_1
"Aku pasti akan selesai kan tapi aku mohon jangan pisahkan aku dengan istriku Dad" Mohon King.
Daddy Rio diam sejenak lalu memeluk King dengan sangat erat.King hanya diam lalu membalas pelukan Mertuanya.
Disisi Serena.
Serena di kamar sendirian karena dia merasa mengantuk jadinya Mommy Intan membiarkan Serena beristirahat.
"Aku kira Mami Tiara akan seperti Mommy Intan tapi ternyata aku hanya berhayal" Ucap Serena.
Serena tiduran di kasur membelakangi pintu masuk kamarnya.
Serena terkejut karena tiba-tiba saja ada tangan yang melingkar di pinggangnya.
"Byyyy" Ucap King di telinga Serena dengan sangat lembut.
"Bayyy" Ujar Serena lalu menyentuh tangan King yang ada di perutnya.
"Kamu udah tidur? kalau udah tidur, maafin aku yang udah bangunin kamu" Ucap King.
"Belom kok" Jawab Serena.
"Byyy,Aku gak mau kamu sedih lagi" Ucap King.
"Kamu gak pernah buat aku sedih kok Bay, jadi tenang aja yah" Jawab Serena.
King semakin mempererat pelukannya sampai Serena agak susah bernafas karena King.
"Aku gak suka kebohongan Byy, kamu jujur aja ke aku" Ucap King serius.
"Aku masih belum bisa buat Mami Terima kamu tapi aku janji dia akan Terima kamu dan pernikahan kita, apalagi sekarang kamu lagi hamil calon cucunya kan" Ucap King.
"Hmmm" Jawab Serena hanya deheman.
"Kamu marah sama aku? " Tanya King.
"Marah? kita lagi punya masalah Bayy,di antara kita gak berbuat kesalahan jadi misalkan aku marah buat apa? bikin aku tambah cape" Jawab Serena.
"Kamu cape? mau ku pijat" Tanya King.
"Boleh" Jawab Serena.
King langsung duduk dan mulai memijat kaki Serena dengan pelan saja.
Mereka saling tatap, sambil tersenyum dengan manis. "Lihatlah sayang, Papi kamu sangat baik dan perhatian yah, apalagi nanti kamu lahir pasti dia jadi orang yang paling sibuk sekali nantinya" Ucap Serena mengajak bicara anaknya.
King tersenyum sambil terus memijat kaki nya Serena.
__ADS_1
"Betapa banyak syukur yang harus ku ucapan agar bisa membalas kebaikan Tuhan padaku, karena sudah mengganti sabar ku untuk menjadikan Serena istriku? " Batin King.
"Mami wanita yang menjadi istri ku ini adalah kebahagiaan yang selalu menjadi doa terkuat ku pada Tuhan, jadi aku mohon restui kami agar kami semakin bahagia" Batin King lagi.