
Hari berganti malam.
King berdiri di sisi kolam dengan tatapan kosong , Serena datang berdiri di sampingnya King.
Serena menyerahkan sekotak rokok pada King, sampai King mengerucut kan alisnya, entah dapat dari mana dia rokok itu.
"Coba bawa ngerokok, pasti tenang, kaya aku biasanya gitu" Ucap Serena,King mengambil nya lalu membuangnya entah kemana.
"Kok di buang? " Tanya Serena kecewa.
"Bodoh! " Jawab King dengan datar.
"Kasar banget sih" Ucap Serena, dia juga menginjak kaki King.
"Udah buang rokok ku, terus katain aku bodoh" Ucap Serena sambil terus menginjak-injak kakinya King.
King meraih pinggang nya Serena, mereka saling berhadapan, Serena langsung terdiam karena dia tatap king apalagi jaraknya sangat dekat.
"Berarti biasanya kamu ngerokok tanpa sepengetahuan aku hmm? " Tanya King.
"Ga aaaak" Jawab Serena tergugup.
"Jangan bohong! " Ucap King semakin mendekatkan tubuh Serena dengannya.
"Cuma sebatang kalau pagi" Jawab Serena, King melepaskan pelukannya di pinggang Serena.
"Aku aja gak ngerokok, sedangkan kamu? " Ucap King, dia tergeleng.
"Kenapa kamu gak suka? "Tanya Serena, dia kesal karena King seperti memandang nya remeh karena dia merokok.
King hanya diam, lalu pergi meninggal kan Serena di kolam itu. " Kamu apaan sih ka? Aku di tinggal! "Omel Serena tapi King tetap berjalan.
" Byy"Panggil Serena dan King menghentikan langkah nya, lalu menoleh menatap Serena.
"Kita dinner yuk! " Ajak King, Serena tentu terkejut dengan ajakannya King yang tiba-tiba.
"Mau atau gak? " Tanya King.
"Oke" Jawab Serena.
Mereka pergi dengan motor yang Serena beli tadi siang, untuk menuruti rasa kangennya Serena menaiki motor, jadinya King mengajak pergi dengan motor.
"Kita mau dinner dimana? " Tanya Serena.
"Aku sudah siapkan, kamu duduk manis aja" Jawab King.
30 menit kemudian
Motor yang King bawa sampai tempat tujuan, King membawa Serena ke restoran mewah yang ada di tempat itu.
King turun begitupun dengan Serena, dia melepaskan helmnya Serena, ketika helmnya sudah lepas, King mengecup bibirnya Serena.
__ADS_1
Serena mengecap bibirnya, bekas ciuman King tadi, "Aku akan pastikan kamu berhenti merokok atau akan buat ku sariawan terus kamu" Ancam King.
"Gimana caranya berhenti? Aku udah sering buat berhenti tapi gak bisa" Ucap Serena.
"Nanti aku ajarin kamu, biar berhenti ngerokok" Ucap King, Serena menganggukkan kepalanya. Mereka lalu masuk kedalam restoran mewah itu.
King dan Serena langsung di arahkan menuju ruangan VIP, Serena duduk di samping King.
King menatap Serena dengan kepala bertopang pada tangannya.
"Apa sih natap aku kaya gitu" Tanya Serena yang salah tingkah di tatap oleh King.
"Kamu cantik banget sih" Puji King sambil tersenyum.
"Kamu udah gak sedih? " Tanya Serena.
"Aku sedih kalau sendirian, kalau sama kamu kayanya gak bisa" Jawab King.
"Apa kamu mencintai dia By? " Tanya Serena dengan tatapan nanar menatap King.
"Aku tidak tahu" Jawab King.
"Jangan bahas dia, Kita bahas tentang kita" Ucap King lalu tangan kirinya mengelus pipi Serena.
"Memantau kamu dari kejauhan itu sangat melelahkan Byy, Terkadang aku mendadak ingin pulang hanya karena rindu ke kamu, tapi aku tahan karena aku belum siap ditolak kamu lagi. " Ucap King.
"Kamu dekat dengan laki-laki aku panas dingin, apalagi dengar kamu kenapa-napa rasanya sangat takut" Sambung King.
Serena menyandarkan kepalanya di dadanya King dan tangan King memeluk Serena dari samping.
"Laki-laki yang membuat ku aman setelah Daddy dan Ka Cio adalah kamu Byy" Ucap Serena dan King tersenyum mendengar ucapan Serena.
"Love you byy" Bisik King.
"Love you too" Jawab Serena.
King mengambil bunga yang sudah di letakkan pelayan restoran di belakang nya, setelah mereka duduk tadi.
King menyerahkan nya pada Serena, tentu Serena senang berikan sebuket bunga oleh King.
Serena menatap King, dia menangkup wajah suaminya lalu dia mencium hidung mancung King.
"Kenapa kamu mau sabar, mau menungguku dan menjadikan aku istri kamu bahkan dengan cara licik" Tanya Serena.
"Padahal banyak wanita yang lebih di atas ku" Tambah Serena.
"Jika aku bisa menjawab nya, sama saja aku menjelaskan warna putih pada orang buta" Jawab King.
"Terimakasih" Ucap Serena tapi King hanya tersenyum.
Makanan datang, dan langsung tersaji lengkap di depannya mereka.
__ADS_1
Serena mentoel salah satu pelayan disana lalu membisikkan sesuatu pada pelayan itu, lalu dia menganggukkan kepalanya dan pergi.
"Kamu bisikin apa ke dia? " Tanya King yang memang tidak tahu.
"Aku minta wine tapi kadar alkoholnya sedikit aja, soalnya aku pengen banget minum" Jawab Serena.
Wajah King langsung datar menatap istrinya sedangkan Serena malah mulai mengambil makanan, meletakkan nya ke atas Piringnya.
Tidak lama kemudian pesanan Serena datang, King berdiri mengambil minuman dalam botol itu dari tangan pelayan itu.
"Kamu mau minum juga? " Tanya Serena.
King yang bukannya meletakkan nya keatas meja tapi malah membuangnya ke ketempat sampah yang tak jauh dari mereka sekarang.
"Byyy"Ujar Serena melotot melihat minuman pesannya di buang King, bahkan King membuka tutup botol nya lalu membuang isinya.
Setelah nya dia berjalan lagi dengan santai tapi wajah seperti kesal.
" Kenapa di buang? "Tanya Serena.
" Makan! "Suruh King.
" Kita kesini untuk dinner, makan malam bukan minum malam"Ujar King dengan serius.
Serena agak kesal dengan King, Serena yang tadi nya berdiri langsung duduk kembali.
Mereka makan malam tapi Serena hanya diam, menikmati makanan nya karena kesal pada King.
"Aku akan merubah kamu Serena, walaupun kamu akan berontak nantinya, tapi tetap saja aku akan membuang kebiasaan buruk kamu" Batin King.
King mengelus rambut Serena tapi Serena menepis tangan King, wajahnya juga terlihat kesal.
"Jangan marah yah, aku lakukan ini buat kamu, aku gak mau kamu kenapa-napa kalau kebiasaan minum kamu terus melekat" Ucap King.
"Itu Alhokol nya cuma dikit, palingan juga 5 persen" Bantah Serena.
"Hari ini puasa dulu yah, nanti kapan-kapan kita minum bareng" Ucap King.
"Kamu minum juga? " Tanya Serena terkejut.
"Apa bisa aku biarkan istriku mabuk sendirian? atau kenapa-napa sendirian? aku harus ikut" Jawab King.
"Kamu bodoh Byy, aku tau kamu gak bisa minum" Ujar Serena yang heran dengan King.
"Aku bodoh karena mencintai kamu, jadi kamu biang kebodohan ku" Ujar King lalu dia tersenyum. Serena tak bisa berkata-kata lagi dengan laki-laki yang ada di samping nya ini.
"Ruang sabar yang sangat luas, ruang maaf yang sangat megah, aku melihat Ka king menyediakan itu untuk ku, Aku benar-benar harus bisa mengimbangi sikap Ka king ke aku" Batin Serena.
DI KOMEN DONG GUYS, BIAR MAKIN SEMANGAT, LIKE, RATE BINTANG NYA JANGAN LUPA, KASIH TINGGAL JEJAKNYA YAH.
OH IYA KALAU SIAPA YANG BANYAK KASIH KOMEN ATAU JEJAK NANTINYA AKU BAKAL BAGI-BAGI PULSA JADI LOMBA-LOMBAAN YAH, KAN LUMAYAN, AKU BAKAL PILIH NANTINYA.
SEE READERS KU.
__ADS_1