
Serena masih saja jahil dia sering memoto King yang sedang bicara padanya.
"Byyy udah dong" Tegur King tapi Serena hanya tertawa melihat hasilnya.
"Marah yah" Ucap Serena mengejek King. King membuang mukanya tak mau menatap Serena tapi dia malah tetap saja memoto King yang sedang ngambek padanya bukan malah membujuknya.
"Haha ngambek" Ejek Serena sambil tertawa jahat pada King.
"Sini ponselnya" Pinta King ingin merebut ponselnya Serena tapi dia malah mundur, King tentu tidak bisa menggapai nya karena ada meja di depan mereka.
"Om Om ngambek" Ejek Serena tapi matanya masih di ponselnya.
"Biarin" Jawab Serena.
"Coba sekitar kamu periksa story aku" Suruh Serena dan King menurut, dia melotot karena ada foto nya sedang manyun di status nya Serena.
"Kamu bikin status muka ku? " Tanya King tak percaya.
"Kenapa? " Ujar Serena sambil tersenyum.
Ice cream mereka datang tapi King masih fokus pada ponselnya.
King tersenyum bahkan tertawa, Serena melihat King hanya geleng-geleng kepala.
"Aku gemoy yah" Ucap King lalu memperlihatkan ponselnya ke Serena.
"Tadi ngomel pas aku foto sekarang bilang gemoy, dasar aneh" Ujar Serena heran.
Mata Serena langsung melotot melihat notifikasi pesan yang masuk ke ponselnya, King kembali menatap ponselnya lagi.
"Tadi siapa yang chat kamu? " Tanya Serena penasaran bahkan ingin merebut ponselnya King.
"Siapa? " Ujar King karena dia tidak tau juga, King melihatnya, pantas saja Serena penasaran sekretaris King mengirim emoticon 🤗 pada King.
"Itu siapa? " Tanya Serena yang berusaha ingin mengambil ponselnya King.
"Sekretaris aku, kok dia kirimin aku kaya gitu" Ucap King yang juga bingung dan langsung menelpon sekretaris nya.
Wajah King langsung berubah ketika ponselnya di angkat oleh sekretaris nya.
"Risna apa maksdunya ini? kenapa kirimin saya seperti itu? " Tanya King dengan nada tegas.
"Maaf pak. Aku salah pencet, aku mau pencet 👍 ini"Jawab sekretaris nya King, dia langsung mematikan ponselnya sepihak.
Serena terlihat kesal menatap King. Dia melihat Serena seperti itu hanya tersenyum lalu mengacak-acak rambutnya Serena.
" Cuma salah pencet cantik"Ujar King.
"Dia berapa lama kerja sama kamu? " Tanya Serena dengan nada ketus.
"6 tahun" Jawab King.
"Pencat aja, ngapain sekretaris teledor kaya gitu di pertahanan kan" Suruh Serena.
__ADS_1
"Ini cuma salah pencet kenapa harus sampai di pecat si byy? " Tanya King lembut pada Serena.
"Dia suka kayanya sama kamu" Ujar Serena.
"Dia sudah punya suami bahkan anak" Ucap King dan Serena langsung terdiam.
Serena menekuk wajahnya tapi King hanya tertawa "Gemoy" Ucap King sambil mengelus dagunya Serena.
Serena tertawa dengan ulahnya King "Makan ice cream nya" Suruh Serena.
"Iyah by" Ujar King dan mulai memakan ice cream pesannya tadi.
Serena ingin mengambil botol mineral tapi dengan cepat King mengambil nya lalu membukakannya untuk Serena, sikap peka King membuat Serena tersenyum dan ada rasa senang di hatinya.
Setelah makan ice cream , mereka pergi lagi dan King menarik Serena ke tempat brand kesukaan nya Serena.
Mereka langsung di sambut oleh pegawai di sana tapi serena hanya jalan-jalan saja.
"Kamu gak mau beli apapun? " Tanya King heran.
"Minat belanja ku belum muncul, lagian ATM ku juga ketinggalan" Jawab Serena.
"Astaga,Kenapa mikirin itu sih? kan ada aku by" Ucap King yang heran.
"Aku kan wanita independen, masa iyah belanja di bayarin cowo" Jawab Serena santai.
"Mau ku makan kamu by? " Tanya King dan King benar-benar ingin menggigit tangannya Serena.
"Kamu anggap aku gak sih" Tanya King.
"Anggap kok tapi aku juga punya uang ngapain minta di bayarin" Jawab Serena lalu menatap King dengan datar lalu dia tersenyum miring, mengangkat alisnya sebelah.
Serena mengambil beberapa kemeja putih tapi yang pastinya over size di tubuhnya, dia tidak mengambil satu melainkan 4 pasang lalu dia mengambil baju dalaman juga.
"Kamu beli kemeja buat apa? " Tanya King.
"Enak buat tidur baju ini" Jawab Serena.
"Baju kaya gitu buat tidur? " Tanya King bingung.
"Ini kemeja nya bagus, kain nya enak, kamu gak akan ngerti" Ucap Serena.
"Kamu beli sesuatu juga sana " Suruh Serena.
"Gak ada" Ujar King.
"Kenapa gak ada? " Tanya Serena.
"Oh ada deng" Ujar King lagi lalu dia membiarkan Serena berbelanja sendirian.
Serena meminta dibawakan baju-baju nya tadi, tapi masih ada yang belum dia beli tadi.
Disisi King.
King ke tempat kaca mata, dia mulai berjalan-jalan menatap kacamata mana yang akan dia beli.
Cukup lama dia disana, sampai Serena datang, King sedang mencoba kacamata yang ingin dia beli.
__ADS_1
Serena datang dan langsung melepaskan kacamata itu dari wajahnya King.
"Aku udah selesai, kamu gak usah beli kacamata" Ucap Serena dan dia meletakkan kacamata yang ingin King beli tadi.
"Loh aku cobain kacamata dulu" Ucap King.
"Gak perlu" Ujar Serena lalu dia menarik tangan King keluar toko itu.
"Kamu kenapa sih? " Tanya King heran dengan sikap Serena.
"Aku gak kenapa-kenapa, cuman kamu gak boleh pakai kacamata tadi, jelek" Jawab Serena.
"Oh gituuuu" Ujar King dengan polosnya malah iyah-iyah saja.
"Kita jalan-jalan kaya gini padahal gak kesini juga gak papa" Ucap Serena.
"Tunggu luka kamu kering baru kita bisa ke pantai, bisa main set sky juga" Ucap King.
"2 hari lagi" Ucap Serena merendah.
"Kita disini gak ada batasan waktu jadi tenang aja" Ucap King sambil mengelus rambut Serena.
King tanpa malunya memeluk Serena dengan gemas sampai ada yang menatap sampai menoleh pada nya.
"Ih gemesin banget" Ucap King tapi Serena hanya bersikap santai karena dia sudah mulai terbiasa dengan sikap King.
Menuruni eskalator Serena memeluk tangan King tapi King malah menjahili Serena dengan mendorongnya.
"Ih jahat banget, aku takut ka King" Rengek Serena bahkan dia memeluk King.
"Kalau jatuh gimana, aku takut" Ujar Serena dengan manja.
King tertawa lalu membalas pelukan "Maafin aku, aku bakal jaga kamu kok" Jawab King dengan lembut.
Tapi ketika sudah dibawah King malah mendorong Serena lagi, wajahnya langsung masam, dia juga langsung mematung. sedangkan King sudah beberapa langkah di depannya.
King tertawa dan mendekati Serena lalu memeluk Serena yang diam mematung, menatapnya datar. King memeluk Serena dengan kaki terbuka agar wajahnya setara dengan Serena.
King juga mencium pipi kanan dan kirinya Serena. "Udah janji tadi, katanya bakal jagain aku, tapi pengen banget aku kenapa-kenapa" Ucap Serena dengan ekpresi yang sama.
"Muka jangan gitu dong" Tegur King sambil mengelus pipi mulus istri nya.
"Kamu jahat" Ucap Serena.
"Minta maaf yah" Ucap King dan Serena menganggukkan kepalanya.
"Gak ngambek kan? "Tanya King.
" Gak! "Jawab Serena dengan nada manja, King melepaskan pelukan nya dan menggenggam tangan Serena.
"Ya udah kita jalan lagi, gak boleh jail lagi yah" Ucap King.
"Kamu yang jail tau"Keluh Serena.
" Cewe secantik ini bikin gemes tau makanya pengen jailin aja pikiran ku"Ucap King.
__ADS_1
"Ih jahat" Ujar Serena dia juga memukul tangan King.
King tertawa begitu pun dengan Serena dan mereka berjalan-jalan lagi sambil bergandengan tangan.