
Kini matahari sudah menampakkan sinar cerah nya di pagi hari yang indah ini. sinar cerah nya mulai memasuki celah celah jendela yang bernuansa putih tersebut.
Saat ini kedua sejoli ini masih setia di alam mimpinya, arietta perlahan membuka mata nya perlahan, hal yang pertama ia lihat ialah wajah tampan suami nya.
Ia tersenyum kala melihat aditya tertidur dengan sangat damai, ,ia mulai memperhatikan setiap inci wajah pria yang telah resmi menjadi suami nya.
Arietta mulai menyentuh hidung mancung dan bibir merah suami nya saat ini, jari lentik nya mulai membelai setiap inci wajah tampan yang membuat nya jatuh hati.
" Kau sangat tampan,," ucap arietta setengah berbisik
" Aku tidak menyangka bisa bertemu pria seperti mu ,," ucap arietta menyentuh bibir merah aditya.
Aditya sangat bahagia mendengar kata kata yang sangat ia tunggu.
Sejak tadi aditya sudah bangun ketika arietta membuka mata nya, akan tetapi ia berpura pura tidur untuk menguji istri cantik nya.
"Apa kau ingin menggoda ku ??" ucap aditya menatap sang istri.
" Apa dia mendengar apa yang aku katakan" batin arietta.
Arietta langsung tersipu saat aditya menatap dirinya, ia mulai menarik tangan mungil nya dari wajah sang suami, akan tetapi aditya menahan nya dan mulai mengecup nya dengan lembut.
" Kau sangat menggoda,," ucap aditya mencium tangan sang istri.
" Hm...aku ingin ke kamar mandi," ucap arietta menjauhkan tubuh nya.
Akan tetapi aditya lebih dulu menahan tubuh nya, kini kedua nya saling menatap dengan jantung yang kian berdebar.
" Apa yang kau lakukan??" ucap arietta gugup
" Aku tidak dapat menahan nya,," ucap aditya mulai m*****m bibir manis arietta, c*****n itu pindah di leher jenjang sang istri meninggalkan jejak kepemilikan di sana.
" Kita sudah melakukan nya lebih dari sekali,," ucap arietta tersenyum.
" Aku ingin sekali lagi" ucap aditya melanjutkan gairah yang sempat tertunda.
" Kau selalu saja begitu,," ucap arietta terkekeh
Aditya mulai menjelajahi setiap inci tubuh istri nya, pagi ini kedua insan ini telah kembali menyatukan cinta yang sempurna.
Sudah beberapa kali aditya melakukan nya kepada sang istri akan tetapi ia tidak pernah puas dengan tubuh yang menjadi candu nya.
Kini aditya tergolek lemah di samping sang istri, ia mengamati setiap inci wajah cantik wanita yang kini sudah resmi menjadi istri nya.
" Aku bahagia bisa memiliki mu,," ucap aditya menatap damba.
Arietta hanya tersenyum menatap aditya, jari lentik nya mulai menyentuh hidung mancung aditya dengan lembut .
Aditya menahan tangan arietta dan mulai mengecup nya kembali.
" Kau sangat manis,," ucap arietta setengah berbisik.
" Kau membuatku gila,," ucap aditya mendekatkan wajah nya.
Arietta tersenyum dengan sikap aditya pada nya, suami tampannya ini sangat mengagumi diri nya hingga saat ini.
Kini arietta mulai sedikit gerah, ia berniat untuk membersihkan tubuh nya.
Saat hendak melangkah' ia merasa jika bagian inti nya terasa sangat sakit.
" aaaww...
Aditya yang mendengar jeritan arietta pun menjadi khawatir, ia menghampiri sang istri yang tengah bingung.
__ADS_1
" Ada apa sayang??" ucap aditya menatap sang istri.
" Hmm...aku.." ucap arietta tersipu malu
" Apa ini terasa sakit??" ucap aditya tersenyum
" Hanya sedikit,," ucap arietta menatap aditya
Saat tak terduga aditya langsung menggendong tubuh sang istri, ia meletakkan tubuh arietta dengan hati hati ke dalam bath up.
Aditya mengisi nya dengan air dan menuangkan sedikit sabun untuk sang istri.
Arietta sangat bahagia dengan sikap manis suami nya, selain tampan Suami nya ini juga sangat perhatian dan peduli pada nya.
Mereka mulai membersihkan diri bersama, awal nya arietta menolak untuk mandi bersama sang suami, akan tetapi suami nya ini tidak menerima penolakan apapun dari nya.
Setelah lebih dari tiga puluh menit kini kedua nya telah selesai dengan aktifitas mandi nya. aditya menggendong sang istri keluar dari kamar mandi dan mulai melangkah menuju kamar mereka.
Arietta sudah tidak merasakan sakit saat ini, setelah berendam di air hangat rasa sakit itu akan hilang dengan sendiri nya.
Arietta mulai melangkah menuju lemari pakaian nya, ia mengambil dress selutut yang bermotif bunga.
Ia juga menyiapkan pakaian sang suami, akan tetapi sedikit bingung pakaian apa yang suami nya inginkan saat ini.
" Kau ingin memakai baju seperti apa ??"ucap arietta menatap sang suami.
Aditya yang tengah mengeringkan rambut nya mulai menatap sang istri, ia menunjuk baju dan celana pendek yang ada di tangan istri nya.
Arietta meletakkan baju suami nya di atas ranjang, dan mulai memakai pakaian nya sendiri.
Saat ini arietta sudah mengenakan pakaian nya, ia mulai memoles wajah nya agar terlihat lebih segar.
Aditya yang memperhatikan istri cantik nya mulai tersenyum, ia pun segera menghampiri sang istri dan memeluk nya dari belakang.
" Kau sangat cantik,," ucap aditya menghirup aroma tubuh arietta.
"Aku mencintai mu" ucap aditya membalikkan tubuh istri nya.
" Aku juga mencintai mu," ucap arietta menatap sang suami.
" Kau selalu membuat ku gila,," ucap aditya mendekatkan wajah nya.
Aditya mulai me****t bibir manis sang istri ia me****t nya dengan sangat lembut dan mesra.
Arietta mengalungkan tangan putih nya di leher sang suami dan mulai menikmati sentuhan mesra yang aditya berikan. setelah beberapa menit aditya melepas pangutan bibir nya, ia menatap wajah wanita yang kini hinggap di hati nya.
" Kau selalu saja membuat ku candu,," ucap aditya me****m tangan putih arietta.
" Dasar mesum,," ucap arietta tersenyum.
" Aku mesum hanya dengan istri ku saja,," ucap aditya membelai pipi arietta.
" Aku percaya pada mu suami ku,," ucap arietta manja.
Kini kedua nya saling merasakan cinta yang sangat dalam, ikatan cinta kedua nya telah kuat seiring mereka bersama setiap saat, cinta mereka telah telah tumbuh begitu sempurna.
Saat tengah bermesraan, pandangan kedua nya teralih kan dengan suara ketukan pintu.
Kedua nya melangkah menuju pintu dan segera membuka nya.
"Rieta sayang ajak suami kamu sarapan, tuan dan nyonya sudah menunggu di bawah" ucap bi tuti tersenyum.
Arietta dan juga aditya segera mengangguk dan mulai melangkah menuju ruangan makan yang ada di lantai dasar.
__ADS_1
Kini kedua nya sudah tiba di meja makan, kedua orang tua aditya sudah menunggu pasangan pengantin baru ini untuk sarapan bersama.
" Papa udah lapar nungguin kalian berdua" ucap mama Niken tersenyum.
"Eh..enggak ko dit, mama kamu bohong,," ucap sang papa protes.
" Papa ga usah ngelak deh,," ucap mama niken terkekeh
Kini mereka makan dengan saling berbincang dan bercanda ria, arietta sungguh bahagia bisa memiliki keluarga yang sangat harmonis seperti ini.
Aditya memperhatikan sang istri yang tengah tersenyum bahagia. ia tidak menyangka saat ini ia sudah mempunyai tanggung jawab besar kepada sang istri.
Aditya mulai mengunyah makanan nya sesekali melirik istri tercinta nya, ia pun mengambil lauk untuk sang istri dan meletakkan di hadapan sang istri. saat
" Makan yang banyak sayang,," ucap aditya setengah berbisik
" Aku tidak makan sebanyak ini sayang,," ucap arietta protes
" Makan lah yang banyak agar kamu kuat,," ucap aditya mengedipkan mata nya.
" Dasar mesum,," ucap arietta terkekeh.
Mama Niken yang melihat pasangan baru ini sangat terharu, ia dapat melihat kesungguhan putra nya dalam menjalin ikatan cinta dengan gadis pilihan nya.
Setelah menyelesaikan sarapan nya arietta membantu mertua nya untuk merapikan piring dan membawa nya ke dapur, saat di dapur arietta bertemu dengan bi tuti dan mulai menyapanya
" Bibi, aku rindu pada mu" ucap arietta manja.
" Kau ini, seperti anak kecil saja" ucap sang bibi mencubit pipi arietta
" Bibi sedang apa??" ucap arietta menatap bi tuti
" Bibi sedang membuat bubur untuk mu nak"ucap sang bibi tersenyum
" Untuk ku!!" ucap arietta bingung.
" Iyaa, sesuai tradisi di keluarga kita, anak perempuan setelah menikah harus memakan ini" ucap sang bibi menjelaskan
Arietta tidak mengerti dengan tradisi dari keluarga nya, karena sedari kecil ia sudah tinggal dengan nenek nya.
Setelah berbincang cukup lama dengan sang bibi, kini arietta sedang melangkah menuju ruangan makan, kedua orang tua aditya masih berkumpul dan berbincang dengan suami nya.
Aditya yang melihat sang istri sudah kembali mulai menatap sang istri dengan penuh damba.
" Kau meninggalkan ku,," ucap aditya cemberut.
" Hanya sebentar sayang,," ucap arietta tersenyum
"Kalian ini seperti baru kenal saja,," ucap mama Niken terkekeh.
" Jadi kapan ni papa dan mama segera menimang cucu,,?" ucap papa menimpali.
"Iya nih, mama sama papa kan sudah tua, kami ingin secepatnya menimang cucu " ucap sang mama menjelaskan
Arietta sangat tersipu dengan perkataan kedua mertua nya, sementara aditya ia menanggapi dengan tersenyum senang.
" lagi proses ma,," ucap aditya mencium tangan sang istri.
Arietta menjadi malu saat ini, ia tidak menyangka dengan jawaban suami mesum nya ini.
" Mengapa dia mengatakan itu" batin arietta
Mama dan papa aditya tentu sangat bahagia mendengar nya, mereka yakin jika saat ini anak dan menantu nya ini sudah melakukan hubungan yang halal.
__ADS_1
Hubungan yang di dasari atas cinta akan membuah kan hasil yang baik, pernikahan yang di dasari oleh cinta akan tumbuh dengan bahagia., kini aditya sudah menjadi suami dari seorang istri yang sangat ia cintai, cinta tulus nya akan membawa rumah tangganya semakin sempurna untuk selamanya.
Aditya berjanji akan menjaga sang istri dengan sepenuh hati dan jiwa nya.