Gadis Pemilik Hati

Gadis Pemilik Hati
Trauma arietta


__ADS_3

Kini mereka sudah berada di dalam kamar nya, aditya dengan hati hati meletakkan buah hati nya di kasur king size nya.


Arietta mulai merapikan barang bawaan yang terlihat berantakan tersebut, aditya yang melihat nya mulai membantu sang istri.


" Kau harus istirahat sayang,,"!ucap aditya menatap arietta


" Aku baik baik saja sayang,," ucap arietta tersenyum


" Tidak ada penolakan,," ucap aditya mendekatkan wajah nya.


Aditya mulai meraih pinggang sang istri, ia menatap wajah cantik yang selalu memenuhi pikirannya, iya tidak dapat membayang kan jika sesuatu hal terjadi kepada belahan jiwa nya.


Aditya mulai menuntun sang istri untuk berbaring di atas ranjang, arietta terlihat kesal karena suami nya terlalu berlebihan kepada nya.


Aditya terkekeh melihat wajah cemberut sang istri, ia pun mulai mencium kening sang istri dan berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


Arietta yang melihat suami nya berlalu, segera turun dari ranjang nya, ia mulai merapikan perlengkapan putra nya dengan cepat sebelum suami mesum nya kembali.


Setelah selesai' arietta mulai ingin berbaring kembali, dan saat yang sama aditya keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit pinggang nya.


Langkah arietta mulai terhenti saat suami nya mulai menatap nya.


" Mati aku, kenapa secepat itu dia kembali " batin arietta memejamkan mata nya.


" kenapa kau sangat pintar,," ucap aditya menatap arietta.


" Hm...aku hanya,," ucap arietta terbata


" Hanya apa hm..." ucap aditya mendekatkan wajah nya.


" Hanya ingin ke kamar mandi saja.." ucap arietta berlalu meninggalkan aditya yang tersenyum.


Arietta memegang dada nya yang kian berdebar, ia sungguh sangat gugup berhadapan dengan suami tampannya.


Setelah beberapa menit, arietta mulai keluar dari kamar mandi nya, ia menatap suami nya yang masih bertelanjang dada.


Ia mengalihkan pandangan nya, ia tidak ingin membangunkan jiwa suami mesum nya saat ini.


Aditya yang sedang sibuk dengan ponsel nya seketika menatap sang istri, Ia mulai menghampiri istri yang terlihat semakin cantik tersebut.


" Kau sangat cantik,," ucap aditya menatap sang istri.


" kecantikan ku membuat ku sulit,," ucap arietta menatap suami nya.


" Kenapa hm...??" ucap aditya mendekat kan wajah nya.


Arietta menceritakan kejadian yang baru saja terjadi kepada diri nya, ia mengatakan apa yang pria gila itu inginkan.


Ia juga mengatakan jika pria itu sudah jatuh cinta kepada nya dan ingin memiliki nya.


Aditya mengepalkan tangannya saat mendengar perkataan sang istri, ia tidak dapat menyangka jika memiliki istri cantik tidak merasa nyaman dan aman.


Aditya mulai menatap wajah istri nya dengan tersenyum, ia ******* bibir manis sang istri dengan lembut dan penuh rasa cinta.

__ADS_1


Arietta mulai tersenyum di sela ciumannya, ia menatap suami tampannya yang kian menggoda nya, rambut basah aditya yang mulai menetes di punggung putih milik nya dan aroma maskulin dari tubuh aditya mulai menenangkan pikirannya.


Setelah beberapa menit, kini kedua nya telah melepas tautan bibir nya, aditya menatap wajah cantik yang selalu membuat hari nya begitu indah.


"Aku tidak ingin kau memikirkan nya lagi ,," ucap aditya membelai pipi sang istri.


" Aku sudah berusaha, tetapi tetap saja ia muncul,," ucap arietta menatap suami nya.


" Aku akan membuat istri cantik ku melupakannya,," ucap aditya tersenyum nakal.


" Bagaiman cara nya,,??" ucap arietta bingung.


Aditya tersenyum dengan rasa bahagia, ia mulai menggendong tubuh sang istri dan mulai meletakkan di atas ranjang, arietta sungguh terkejut saat melihat aditya tersenyum nakal.


" Putra kita akan bangun, jika kita begini " ucap arietta gugup.


Aditya mulai ******* kembali bibir manis yang menjadi candu nya, ciuman itu berpindah ke tekuk leher putih sang istri dan mulai menyesap nya lembut.


Aditya mulai menjelajahi setiap inci tubuh putih sang istri, arietta mulai mendesah saat mendapat sentuhan dari suami nya yang begitu memabukkan.


Kini kedua nya kembali menyatukan cinta dengan begitu sempurna, aditya tergolek lemah di samping sang istri dan mulai mencium kening nya dengan lembut.


Aditya menatap wajah cantik yang menjadi dunia nya saat ini, ia membelai pipi sang istri lembut dengan tersenyum.


Arietta tersenyum mendapat sentuhan lembut dari suami yang sempurna, ia mulai menyentuh wajah aditya dengan jari lentik nya.


Aditya memejamkan mata nya sesaat, ia merasakan setiap sentuhan yang di berikan sang istri kepada nya.


"Kamu begitu modus,," ucap arietta terkekeh.


Aditya terkekeh dengan perkataan sang istri, ia mulai memeluk erat tubuh mungil dan mencium nya dengan rasa sayang.


Arietta merasa sangat nyaman dan tentram di dalam dekapan suami nya, ia merasa sangat bersyukur mendapat kan pria yang dengan tulus mencintai nya, menyayangi nya dan selalu menepati janji nya.


Arietta mulai merasa jika ia sangat mengantuk, ia pun mulai terlelap di dekapan suami nya dengan tubuh polos terbalut selimut.


Aditya yang melihat sang istri tertidur mulai tersenyum, ia menatap wajah teduh istri cantik nya dengan perasaan bahagia.


" Kau segala nya bagiku, aku tidak bisa hidup tanpa mu,," batin aditya mencium pucuk kepala sang istri.


Aditya mulai mendekap tubuh sang istri kembali, akan tetapi suara tangisan putra nya mulai mengalihkan pandangannya.


.


Aditya mulai membaringkan tubuh mungil sang istri dengan nyaman, ia mulai mengenakan pakaiannya dan menghampiri putra nya yang menangis.


" Cup..cup..cup...." ucap aditya tersenyum.


" Anak papa haus ya,,??" ucap aditya tersenyum


Aditya mulai membaringkan kembali putra nya., ia pun segera membuat kan susu untuk putra nya yang sedang menangis, aditya sudah terlihat lihai membuat kan susu untuk buah hati nya saat ini.


Setelah selesai, aditya mulai memberikannya kepada putra tampannya, ia tersenyum melihat putra nya semakin pintar saja.

__ADS_1


Aditya mulai menatap putra nya yang tengah tertawa, ia pun sangat bahagia putra nya sudah pintar berbicara.


Arietta yang tengah tertidur mulai terusik saat mendengar suara tertawa putra nya, ia mulai membuka mata nya perlahan dan menatap dua pria yang sangat ia cintai.


Arietta perlahan terbangun dari tidur nya, ia tersenyum saat menatap suami nya tengah bermain bersama putra nya.


Aditya yang melihat sang istri tengah terbangun mulai tersenyum, ia menghampiri sang istri yang terlihat bahagia.


" Kau sudah bangun,,"ucap aditya tersenyum.


" Aku ingin ke kamar mandi,," ucap arietta menatap suami nya.


Aditya tersenyum dan mulai mengendong tubuh sang istri, ia membawa nya ke kamar mandi. arietta terus protes saat suami nya mulai mengendong nya ia pun mulai memberontak untuk segera turun.


" Lepaskan aditya,," ucap arietta sedikit berteriak.


" Aku tidak ingin ada penolakan,," ucap aditya tersenyum.


" Aku bisa jalan sendiri,,," ucap arietta cemberut.


" Aku akan memakan mu jika kau selalu protes,," ucap aditya mengedipkan mata nya.


Arietta seketika terdiam, ia menatap wajah suami nya dengan cemberut, aditya yang melihat sikap sang istri mulai sedikit terkekeh.


**


Kini arietta sudah menyelesaikan ritual mandi nya, ia terlihat begitu segar dan terlihat sangat cantik, ia mulai mengenakan dress tanpa lengan yang bermotif bunga dan mulai memoles wajah cantik nya.


Arietta terlihat sedikit merasakan sakit, saat luka yang ada di lengannya mulai terkena gesekan handuk.


" Aaawww...


Aditya yang mendengar jeritan sang istri mulai menghampiri, ia menatap wajah sang istri yang terlihat menahan sakit.


"Apa ini terasa sakit,,??" ucap aditya menatap arietta


Arietta hanya mengangguk dan tersenyum, aditya mulai melangkah mengambil kotak obat yang berada di atas nakas.


Aditya mulai melepas perban nya dan mengganti nya dengan yang baru, arietta terlihat memejamkan mata nya saat aditya mulai mengoleskan obat di lengannya, aditya meniup nya dengan perlahan agar sang istri tidak merasakan sakit.


Kini aditya sudah selesai mengobati lengan sang istri, ia menatap wajah cantik yang ada di hadapannya saat ini.


" Sudah selesai,," ucap aditya tersenyum.


" Terima kasih,,," ucap arietta tersenyum.


" Aku meminta imbalan untuk ini,," ucap aditya menunjuk pipi nya.


Arietta segera mendekat kan wajah nya, ia mulai mencium pipi aditya dengan lembut, aditya tersenyum bahagia saat istri cantik nya begitu mesra saat ini.


Aditya segera menarik tubuh sang istri dan mulai ******* kembali bibir manis yang menjadi candu nya, arietta mengalungkan tangannya di leher sang suami dengan erat.


Kini, tidak ada lagi kekhawatiran di benak arietta, cinta tulus suami nya telah membuat nya melupakan segala masalah yang di hadapi nya.

__ADS_1


__ADS_2