GADIS NAKAL ITU ISTRIKU

GADIS NAKAL ITU ISTRIKU
Sangat peka


__ADS_3

Pagi hari tiba.


King sudah bangun sejak lama sedangkan Serena masih tidur dengan nyenyak.


King berdiri menatap istrinya yang tidur tanpa mengenakan apapun tapi ditutupi oleh selimut.


Serena tidur membelakangi King yang sedang berdiri lalu dia membungkuk kan tubuhnya dan mencium pipi Serena.


"Sayanggg kamu masih mau tidur? " Tanya King lembut di lembut telinganya Serena.


Serena tersenyum lalu membuka matanya menatap suaminya yang berada di belakang nya.


"Aku masih ngantuk" Jawab Serena dengan wajahnya yang masih mengantuk.


"Ini sudah sangat siang, kamu mandi dulu yuk atau mau ku mandikan" Tanya King dan Serena mengarahkan tubuh ke King.


"Iyah" Jawab Serena bahkan dia mengalungkan tubuhnya ke lehernya king.


King menggendong Serena menuju kamar mandi, King mendudukkan Serena ke di atas wastafel.


Serena masih nyaman memeluk King bahkan matanya masih terpejam dengan rapat.


"Mau mandi atau mau tidur? " Tanya King. Tidak ada jawaban dari istrinya.


"Sayanggg" Panggil King dengan lembut di telinganya Serena.


"Byyy masih ngantuk" Jawab Serena.


Tanpa Serena sadari King melepaskan celana nya sendiri dan dia mengangkat Serena lagi, lalu memasukkan miliknya ke miliknya Serena sambil berdiri.


Serena langsung membuka matanya dengan sempurna karena merasakan miliknya King masuk ke dalam dirinya.


"Byyy? " Ujar Serena menatap King yang malah hanya tersenyum.


King mulai bergerak didalam nya Serena, Serena kembali memeluk King dengan erat, kaki Serena juga melingkar di pinggang King.


Serena kembali merucau tak karuan di karena ulah King pada nya.


Ngantuk Serena hilang bahkan dia benar-benar terjaga sekarang.


Benih King masuk kembali kedalam rahimnya Serena, dia bisa merasakan betapa banyak cairan milik King masuk kedalam dirinya.


"Aku mau mandi kenapa malah di hajar sih? " Tanya Serena lemah, sambil menyandarkan kepalanya di bahu King.


"Kamu masih ngantuk? " Tanya King tapi serena menggelengkan kepalanya.


"Kalau masih ngantuk aku bakal minta jatah ke kamu" Ujar King.


"Aaa aku masih cape, tapi masih terus di gempur"Ucap Serena seperti anak kecil manja.


" Aku gak mau percaya sama kamu"Ucap Serena.

__ADS_1


"Ya sudah aku minta maaf, aku mandiin kamu yah" Ujar King.


"Aku juga mandi kok" Ucap King karena Serena menatap nya dengan tatapan menyelidik.


"Jangan di gempur lagi" Larang Serena pada King.


"Janji cantik" Ucap King lalu mencium kedua pipi Serena secara bergantian.


King mulai membawa Serena ke bawah shower lalu mereka mandi berdua, tapi King ingkar janji, dia kembali menggempur Serena lagi di bawah shower.


Hampir 2 jam mereka berada di kamar mandi,Serena keluar terlebih dahulu dari King, tapi jalannya agak beda bahkan seperti menahan sakit.


King senyum-senyum melihat Serena yang ngambek padanya, King tadi ingin menggendong Serena keluar karena dia mengeluh kan sakit ketika berjalan.


Serena menolaknya bahkan dia mendiamkan King semenjak selesai mandi.


"Byy jalan-jalan yuk! " Ajak King yang duduk di sisi ranjang, dengan anduk melilit di pinggangnya, sedangkan Serena berada di depan meja rias.


"Kamu mau kemana? kalau di kamar gini terus takut khilap lagi" Sambung King, tapi Serena diam, benar-benar mendiamkan King. Pertama kalinya Serena mendiamkan King seperti ini.


King berdiri lalu mendekati Serena, dia berdiri di belakang nya Serena menatap istrinya lewat cermin.


"Kamu marah sayang? " Tanya King, sambil memegangi kedua bahunya Serena.


Serena menyingkirkan tangan King dari bahunya, Seperti Serena ngambek sunguhan pada King.


"Byyy diam aja? " Tanya King lalu dia duduk ke atas meja, menatap wajah Serena yang datar.


"Cantik amay istri aku" Ujar King dia juga mencubit kecil pipi Serena.


"Jalan-jalan kemana kita hari ini? " Tanya King, Serena mengangkat bahunya tanda tidak tahu.


"Istri aku bisu yah? kok bisa ngomong sih?" Ucap King lalu dia mengecup keningnya Serena.


"Aku cape" Bentak Serena yang sejak tadi diam.


King tersenyum tipis lalu mengelus kepalanya Serena dengan lembut.


"Iyah! kalau gitu kamu istirahat aja yah, kita hari ini gak kemana-mana" Ucap King lembut dan sabar menanggapi bentakkan Serena barusan padanya.


Serena menatap wajah King, dia merasa bersalah karena sudah membentak King barusan.


Serena memalingkan wajahnya, menatap dirinya di cermin tapi tangannya malah menggenggam tangan King.


King sedikit demi sedikit mulai paham dengan sikap cuek Serena yang terkesan gengsi tapi sebenarnya dia punya rasa perduli yang sangat besar.


King juga menggengam tangan Serena lalu dia mencium punggung tangan Serena.


Serena tak menatap King, dia hanya menatap dirinya di cermin. King menatap kasur, dia melihat ada bercak darah yang tertinggal disana.


"Kayanya aku sudah keterlaluan ke dia, wajar dia marah karena dia pasti cape karena terus melayani ku sejak tadi malam" Batin King.

__ADS_1


"Byy aku minta maaf yah" Ucap King dan Serena hanya mengangguk pelan.


"Apa aku akan hamil setelah ini? Apa aku bisa jadi seorang ibu" Batin Serena.


Jam 12.09


King dan Serena sedang makan di ruang makan, tapi Serena tidak banyak bicara bahkan dia sering melamun, sering King memanggilnya tapi tetap saja dia akan melamun lagi.


"Byy mikirin apa? " Tanya King sambil menatap Serena.


"Gak ada" Jawab Serena lalu memasukkan makanan kedalam mulutnya.


"Yakin gak ada? " Tanya King khawatir.


Serena menganggukkan kepalanya sambil mengunyah makanan.


"Kamu mau apa? " Tanya King.


"Gak ada" Jawab Serena.


"Bilang aja sayang? aku pasti wujudkan" Ujar King.


"Aku bilang gak ada! ya gak ada kenapa sih" Bentak Serena pada King.


Serena buru-buru menutup mulutnya karena kembali membentak King lagi.


"Bulan ini kamu sudah menstruasi belum? " Tanya King dan Serena langsung menggelengkan kepalanya.


"Kayanya mood kamu lagi gak baik, mungkin kamu mau menstruasi kan? " Ucap King lembut pada Serena sampai Serena semakin merasa bersalah pada King.


"Kita belanja yuk" Ajak King.


"Kita pergi ke supermarket aja, beli sesuatu yang mungkin perlu nantinya" Sambung King.


"Tapi aku jalan masih sakit" Jawab Serena.


"Bisa ku gendong tapi kamu gak boleh tinggal" Ucap King.


"Gak mau, malu! pasti nanti di liatin orang" Kata Serena sambil geleng-geleng.


"Mau pakai kursi roda? " Tawar King.


"Aku gak patah kaki, ngapain pakai kursi roda" Tanya Serena dengan ekpresi kesalnya pada King.


"Yaudah kalau gitu aku gendong aja yah cantik, daripada nanti jalannya sakit" Ucap King dengan lembut.


"Gak usah nolak yah, kalau nanti ada yang natap atau bilang sesuatu ke kita, aku bakal samperin terus omelin orang itu" Ucap King, Serena diam menatap wajah King dengan lekat.


King tertawa kecil melihat ekpresi lucu Serena lalu mengecup bibirnya sekilas.


"Kaya anak kecil" Ucap King lalu dia tertawa lagi.

__ADS_1


"Abisin makannya, biar kita cepat berangkat" Suruh King.


"Suami aku peka banget? sampai ngerti kenapa aku bisa marah-marah gak jelas ke dia" Batin Serena bangga pada King.


__ADS_2