
King dan Serena sampai di supermarket terdekat, King benar-benar menggendong Serena di belakangnya, siapapun yang menatap aneh atau menertawakan mereka pasti King akan menatapnya dengan tajam sampai orang itu tidak berani menatap nya lagi.
"Mau beli apa dulu? " Tanya King pada Serena.
"Muter aja dulu" Jawab Serena.
"Baiklah ratu ku" Ujar King, lalu mereka berkeliling terlebih dahulu.
"Mau beli cemilan gak? buah-buahan? " Tanya Serena pada suaminya.
"Buah-buahan perlu kayanya" Jawab King, lalu mereka singgah ke tempat buah-buahan.
"Aku kurang ngerti masalah buah Byy" Ucap Serena dan King hanya geleng-geleng kepala.
"Memangnya kamu mau buah apa? " Tanya King tapi serena malah diam.
King mulai mengambil plastik untuk kantong buahnya lalu memasukkan buah-buahan yang pastinya serena suka.
King kebanyakan mengambil buah naga dan juga mangga karena itu memang buah kesukaan nya mereka masing-masing, King suka buah mangga sedangkan Serena buah naga.
Setalah nya mereka menuju tempat lain lagi, dan King masih menggendong serena di belakang nya, King juga sambil mendorong Troly belanjaan.
"Byy aku turun aja" Ucap Serena, belum King mengakatan Iya dia sudah turun dari belakang nya King.
Serena langsung berdiri menggandeng tangan King"Masih sakit gak?"Tanya King tapi berbisik di telinga Serena.
"Masih tapi gak terlalu" Jawab Serena.
"Oke, nanti kita lumasin lagi" Ucap King dan Serena langsung memukul tangan King, Dia hanya tertawa.
"Becanda cantik" Ucap King, lalu mereka melanjutkan pencarian mereka, Serena berjalan seperti tertahan bahkan agak lambat membuat King khawatir dengan istrinya.
"Masih sakit kan? " Tanya King khawatir.
"Gak kok" Jawab Serena.
"Gak usah khawatir byy" Ucap Serena.
Serena melihat-lihat beberapa cemilan, dia mengambilnya, menatap sebentar lalu meletakkan nya lagi dan meninggal kannya, King malah mengambil cemilan yang Serena tatap tadi memasukkan kedalam trolynya bahkan lebih dari satu.
Serena seperti itu lagi, dia hanya membaca kemasan apapun yang dia ambil tapi King yang selalu mengambilnya memasukkan kedalam keranjangnya.
Serena tidak menyadari apa King lakukan karena dia membelakangi King, King bejalan di belakang nya sambil mendorong Troly.
__ADS_1
Serena ingin mengambil pembalut untuknya tapi tangannya berbarengan dengan tangan seseorang.
Dia adalah Geby, orang yang pertama berkelahi dengan Serena ketika di bar dulu itu, karena Serena di tuduh mengambil pacarnya.
Geby langsung tersenyum miring menatap Serena, sedangkan King tadi hilang entah kemana.
"Lu di bali juga? ngapain mau pantau gua yah? " Tanya Geby pada Serena.
"Emang lu artis? harus gua pantau? bahkan hidup lu aja gak pernah gua anggap ada" Jawab Serena tak kalah menohoknya.
Geby mengambil pembalut tadi lalu melemparkan nya ke Serena, pembalut itu mengenai wajah nya Serena.
"Lu mau itu kan? itu ambil! " Ujar Geby, dia juga tersenyum meremehkan pada Serena.
Serena merapikan rambutnya menatap Geby dengan tatapan dadar dan tajam.
"Kenapa cuma diam? takut yah? oh iya kamu kan cuma berani kalau sama circle kamu, soalnya mereka pasti bakal belain kamu" Ucap Geby.
Serena meraih lehernya Geby, dia menacapkan kukunya tajam ke lehernya Geby dengan kuat sampai Geby berteriak dengan kencang di sana.
Pembeli disana langsung memisahkan Geby dengan Serena, King baru datang, dia tadi meminta Troly baru karena Troly nya sudah penuh.
"Byyy" Ucap King lalu langsung mengambil Serena yang mengamuk karena marah pada Geby.
"Rasain" Ucap Serena pada Geby, King menatap ekpresi wajah Serena yang benar-benar tidak memiliki rasa kasihan pada korbannya.
Serena ingin menyerang Geby lagi tapi dia peluk dengan erat oleh King.
"Bawa dia ke rumah sakit, tolong" Ucap King, dan ada beberapa yang mau membantu Geby.
Mata tertuju pada Serena, King berlari mencari tisu, setelah mendapat kannya lalu dia membukanya, untuk membersihkan tangan Serena yang berdarah karena darahnya Geby tadi.
"Kenapa kamu suruh mereka bawa ke rumah sakit sih? seharusnya kamu biarin aja, malah kalau bisa bunuh aja sekalian" Ucap Serena, King masih sibuk membersihkan tangan Serena.
"Selesai" Ucap King lalu dia menatap wajah nya istri sambil tersenyum.
"Kamu perduli sama dia? sampai ngucapin tolong ke orang-orang? emang nya harusnya banget sampai segitunya?" Ucap Serena meninggi pada King.
"Sana! kamu aja yang antar dia ke rumah sakit, biarin aja aku disini" Ucap Serena sambil mendorong dadanya King.
"Byy kamu kenapa? coba dengarin aku dulu yah cantik" Ucap King lembut, dia juga ingin memeluk Serena tapi serena menepis tangan King.
"Aku gak mau dengarin apapun! kamu ngeselin" Ucap Serena lalu dia meninggal kan King.
__ADS_1
King mengejar Serena, Serena berlari layaknya orang tak sakit lagi padahal tadi dia terus mengeluh sakit tapi sekarang malah bisa lari sekencang itu.
Serena keluar supermarket sambil terus berlari dan King mengejarnya di belakang nya.
King bisa mendahului Serena, dia berdiri di depan nya Serena sambil merentangkan tangannya.
"Byyy coba dengerin aku dulu yah" Ucap King lembut sedang kan Serena malah menggelengkan kepalanya.
"Gak!" Tolak Serena.
King mendekati Serena tapi Serena mundur, King menahan tangan Serena agar berhenti menjauhinya.
"Sayanggg" Ucap King lembut dan King kembali ingin memeluk Serena tapi Serena mendorong King.
"Jangan panggil aku sayang, kalau kamu perduliin sama cewe lain apalagi dia musuhku" Ucap Serena dan King tertawa kecil mendengar ucapan Serena barusan.
"Kamu cemburu sama aku cantik?" Tanya King tapi Serena bukan menjawab malah membuang wajahnya tak mau menatap King.
"Kamu cemburu? " Tanya King lagi.
"Coba ngobrol di mobil yuk, disini panas banget nanti aku gosong" Ajak King.
Serena berjalan terlebih dahulu meninggalkan King menuju mobilnya.
Sebelum masuk ke mobil King menyuruh anak buahnya untuk membayar semua belanjaannya tadi.
King masuk ke mobil tapi dia tidak menemukan Serena duduk di kursi depan melainkan, dia ada di kursi belakang.
"Byy kenapa di belakang? aku bukan supir kamu" Ucap King tapi Serena hanya diam, menatap kearah jendela mobilnya.
Serena seperti tidak nyaman duduk, dia meraba-raba bawahnya dan dia ternganga karena menstruasi benar-benar datang saat itu.
"Byy kamu kenapa? " Tanya King khawatir pada istri nya.
"Aku dapet" Jawab Serena.
"Ya sudah kita ke toilet yah, nanti aku belikan pembalut nya" Ujar King.
King mengantarkan Serena ke toilet supermarket bahkan King disuruh berjalan di belakang nya Serena untuk menutup belakang nya Serena, karena seperti tembus.
King menurut saja sambil membawa pembalut di belakangnya Serena.
Ketika di depan toilet supermarket itu, Serena malah melarang King menunggu nya di luar melainkan ikut masuk bersamanya.
__ADS_1
Awalnya King menolak tapi Serena memaksanya masuk, jadinya King ikut masuk dengan Serena ke toilet.