
Pagi ini aditya tengah berada di kantor nya, ia datang lebih awal karena sudah beberapa hari tidak pergi bekerja.
Aditya yang tengah fokus dengan berkas nya mulai terusik kala sekertaris nya tiba di ruangannya dengan bersiul dan bernyanyi.
Aditya menatap bingung sekertaris yang kini tengah tersenyum menatap ponsel nya.
" Apa kau baik baik saja Mario,,??" tanya Aditya bingung.
" Saya baik baik saja bos, hati saya yang tidak baik,,"ucap Mario girang.
" Ada apa dengan hatimu,,??" tanya Aditya bingung.
" Hati saya sedang berbunga bunga bos,," ucap Mario tersenyum memegang dada nya.
Aditya terkekeh dengan sikap sekertaris yang ada di hadapannya ini, ia pun mulai bertanya tentang agenda meeting nya hari ini.
Setelah menjelaskan tentang agenda bos nya, Mario mulai melenggang pergi meninggalkan ruangan aditya dengan terus bersiul.
Aditya menggelengkan kepala nya ketika melihat sekertaris yang bertingkah aneh, ia pun mulai membayangkan saat pertama diri nya jatuh cinta dengan istri cantik nya.
***
Di lain tempat, arietta tengah sibuk menemani putra nya bermain, ia sangat bahagia melihat perkembangan putra nya yang sangat baik.
Bi Tuti yang melihat nya mulai tersenyum, ia pun mulai menghampiri arietta yang sedang tertawa dengan riang. arietta tersenyum saat melihat kedatangan bi Tuti yang kini ada di samping nya.
" Nak, bibi mau bicara sebentar,," ucap bi Tuti tersenyum.
" Bicara lah bi, rietta akan mendengar nya,," ucap arietta tersenyum.
Bi Tuti mulai menceritakan niat nya yang ingin pergi ke kampung halamannya, ia akan menyelesaikan masalah yang ada di dalam keluarga mantan suami nya , arietta yang mendengar nya terlihat bersedih, ia tidak ingin bibi nya pergi walau hanya sebentar.
Bi Tuti meyakinkan jika ia pergi hanya sepekan saja, ia akan kembali setelah menyelesaikan masalah nya. arietta yang mendengar nya sangat senang, ia pun mulai memeluk bi Tuti dengan erat.
Bi Tuti sudah mencari pengganti sementara untuk mengurusi mansion mewah ini, ia tidak ingin arietta lelah karena harus mengurus semua nya.
Arietta sangat berterima kasih kepada bibi nya yang sudah sangat baik kepada nya, ia pun mulai tersenyum menatap putra nya yang tengah tertawa.
Suara bel mulai mengalihkan pandangan kedua nya, bi Tuti segera melangkah menuju pintu dan mulai membuka nya.
__ADS_1
Bi Tuti melihat seorang wanita yang masih terlihat muda tengah berdiri dengan tas di tangannya , ia pun mulai tersenyum menatap wanita tersebut. bi Tuti mulai membawa wanita itu untuk bertemu dengan arietta, ia ingin memperkenalkan wanita yang akan menggantikan sementara diri nya.
Arietta yang tengah menemani putra nya mulai tersenyum menatap wanita yang ada di samping bi tuti, wanita tersebut tersenyum melihat arietta yang sangat cantik tersebut.
" Nak, ini bi Nani yang akan menggantikan bibi sementara,," ucap bi Tuti tersenyum.
" Saya Arietta ponakan dari bi Tuti,," ucap arietta mengulurkan tangannya.
Bi Nani mulai menjabat tangan arietta lembut, setelah berkenalan dengan nyonya di rumah ini, bi Titi mulai memberitahukan pekerjaan apa saja yang akan bi Nani lakukan.
Setelah bi Nani mengerti, bi Tuti pun mulai meninggalkan nya di dapur, ia segera melangkah untuk bersiap pergi meninggalkan mansion ini.
**
Siang ini aditya baru saja menyelesaikan meeting nya, ia pun mulai memeriksa kembali hasil meeting bersama sekertaris nya. setelah mendapatkan hasil yang memuaskan, Aditya mulai melangkah ke ruangannya dengan sekertaris di samping nya.
Aditya mulai meninggalkan ruangannya, saat ini ia tengah merasakan rindu kepada sang istri. Aditya mulai melangkah menuju mobil yang tengah terparkir di area depan kantor nya. ia pun mulai memasuki mobil dan melaju kencang menuju jalanan yang padat.
Siang ini aditya berencana membelikan sang istri sesuatu, ia pun mulai meminta supir nya untuk berhenti di sebuah toko perhiasan.
Aditya mulai melangkah memasuki toko tersebut, ia mulai melihat berbagai perhiasan yang ada di toko tersebut.
" Selamat siang pak, ada yang bisa saya bantu,,??" tanya pelayan tersebut tersenyum ramah.
" Saya menginginkan gelang tangan untuk istri saya,," ucap aditya tersenyum.
Pemilik toko tersebut mulai memberikan koleksi terbaru nya, sebuah gelang cantik dengan berlian indah di bagian depannya.
Aditya tersenyum saat melihat nya, ia pun mulai menyetujui untuk membeli nya. setelah mendapatkan apa yang ia inginkan, Aditya mulai melangkah memasuki mobil dan mulai melaju kencang menuju mansion nya.
Setelah beberapa menit kini mobil yang di tumpangi aditya sudah tiba di depan mansion nya, Aditya mulai melangkah masuk dengan terburu buru.
Saat hendak menaiki tangga, langkah nya sedikit terhenti kala mendengar seorang wanita memanggil nya. ia menoleh ke arah sumber suara dan melihat seorang wanita asing ada di hadapannya dengan tersenyum.
" Bibi siapa,??" tanya Aditya bingung.
"Saya bi Nani tuan, saya yang menggantikan bi Tuti untuk sementara,," ucap bi Nani tersenyum.
Aditya mulai mengangguk dan meninggalkan bi Tuti begitu saja, ia sudah tidak sabar bertemu dengan wanita yang sangat ia rindukan.
__ADS_1
Aditya mulai memasuki kamar dengan perlahan, ia mulai melangkah menghampiri sang istri yang tengah duduk di meja rias nya.
Aditya memeluk sang istri dengan tiba tiba, ia mulai menyandarkan kepala nya di bahu sang istri. arietta yang melihat sikap suami nya mulai tersenyum, ia pun memeluk lengan suami nya begitu erat.
"Aku sangat merindukan mu sayang,," ucap aditya tersenyum.
" Aku juga,,' ucap arietta tersenyum.
Aditya mulai melerai pelukannya, ia mulai berlutut di hadapan sang istri yang terlihat cantik. ia pun mulai mengeluarkan gelang yang ada di saku celana nya dan membuka nya tepat di hadapan sang istri.
Arietta terlihat tersenyum dengan apa yang suami nya berikan, ia pun mulai mengulurkan lengannya untuk meminta suami nya memakaikan gelang tersebut.
" Apa ini indah,,??" tanya arietta tersenyum.
" Sangat indah,," ucap aditya mendekatkan wajah nya.
" Ini terlihat mahal,,??" tanya arietta tersenyum.
" Gelang ini untuk wanita istimewa di dalam hidup ku,," ucap aditya mendekat kan wajah nya.
Aditya mulai menarik cekuk leher sang istri, ia mulai mencium bibir merah yang sejak tadi menggoda nya, arietta mulai mengalungkan tangannya di leher suami nya, ia mulai membalas setiap kecupan manis yang Aditya berikan.
Kecupan itu pun mulai berpindah di area leher sang istri dan turun di area dada putih milik istri nya. aditya mulai meremas gunung kembar milik istri nya. dan saat ini ia sangat menginginkan tubuh yang sudah menjadi candu nya.
Arietta mulai meremas punggung suami ya, ia pun mulai mendesah saat suaminya mulai menyesap benda kenyal milik nya.
" Aaahhh.." arietta mendesah.
Aditya sudah tidak dapat menahan hasrat yang bergelora, ia pun segera menggendong sang istri ke atas ranjang nya.
Arietta menatap suaminya yang terlihat tampan, ia pun mulai tersenyum dengan bahagia.
" Apa kau tidak lelah,,??" tanya arietta setengah berbisik.
" Aku tidak pernah lelah jika dunia ku ada di sini,," ucap aditya mencium bibir merah sang istri.
Arietta sangat bahagia mendengar kata kata suaminya, ia pun mulai membuka kancing kemeja aditya dengan perlahan. aditya yang melihat hal itu sedikit terkekeh, ia pun mulai membantu sang istri untuk membuka nya.
Di siang yang panas ini, kedua nya kembali menyatukan cinta, Aditya tersenyum menatap wajah cantik yang kini ada si samping nya. ia mulai mencium kening sang istri dengan penuh kasih sayang yang tiada akhir.
__ADS_1