
Kini sudah beberapa hari berlalu' sejak kejadian yang di lakukan aditya terhadap pria tersebut.
Pagi ini aditya terlihat sangat bahagia karena ia sudah berhasil menyingkirkan pria yang berani mengusik istri nya.
Ia tidak melenyapkan pria tersebut, melainkan memberi pria tersebut kesempatan untuk menyadari kesalahannya yang ia perbuat.
Ia mulai mengenakan pakaian nya dengan di bantu sang istri, arietta juga sudah melupakan sikap sang suami yang berubah beberapa hari yang lalu.
" Apa sudah selesai,??" ucap aditya tersenyum
" Sudah, " ucap arietta merapikan dasi sang suami.
" Kau sangat cantik, " ucap aditya ******* bibir sang istri sekilas.
" Kau selalu saja menggombal, " ucap arietta tersenyum.
" Aku tidak menggombal sayang, aku serius ," ucap aditya mendekatkan wajah nya.
Kini mereka bermesraan seperti biasa, tiada hari tanpa melakukan hal yang manis terhadap cinta kedua nya, aditya juga selalu mengajak sang buah hati berbicara, walaupun ia tau jika buah hatinya tidak dapat mendengarkannya.
*
Kini kedua nya telah berada di meja makan, mereka menyantap makanan yang di siap kan oleh sang bibi.
Arietta memuji masakan sang bibi yang selalu terlihat lezat dan enak.
"Hm...ini sangat enak, " ucap arietta mengunyah makanan nya.
" Kau sangat bersemangat" ucap aditya membersihkan sisa makanan yang ada di bibir sang istri.
Arietta tersipu dengan sikap manis aditya, ia pun mulai melanjutkan kembali makannya.
Setelah beberapa menit kini arietta sudah selesai dengan sarapannya, ia terlihat sangat kenyang dengan menghabiskan semua makanan yang di buatkan oleh sang bibi.
Aditya yang melihat nya sungguh terkekeh, sang istri selalu saja makan dengan lahap setiap hari.
Aditya menyodorkan segelas yogurt buah kepada sang istri, akan tetapi arietta hanya menatap nya saja.
" Kau mau ini,? " ucap aditya tersenyum.
" hm..." ucap arietta singkat
Arietta menunjuk yogurt itu dan mengarahkannya ke wajah suami nya, aditya terlihat sangat tidak menyukai makanan tersebut.
Aditya memegang jari lentik sang istri dan mulai membentuk huruf v, akan tetapi arietta tak menghiraukan nya,ia masih memainkan jari lentik nya ke arah aditya.
"Aku tidak menyukai nya, " ucap aditya menatap sang istri.
Arietta hanya tersenyum dan kembali menunjuk yogurt tersebut kepada sang suami, aditya yang merasa geram segera melahap jari lentik sang istri, akan tetapi arietta sudah lebih dulu memukul lengannya pelan.
Aditya memasukkan yogurt tersebut ke dalam mulut nya, ia mulai merasakan manis bercampur asam yang membuat nya sangat ketagihan.
Aditya menyuapkannya untuk sang istri, tentu saja arietta dengan senang hati membuka mulut nya.
" ini sangat manis, " ucap arietta tersenyum
Arietta sangat menyukai yogurt buah ini, ia memakannya dengan sangat lahap. tanpa ia sadari ada yang tersisa di bibir bagian bibir nya.
Aditya yang menyadari itu mulai ******* bibir sang istri untuk membersihkannya, arietta sangat terkejut dengan sikap tiba tiba suami nya ini.
*
Setelah berpamitan dengan sang istri, aditya mulai melangkah memasuki mobil yang di kendarai oleh sang supir.
Aditya masih mengingat bagaimana sikap sang istri yang membuat nya selalu terhibur di setiap hari hari nya.
Setelah kurang dari tiga puluh menit, mobil yang di tumpangi aditya tiba di depan area kantornya. aditya mulai melangkah menuju ruangannya untuk menyelesaikan semua pekerjaan nya dengan cepat.
*
Di lain tempat arietta sedang bersenandung ria, ia mulai merapikan tempat tidur dan merapikan hal yang lain.
__ADS_1
Ia mengelus perut yang kian membesar, dan membuat nya sering merasa lelah.
" kamu sehat selalu ya sayang, " ucap arietta berkata kepada bayi yang ada di dalam kandungannya.
arietta mulai melangkah ke arah balkon kamar nya, untuk menghirup udara pagi yang sangat menenangkan.
Saat tengah asyik melihat pemandangan pagi hari, pandangan arietta teralihkan oleh suara ponsel yang berdering.
Arietta segera melangkah menuju nakas di mana ponsel nya berada. ia melihat jika sahabat nya sedang menghubungi nya beberapa kali.
Arietta segera menggeser tombol hijau dan mulai menyapa sahabat nya.
" Hallo Nadia,," ucap arietta di seberang telpon' nya
" Hallo ta, kamu lama banget angkat telpon dari ku, " ucap nadia mengomel tak jelas.
"Maaf nad, ada apa sih kok serius sekali " ucap arietta penasaran.
Nadia memberitahukan kejadian yang baru ia dengar dari orang orang yang ada di kampus, arietta yang mendengar nya pun begitu terkejut dan terlihat sangat shock.
" Deg...
Arietta tidak dapat berkata kata saat mendengarkan perkataan dari sahabat nya, bagai di sambar petir di siang bolong begitulah perasaan nya saat ini.
Arietta menutup telponnya sepihak, ia tidak dapat mengatakan apapun juga saat ini.
Ternyata kecurigaan nya selama ini benar, sang suami lah yang telah melakukan hal keji tersebut, ia tidak menyangka jika suami manis nya dapat bertindak seperti itu.
" Aku tidak mengerti untuk paa kau melakukannya??, " ucap arietta menangis.
" Hikkks....hikkkks....kau sangat jahat.
" Kenapa kau membohongi ku..." batin arietta menangis.
Arietta terduduk di atas lantai ia merutuki kecerobohannya yang telah membuat sang suami cemburu dan melakukan tindakan terhadap orang yang sudah menolongnya.
Jika ia tau hal ini akan terjadi' ia pasti tidak akan pergi bertemu sahabat nya dan menyapa leon di sana.
*
Mario yang melihat bos nya gembira mulai penasaran, ia mencoba mencari tau apa penyebab tuan dinginnya ini menjadi seperti ini.
" Bos terlihat bahagia,??" ucap mario menatap aditya
" Aku sangat bahagia hari ini, " ucap aditya tersenyum
" apa yang membuat bos sangat bahagia seperti ini ??" ucap mario penasaran.
" ini tentang istriku , " ucap aditya tersenyum.
Mario sangat mengerti dengan kegembiraan bos nya saat ini, ia terlihat mengasihani diri nya sendiri yang saat ini belum memiliki pasangan.
Mario berlalu dari hadapan bos nya dengan langkah gontai, ia pun ingin merasakan bagaimana bisa di cintai oleh wanita dengan tulus.
*
Kini aditya sudah selesai mengerjakan semua berkas berkas yang ada di hadapannya, ia segera menutup laptop nya dan mulai melangkah menuju mobil yang terparkir di depan area kantor nya.
Ia memasuki mobil yang mulai melaju kencang menembus jalanan yang padat.
Di dalam mobil aditya sudah tidak sabar ingin bertemu istri cantik nya, ia berulang kali menghubungi sang istri' akan tetapi sang istri tidak menjawab panggilannya.
Aditya mulai menghubungi sang istri kembali, akan tetapi sang istri terus saja tidak menjawabnya.
Setelah beberapa menit kini mobil yang di tumpangi aditya sudah tiba di depan mansion nya, aditya segera turun dan mulai melangkah menuju kamar mereka.
Aditya perlahan membuka pintu kamar nya, ia mulai memasuki nya dan mencari keberadaan sang istri.
Ia mengedarkan pandangan nya di setiap sudut kamar nya kan tetapi ia tidak dapat menemukan seseorang yang ia cari.
Aditya melangkah ke arah balkon kamar nya, ia melihat sang istri tengah memandang ke arah langit.
__ADS_1
Aditya mulai menghampiri dan memeluk arietta dari belakang, arietta sangat terkejut saat aditya memeluk nya sangat erat.
" Kau sedang apa hm.." ucap aditya mencium punggung sang istri.
" Aku hanya ingin menatap langit, " ucap arietta datar.
" Kau baik baik saja, " ucap aditya membalikkan tubuh sang istri.
" Kenapa kau melakukannya,??" ucap arietta menatap sang suami.
" Deg....
Aditya tidak mampu berkata kata saat sang istri menanyakan hal yang mungkin akan sulit ia ungkap kan.
" Kenapa kau melakukannya,??" ucap arietta sedikit berteriak.
" Maafkan aku... aku hanya, " ucap aditya terhenti kala sang istri melerai pelukan nya dengan kasar.
" Aku tidak ingin berbicara pada mu," ucap arietta berlalu dari hadapan aditya.
Aditya sangat terpukul dengan apa yang baru saja istri nya katakan, ia tidak dapat menerima jika sang istri marah kepada nya saat ini.
Aditya menghampiri sang istri yang tengah duduk di atas ranjang, sang istri terlihat menangis dengan apa yang ia lakukan kepada seseorang yang telah menolong istri nya kala itu.
" Maafkan aku," ucap aditya berlutut di hadapan sang istri.
" Kau sangat kejam, bagaiman kau bisa melakukan ini kepada seseorang yang tidak kau kenal," ucap arietta menangis.
flash back
"Ada apa Nadia, seperti nya kau ingin mengatakan hal yang sangat serius, " ucap arietta di seberang telpon' nya.
" Kamu tau tta, leon yang kita temui beberapa hari yang lalu kini ia menghilang, " ucap nadia serius.
" Menghilang,??" ucap arietta terkejut.
" Iya,sebelum ia menghilang ada seseorang yang melihat nya dia culik oleh dua orang bertubuh besar" ucap nadia menjelaskan.
" Di culik,??" ucap arietta penasaran.
" Iya tta, kira kira siapa yang melakukannya ??" ucap Nadia bingung.
*
Arietta mulai menatap suami nya yang kini tengah berlutut di hadapannya. ia tidak menyangka jika suami yang sangat manis ini bisa melakukan hal keji tersebut.
" Maaf kan aku, aku tidak ingin dia mengambil milikku," ucap aditya bersedih.
" Kau menuduh orang yang tidak bersalah, " ucap arietta terisak.
" Dia sangat bersalah, dia mencoba untuk mengambil diri mu, " ucap aditya menatap sendu.
Aditya memperlihat kan sebuah rekaman percakapannya dengan leon beberapa hari yang lalu, di dalam rekaman tersebut leon mengatakan jika dia akan berusaha merusak hubungan nya dengan aditya.
Arietta yang mendengar nya seketika berhenti menangis, ia sungguh tidak percaya dengan apa yang ia dengar saat ini. ternyata orang yang sudah menolongnya ingin berniat buruk pada nya.
"Apa kau mempercayai ku, " ucap aditya menatap sang istri.
Arietta memeluk aditya erat , ia menumpahkan segala kesedihannya di dalam pelukan suami nya.
" Maaf kan aku ," ucap arietta memeluk sang suami.
" Kau tidak bersalah, " ucap aditya mencium pucuk kepala sang istri.
" Aku sudah salah paham padamu, " ucap arietta menatap aditya.
" Aku sudah tidak jujur pada mu istri ku, tetapi aku hanya memukul nya saja tidak untuk melenyapkannya," ucap aditya menjelaskan.
Kini Arietta mulai memahami posisi suami nya, ia juga akan melakukan hal yang sama jika berada di posisi suami nya saat itu.
Kini kedua nya tengah saling berpelukan erat, permasalahan yang semula ada mulai terselesaikan dengan sangat baik.
__ADS_1
Cinta kedua nya sudah tumbuh dengan sangat sempurna, tertanam kuat di relung hati yang terdalam.
Cinta bisa meruntuhkan ego yang ada, akan tetapi dengan cinta kita bisa menjadi lemah dan tidak berfikir jernih jika ada yang mengusik pemilik cinta nya.