GADIS NAKAL ITU ISTRIKU

GADIS NAKAL ITU ISTRIKU
Kebahagiaan King


__ADS_3

Mereka sampai mansion.


King jadi suaminya yang posesif bahkan dia akan melarang Serena berjalan cepat menuju kamarnya.


Jadinya sangat lambat sampai ke kamar, di dalam kamar King merebahkan Serena dengan penuh kelembutan tapi Serena tak protes, dia paham itu cara King memperlakukan dirinya agar dia selalu aman.


"Istirahat yang banyak yah" Ujar King lalu mengecup bibir Serena sekilas.


"Byy gak ngidam apa-apa kan? " Tanya King.


"Gak ada, tapi bisa gak kamu lebih lama di mansion ketimbang di kantor" Pinta Serena agak pelan karena pasti sulit bagi King mengabulkan permintaan Serena itu.


"Iyah aku paling lama di kantor 5 sampai 4 jam aja sisanya di mansion" Ujar King mengabulkan permintaan Serena dengan mudahnya.


"Tapi kerjaan kamu gak papa? " Tanya Serena.


"Gak papa, kan aku bos nya, aku gak harus selalu ada di kantor" Jawab King.


"Makasih yah" Ucap Serena dan King mengangguk.


"Mau apalagi? biar aku kabulin secepatnya" Tanya King.


"Gak ada" Jawab Serena.


"Kalau ada bilang yah" Ujar King dan Serena menganggukkan kepalanya.


King melepaskan jasnya meletakkannya di atas meja samping kasur mereka.


King membuka sedikit kancing kemejanya membuat sangat seksi sekarang.


King ikut tiduran di samping Serena, dengan kepala bertopang ke tangannya, tubuh menyamping kearah Serena.


King senyum-senyum sendiri, Serena mengerucut alisnya melihat tingkah suaminya.


"Kamu kenapa sih? " Tanya Serena heran.


"Aku bangga aja sama diri aku sendiri byy" Jawab King sambil memainkan rambutnya Serena.


"Bangga kenapa? karena kamu seorang CEO hebat? kamu orang yang cerdas, tampan dan memiliki semuanya" Tebak Serena.


"Itu sudah biasa cantik ku, yang buat aku bangga sama diri aku itu, karena aku punya kamu terus sekarang kamu hamil anak aku" Ujar King.


"Bangga punya aku? " Tanya Serena padahal dia merasa senang mendengar King bangga memiliki dia.


"Sangat bangga, bayangin aja ya Byy, aku rela gak nikah buat tungguin terus bisa dapatin, apa gak bahagia aku? bahagia banget aku byy" Ucap King yang masih senang memain rambut Serena.


"Sehat-sehat yah kalian, aku bakal jagain kalian dengan semua usaha aku bahkan dengan nyawa aku" Ucap King dan Serena langsung memeluk King.

__ADS_1


"Jangan bawa nyawa ah, aku gak mau kamu kenapa-napa juga" Ujar Serena.


"Iyah sayang" Ujar King lembut.


"Oh Iyah aku lupa kasih tau Papi dan Mami kalau kamu hamil Byy" Ujar King dia ingin mengeluarkan ponselnya dari sakunya tapi Serena menahannya.


"Yakin mau kasih tau mereka? " Tanya Serena.


"Kenapa? kamu takut Mami bakalan cuek sama kamu? " Ujar King.


"Iyah, bukannya Mami gak pernah senyum ke aku bahkan mulai kecil sampai sekarang" Ucap Serena sedih.


"Mami Tiara kaya gak pernah suka sama kamu bay, apalagi pas kita menikah" Sambung Serena.


"Apa gara-gara aku bukan anak kandung Mommy dan Daddy makanya dia kaya gitu bay? " Tanya Serena.


"Byyy, Mami Tiara bukan gak suka sama kamu, tapi dia memang belum kenal siapa istri cantik ku ini" Jawab King.


"Kamu hanya menghibur ku" Ucap Serena.


"Mami tiara kayanya benci sama aku yah? bahkan dia gak pernah mau mampir ke mansion kita, terus kalau aku kesana dia gak pernah ada" Sambung Serena.


"Stop byy, gak usah bahas Mami lagi yah, nanti kamu sedih, dia hanya belum kenal kamu, karena pikiran tertutup sama orang tua kandung kamu" Ujar King.


Mata Serena sudah berair dan King menghapus dengan jempol dengan lembut.


"Mukanya jelek Bayy, mana ngeselin banget di mata aku" Jawab Serena membuat King tertawa kecil.


"Untung bukan aku yang kamu bilang jelek" Ucap King.


"Kamu ganteng kok, suami aku ganteng" Ujar Serena.


"Lucu yah, kamu hamil anak aku tapi malah gak suka liat Cio, malah dulu sebaliknya, Nuna suka banget dekat-dekat aku pas hamil Aletha bahkan suruh Cio pakai parfum yang sama dengan ku" Ucap King.


"Oh Iyah aku ingat itu, bahkan ka Nuna suka carii kamu" Tambah Serena membenarkan ucapan King.


"Berarti anak aku cewe juga dong"Ucap King semangat, karena dia memang sangat ingin memiliki anak perempuan.


"Entahlah" Jawab Serena dan King menjadi gemas, lalu mencium pipi Serena dengan bertubi-tubi.


"Pantesan juga pipi nya makin chubby, karena lagi hamil" Ujar King lalu mencium pipi Serena lagi sampai pipi nya merah.


"Makin gemes aku sama kamu, ihhh bocil ku bakal punya anak" Ucap King gemas.


"Bayyy sakit" Ujar Serena sambil mendorong King karena memeluknya dengan erat.


King tertawa kecil dan dia duduk menatap perut Serena. "Byy boleh buka baju nya? " Tanya King.

__ADS_1


"Mau ngapain? "Ujar Serena.


" Aku mau liat perut kamu byy, boleh yahhh"Pinta King sambil memohon dan Serena menganggukkan kepalanya.


King membuka baju Serena tapi hanya bagian perut saja dia duduk sambil menatap perut Serena yang masih rata.


"Kalau 3 minggu itu, segede apa byy anak kita? " Tanya King tapi matanya masih menatap perut Serena.


"Masih sangat kecil bay, bahkan kata ka Hellen tadi besarnya cuma 0,1 milimeter"Jawab Serena.


" Kecil banget byy, aku kira sudah sebesar kepal tangan ku"Ujar King.


"Kalau dia sekecil itu, berarti dia gak bakal ngerti dong aku ngomong apa ke dia ya byy" Tanya King.


"Tapi kalau kamu sering ajak dia ngobrol, pasti dia bakal kenal suara kamu kan? " Ujar Serena.


"Oh Iyah juga yah" Ucap King menyetujui ucapan Serena.


King berbicara pada calon bayinya yang masih sangat kecil itu, Serena hanya diam tersenyum menatap dengan hangat suaminya, yang sangat antusias karena kehamilan nya.


"Aku hamil? dan lihatlah suamiku, dia yang sangat bahagia sejak tadi, aku bisa membayangkan betapa bahagianya dia kalau anaknya nanti lahir" Batin Serena.


"Aku bersyukur karena dulu tidak pernah bersikap menolaknya sampai aku mulai mencintainya" Sambung Serena


"Byy dia bakal nendang pas umur berapa bulan? " Tanya King.


"Aku juga gak tau, nanti kita tanya ka Hellen yah" Jawab Serena dan King kembali fokus pada perut Serena lagi.


"Bayyy" Panggil Serena dan King menatap Serena.


"Kenapa? " Jawab King.


"I Love you" Ujar Serena.


"I Love you too" Jawab King sambil tersenyum.


Serena duduk lalu memeluk King. "Kenapa tiba-tiba peluk? " Tanya King.


"Spontan" Jawab Serena, King tertawa mendengar jawaban Serena.


"Memangnya ada spontan byy" Ujar King.


"Tetap jadi suamiku yah Bayy, aku gak kamu tinggalin, aku gak mau di cuekin, pokoknya kamu harus deket-deket sama aku" Ucap Serena.


"Iyah aku bakal deket-deket sama kamu" Jawab King.


"Doa ku terkabul dan kebahagiaan ku menjadi berlipat ganda, Kamu adalah wanita yang harus ku bahagiakan byy" Batin King.

__ADS_1


__ADS_2