
Malam ini arietta terbangun dari tidur nya, ia melihat Jam dinding sudah menunjukkan pukul sebelas malam.
Ia memperhatikan ranjang di sekitar nya yang terlihat rapi, arietta tidak dapat menemukan suami nya saat ini, ia mengedarkan pandangan nya di setiap sudut untuk mencari keberadaan sang suami.
Akan tetapi ia tidak dapat menemukan suami nya di sekitar kamar mereka.
Arietta perlahan menuruni tangga menuju lantai dasar, ia memegang perut nya dan melangkah menyusuri ruangan yang gelap ini dengan perlahan.
Arietta memperhatikan setiap sudut ruangan ini, ia mulai menyalakan lampu untuk dapat melihat keadaan dengan jelas.
Saat lampu telah menyala arietta sangat terkejut kala mendapati sang suami yang tengah tertidur di sofa ruang tamu.
Ia melangkah menghampiri sang suami yang terlihat sangat lelah, arietta mulai terlihat bingung dengan sikap suami nya malam ini.
Arietta menatap aditya lekat, ia melihat ketenangan di wajah sang suami nya, akan tetapi ia masih sedikit penasaran dengan sikap sang suami yang terlihat menyembunyikan sesuatu dari nya.
"Apa yang sedang kau sembunyikan dari ku,??" batin arietta bingung.
Arietta mulai melangkah meninggalkan aditya yang tengah terlelap, ia tidak ingin mengusik nya. saat hendak melangkah aditya sudah lebih dulu menarik tangannya sehingga arietta jatuh kedalam pelukan sang suami.
" Aahhhhh...
Arietta menatap lekat wajah suami nya , begitu pun dengan aditya, ia mulai terpesona dengan tatapan sang istri yang membuat nya menjadi bergairah.
" Kau belum tidur, " ucap arietta menatap sang suami.
" Aku tidak dapat tidur jika tidak ada dirimu di samping ku," ucap aditya berbisik.
Arietta tersenyum dengan kata kata sang suami yang begitu manis, ia pun segera meminta sang suami untuk melanjutkan tidur nya di kamar mereka.
Aditya menggendong sang istri dan membawa nya menuju kamar mereka, arietta hanya tersenyum saat sang suami menatap nya.
Kini mereka sudah berada di dalam kamar mereka , aditya merebahkan tubuh sang istri dengan hati hati, ia mengecup perut sang istri yang semakin membesar.
Arietta tersenyum dengan sikap manis suami nya, akan tetapi ia masih penasaran dengan sikap suami nya yang berbeda dari hari sebelum nya.
" Apa kau baik baik saja, " ucap arietta menatap sang suami.
" Aku baik baik saja sayang, " ucap aditya membelai pipi sang istri.
" Aku tidak menemukan ketenangan di matamu, "ucap arietta menatap lekat sang suami .
"Aku hanya lelah saja, " ucap aditya berbohong
Arietta terlihat kesal saat suami nya menutupi sesuatu dari nya, ia dapat merasakan jika sang suami memendam amarah di hati nya saat ini.
Arietta mulai ******* bibir aditya lembut, ia ingin menenangkan sang suami yang terlihat gelisah.
Aditya membalas ciuman sang istri yang sangat lembut, Ia ******* nya dengan perlahan dan penuh dengan rasa cinta yang bergelora.
Arietta mengalungkan tangan nya di leher sang suami, ia tidak menyadari jika baju yang ia kenakan mulai terlihat sebagian tubuh nya.
Aditya mulai merayap kebagian tubuh sang istri, ia mulai sedikit tenang dengan sentuhan sang istri yang sangat memabukkan.
__ADS_1
" Apa kau sudah jauh lebih baik,??" ucap arietta menyatukan hidung nya.
"Aku tidak ingin kau melakukan hal yang akan menyakitiku, " ucap arietta menatap sang suami.
Aditya merasa bersalah dengan sang istri, karena ia tidak berkata jujur saat ini.
flashback
" kau sudah berani menganggu milikku, "ucap aditya meremas baju leon.
"aku hanya mengagumi nya saja, " ucap leon terlihat takut.
"Aku tidak ingin kau mengusik yang sudah menjadi milik ku," ucap aditya marah.
" aku tidak perduli dengan perkataan mu, " ucap leon menatap aditya geram.
"kurang ajar," ucap aditya memukul wajah leon berkali kali
" Ha..ha..ha..." Leon tertawa saat aditya memukul wajah nya.
"Aku tidak ingin ia berada di sekitar istri ku lagi, " ucap Aditya berlalu meninggalkan leon dengan rasa sakit nya.
*
Aditya sangat marah saat pria ini tidak ingin menyerah mengganggu istri nya, aditya akan menyingkirkan siapapun yang akan menganggu kehidupan rumah tangga nya dengan istri tercinta nya.
*
Cinta nya yang terlalu besar kepada sang istri' yang membuat diri nya menjadi segila ini kepada orang orang yang ingin mengambil milik nya.
Arietta membalas pelukan sang suami dengan erat, ia mengusap bahu sang suami untuk menenangkannya.
Akan tetapi arietta mulai merasakan jika saat ini sangat merasa lapar.
"Kruukk..kruukkk...
Arietta menutup mata nya, saat perut nya mulai berbunyi.
" Apa dia mendengar nya??, " batin arietta malu
Aditya melerai pelukannya, ia menatap sang istri dengan sedikit terkekeh.
" Apa kau ingin makan saat ini,??" ucap aditya sedikit terkekeh.
Arietta hanya mengangguk, ia tersipu dengan sikap nya saat ini yang membuat nya sangat malu di hadapan sang suami.
Kini kedua nya sudah berada di dapur, arietta berniat membuat telur dadar untuk nya saat ini, akan tetapi aditya menghentikan niat nya.
" Aku akan memasak untuk mu, " ucap aditya membelai pipi sang istri.
" Apa kau yakin !!" ucap arietta tersenyum.
Aditya mencium bibir sang istri sekilas, ia mulai melangkah menuju dapur dan memasak makanan untuk sang istri tercinta nya.
__ADS_1
Arietta memperhatikan sang suami dari meja makan, ia tidak menyangka sikap suami nya ini semakin hari semakin manis saja.
" Apa dia bisa memasak,?? " batin arietta tersenyum
Setelah beberapa menit kini aditya sudah selesai memasak untuk sang istri, ia menghampiri sang istri yang sedang menunggu nya dengan sendok di tangannya.
" Ini untukmu," ucap aditya meletakkan telur dadar yang terlihat lezat tersebut.
" ini terlihat sangat enak, " ucap arietta tersenyum.
Aditya tersenyum saat sang istri memuji makanan yang ia buat, arietta pun segera melahap makanan tersebut, ia tersenyum saat merasakan rasa yang sangat enak di dalam mulut nya.
" Ini sungguh enak, " ucap arietta mengunyah makanannya.
" Kau suka,??" ucap aditya tersenyum
" Kau sangat pintar memasak nya, " ucap arietta tersenyum kepada sang suami.
Aditya sangat bahagia melihat sang istri sangat lahap memakan masakannya, ini adalah pengalaman pertama nya memasak di mansion nya.
Sebelum bertemu dengan arietta sang pujaan hati nya, ia tidak pernah sekalipun pergi ke dapur hanya untuk hal yang kecil sekalipun. cinta nya yang terlalu besar telah meruntuhkan segala ego dan gengsi yang selama ini ada di dalam dirinya.
Kini Arietta sudah menghabis kan semua makanan nya, arietta terlihat sudah sangat kenyang dengan makanan yang di buatkan oleh suami nya.
" Kau ingin makan lagi ??" ucap aditya tersenyum.
" Aku sudah kenyang mas adit, " ucap arietta tersenyum
" Mas Adit ??" ulang aditya tersenyum.
Arietta hanya mengangguk dan tersenyum, ia sangat senang menggoda suami tampannya ini.
Aditya mendekat kan wajah nya dengan wajah sang istri, ia begitu gemas dengan sikap sang istri yang selalu membuat nya bahagia.
" Aku ingin mendengar nya lagi, " ucap aditya menyatukan hidung nya.
Arietta tersipu malu, kala suami nya menatap nya dengan damba, detik berikut nya aditya mulai ******* habis bibir manis yang selalu mengucapkan kan kata kata yang sangat ia tunggu.
" Aku sangat mencintai mu, kau membuat hidup ku sangat berarti " ucap aditya melepas tautan bibir nya.
Kini kedua nya larut akan kemesraan yang takkan pernah sirna, kedua nya tidak pernah merasa jenuh dengan kemesraan yang selalu merek ciptakan di setiap saat.
Semakin hari aditya semakin jatuh cinta dengan sang istri, Bunga bunga cinta telah tumbuh subur seiring berjalannya waktu.
Tiada hari tanpa mencurahkan isi hati dan perasaan yang mereka rasakan, cinta yang telah tumbuh dengan sangat dalam menjadikan kedua nya manusia yang paling sempurna telah memiliki cinta yang tulus dari hati.
*
stay up ya readers...
tinggalkan jejak..
salam hangat dari author...
__ADS_1