
Kini usia putra aditya dan juga arietta sudah memasuki dua bulan, saat ini bayi mungil mereka sudah tumbuh dengan sehat dan ceria, semua sangat bahagia melihat perkembangan buah hati yang semakin hari semakin sehat dan menggemaskan.
*
Saat ini aditya tengah di sibukkan dengan rutinitas pagi nya, hari ini ia memutuskan untuk berangkat ke kantor nya.
Setelah beberapa hari ini, ia tidak pernah pergi ke kantor nya, mario lah yang menghandle semua pekerjaan aditya beberapa hari ini.
Sejak pagi, mama niken sudah membawa putra nya ke dalam kamar nya, mama niken tidak ingin menganggu putra tampannya dan menantu kesayangannya.
Arietta yang sedang merapikan tempat tidur mulai terusik saat melihat suami nya bergumam tidak jelas.
Arietta menghampiri aditya yang terlihat kesal saat memakai dasi nya.
" Apa kau butuh bantuan,,??" ucap arietta tersenyum.
Aditya mengangguk dan tersenyum, ini adalah rencana diri nya untuk mendapatkan perhatian istri cantik nya yang sejak tadi mengabaikan diri nya.
Arietta mulai membantu aditya memakai dasi nya, ia memakaikannya dengan sangat lembut, sesekali menghirup aroma maskulin dari suami tampannya.
Aditya menatap wajah arietta cukup lekat, ia mengagumi setiap inci wanita cantik di hadapannya ini.
" Sudah selesai,," ucap arietta tersenyum
" Kau sangat pintar,," ucap aditya mendekatkan wajah nya.
Aditya tersenyum dan mulai menarik pinggang sang istri kedalam dekapannya, ia mulai ******* bibir manis yang selalu ia inginkan di setiap hari nya.
Arietta tersenyum di sela ciumannya, ia selalu menikmati setiap sentuhan dan dekapan hangat dari pria yang sangat ia cintai.
Setelah beberapa menit kini aditya melepas tautan bibir nya, ia tersenyum memandang wajah cantik istri nya.
Ia menyentuh bibir merah nan manis tersebut dan mulai menggigit nya.
" Aaaww..." ucap arietta terkejut.
Arietta memukul lengan suami nya pelan, ia sangat terkejut dengan sikap nakal aditya kepada nya.
" Kau sangat menggemaskan,," ucap aditya tersenyum.
" Kau melukai ku,," ucap arietta cemberut.
" Aku akan mengobati nya,,"ucap aditya menyesap bibir merah itu kembali.
Arietta tentu saja terkekeh dengan sikap suami nya ini. ia selalu dapat menebak pikiran suami nya jika sedang bersama diri nya.
Aditya tersenyum saat melepas tautan bibir nya, ia melihat wajah cantik istri nya yang sedang merona.
Arietta mulai mengutarakan niat nya, ia meminta aditya untuk menemani nya berbelanja hari ini.
" Apa hari ini kau sibuk,," ucap arietta manja.
" Tidak terlalu,," ucap aditya menatap istri nya.
" Aku ingin pergi berbelanja hari ini,," ucap arietta menatap suami nya.
" Apakah akau tidak perlu pergi bekerja,,??" ucap aditya sumringah.
Arietta tentu saja terkekeh saat suami nya terlalu antusias begini, akan tetapi ia tidak ingin suami nya meninggalkan pekerjaannya yang sudah sering ia lakukan.
Kini kedua nya tengah sarapan dengan santai nya, kedua orang tua nya sudah lebih dulu menyantap sarapan pagi mereka,
Saat ini kedua orang tua nya tengah sibuk mengurus cucu yang sangat mereka sayangi.
Setiap pagi mama niken selalu membawa buah hati nya ke dalam kamar nya, kedua orang tua aditya ingin menghabiskan waktu bersama cucu nya ya saat pagi hari.
Kini aditya sudah menyelesaikan sarapan pagi nya, ia pun segera melangkah menuju mobil dengan sang istri yang selalu ada di samping nya.
__ADS_1
" Aku akan menunggumu,," ucap arietta tersenyum.
"Baiklah sayang ku, aku janji akan menemanimu " ucap aditya membelai pipi istri cantik nya
"Terima kasih,," ucap arietta memeluk suami nya
Aditya membalas pelukan istri nya dengan erat, pelukan hangat yang selalu ia butuhkan di setiap hari hari nya.
Aditya melangkah memasuki mobil dan meniggalkan istri cantik nya dengan sejuta rindu.
Arietta kembali masuk kedalam mansion mewah tersebut, ia segera melangkah menuju kamar kedua mertua nya.
Ia ingin melihat keadaan putra tampannya saat ini, ia pun segera mengetuk pintu dengan perlahan.
" Tok..tok..tok..
" Mama,," ucap arietta
Mama niken yang mendengar suara ketukan pintu mulai melangkah menuju ke arah pintu, ia melihat menantu cantik nya tengah berdiri dan tersenyum.
Mama niken mempersilahkan arietta masuk, ia segera membawa arietta menemui putra kecil nya.
" Apa bayi kecil ini sangat rewel ma,??" ucap arietta tersenyum.
" Tidak sayang, cucu mama ini sangat baik,," ucap mama niken tersenyum.
" Dia bayi yang sangat baik,, papa yakin jika sudah besar dia pasti seperti papa nya,," ucap papa menimpali.
Arietta terkekeh melihat perkataan papa dari aditya tersebut,
Arietta juga menjelaskan kepada kedua mertua nya jika ia akan pergi berbelanja kebutuhan putra nya.
Tentu saja kedua orang tua nya sangat senang, menantu nya ini sangat bisa mengurus putra kecil nya dan keperluan lainnya.
Arietta juga meminta kepada kedua orang tua nya untuk menjaga putra nya saat mereka pergi berbelanja siang ini, kedua orang tua aditya sangat senang jika menantu nya mempercayakan urusan putra nya kepada mereka.
*
" cup..cup..cup..." ucap arietta gemas.
" Anak mama jangan nakal ya,," ucap arietta tersenyum.
Arietta menimang putra kecil nya dengan rasa kasih sayang, ia mencium pipi gembul yang saat ini tengah terlelap.
Saat tengah asik bersama putra nya, arietta melihat ponsel nya berdering., ia melangkah menuju nakas untuk melihat siapa yang sudah menghubungi nya.
Senyum nya mengembang saat sebuah nomor yang sangat ia tunggu menghubungi nya lewat panggilan video.
Arietta segera menerimanya dengan perasaan bahagia.
" Hai..sayang.." ucap aditya di seberang panggilan video nya
" Hai papa adit,," ucap arietta tersenyum.
" Kamu lagi ngapain sayang,,??" ucap aditya menatap istri cantik nya.
" Aku lagi menemani putra kecil kita sayang,," ucap arietta tersenyum.
Aditya meminta istri nya untuk mendekatkan ponsel nya menghadap si buah hati, ia sangat bahagia melihat buah hati nya yang tengah tertidur pulas.
Arietta tersenyum melihat suami nya bahagia, ia dapat melihat jelas jika suami nya ini sangat merindukan diri nya dan putra kecil nya ini.
"Aku akan segera pulang istriku,," ucap aditya tersenyum
" Bukannya kamu baru beberapa jam di kantor itu sayang,,??" ucap arietta bingung.
Aditya menjelaskan jika pekerjaan nya akan ia lanjutkan di rumah saja, ia tidak dapat fokus jika sedang merindukan istri nya.
__ADS_1
*POV aditya
Hari ini aku tidak dapat bekerja dengan fokus, wajah cantik itu selalu saja merusak segalanya, entah mengapa aku selalu merindukan nya setiap detik, menit dan setiap saat. ini sudah kesekian kali nya aku merasa jika jiwa ini sudah sepenuh nya milik dirinya*.
*
Arietta sangat bahagia mendengarnya, ia dapat melihat jika suami nya ini sangat bucin terhadap diri nya.( lebay ya author nya).
Aditya mengakhiri panggilan video nya, ia pun segera memasukkan beberapa berkas untuk membawa nya pulang, ia meminta kepada sekertaris nya untuk mengurus meeting siang ini.
Mario yang melihat bos nya pergi mulai cemberut, ia selalu saja ketiban sial jika bos nya ini mulai bucin kepada istri nya.
" Dasar si bos, selalu saja begini,," batin mario menggelengkan kepala nya.
Aditya segera melangkah memasuki mobil yang melaju kencang, ia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan istri dan buah hati nya.
Setelah beberapa menit kini mobil yang tumpangi aditya sudah tiba di area depan mansion nya, ia segera turun dan mulai melangkah menuju kamar nya.
Saat yang sama, arietta sedang melangkah menuruni tangga untuk ke dapur, karena tidak berhati hati ' arietta tersandung dan nyaris terjatuh.
Aditya yang melihat sang istri, mulai berlari dan menangkap tubuh mungil tersebut, arietta sangat terkejut kala suami nya telah berada di hadapannya saat ini.
Aditya menatap wajah istri nya dengan lekat, ia tidak dapat membayangkan jika istri nya terjatuh dari tempat ini.
" Aku sangat menghawatirkan mu,,";ucap aditya menatap arietta.
" Maaf,,";ucap arietta gugup.
Saat ini aditya tengah memeluk pinggang arietta dengan erat, wajah kedua nya saling berhadapan dan saling menatap.
Arietta dapat merasakan hembusan napas dari suami nya yang sudah menolong nya.
Aditya menggendong tubuh mungil itu masuk kedalam kamar nya, ia meletakkan nya di atas ranjang dengan hati hati.
" Kau sangat ceroboh,," ucap aditya menatap istri nya.
" Aku hanya ingin ke dapur saja,," ucap arietta manja.
" Aku tidak ingin hal ini terjadi lagi, jika kau kenapa..." ucap aditya tertahan kala sang istri sudah mencium bibir nya dengan lembut.
Arietta ******* bibir suami nya dengan lembut, aditya tentu saja bersorak dengan sikap istri cantik nya saat ini, ia membalas ciuman tersebut dengan bahagia.
Arietta mulai melepas tautan bibir nya, ia menatap suami nya yang sedang bahagia.
" Kau sangat cerewet,," ucap arietta setengah berbisik.
Aditya mulia mendekatkan wajah nya, ia menatap damba wanita cantik yang kini selalu mengusik hati nya.
Aditya mulai ******* bibir arietta cukup lama, ia menarik celuk leher sang istri untuk memperdalam ciumannya.
Arietta tersenyum dengan sikap manis yang selalu suami nya tunjukkan untuk nya, ia pun mengalungkan tangan putih nya di leher sang suami.
Setelah beberapa menit kini kedua nya telah melepas tautan bibir nya, aditya menyatukan hidung mancung nya dengan hidung sang istri.
" Kau selalu memenuhi pikiranku,," ucap aditya berbisik.
Arietta tersenyum saat suami nya mengatakan hal yang selalu ia tunggu, ia pun segera memeluk suami nya dengan erat.
" Aku mencintai mu,," ucap arietta tersenyum
" Aku juga sangat mencintai mu,," ucap aditya memeluk nya erat.
" Aku akan selalu melindungi mu,," ucap aditya mencium pucuk kepala istri nya.
__ADS_1
" Terima kasih sudah menepati janji mu,," ucap arietta membelai rambut hitam aditya.
Aditya menatap wanita cantik yang ada di hadapannya saat ini, ia membelai pipi wanita yang saat ini sudah menguasai hati, jiwa, dan pikirannya.