Gadis Pemilik Hati

Gadis Pemilik Hati
Pengagum rahasia


__ADS_3

Kini Arietta dan juga sahabat nya saling bercanda dengan sangat bahagia, sesekali sang sahabat memuji ibu hamil yang ada di sebelah nya.


"Kamu makin cantik aja saat tengah hamil begini,," ucap desy menggoda arietta.


Arietta tersipu malu dengan pujian para sahabat nya, ia pun mulai memukul sahabat nya dengan pelan.


Mereka terkekeh dengan sangat senang dan membuat ketiga wanita tersebut larut dalam kenangan saat bersama.


Di tempat yang sama seorang pria yang tengah duduk di sudut tempat itu dengan tersenyum, ia memandang wajah wanita yang selama ini ia kagumi diam diam.


"Kau selalu cantik, " batin pria berkaca mata tersebut.


*


Di lain tempat aditya masih saja berkutat dengan berkas di hadapannya, pandangan nya teralihkan saat sebuah pesan masuk di layar ponsel nya.


"Ting...


" Seperti nya nona punya pengagum rahasia di tempat ini, " begitulah isi pesan dari orang suruhannya.


Aditya meremas ponsel di tangannya dengan sangat kasar, ia mengepalkan tangannya dan mulai melangkah meninggalkan pekerjaan nya begitu saja.


"Berani nya dia, " batin aditya marah.


Ia melangkah menuju mobil yang tengah terparkir dan mulai melajukan mobil nya dengan sangat cepat.


Di dalam perjalanan aditya tak hentinya memaki pria yang berani mengusik milik nya, ia tidak akan membiarkan hal itu terjadi.


*


Di lain tempat dua orang pria dengan pakaian hitam dengan penutup kepala, terus saja memperhatikan arietta. kedua pria tersebut tak lain ialah orang yang di perintahkan oleh aditya untuk selalu menjaga arietta.


Kedua pria tersebut tengah memperhatikan pria yang duduk di sudut tidak jauh dari tempat nona muda nya berada , mereka mengawasi setiap gerak gerik dari pria tersebut dengan sangat lekat.


Kini mobil yang di kendarai oleh aditya telah tiba di area kampus milik nya.


Ia segera melangkah di mana sang istri berada, orang yang ia perintahkan untuk mengawasi arietta sudah memberi tahukan di mana posisi sang istri saat ini.


Senyum nya mengembang saat melihat sang istri yang tengah tertawa dengan riang bersama sahabat sahabat nya.


Aditya segera menghampiri sang istri yang terlihat begitu cantik dengan rambut yang di ikat menampakkan leher jenjang putih nya.


Saat yang sama' arietta yang sedang tertawa seketika berhenti, senyum nya mengembang sempurna saat melihat sang suami ada di hadapan nya saat ini.


Ia segera menghampiri sang suami dan mulai memeluk nya dengan manja.


" Kau ada di sini,," ucap arietta memeluk sang suami.


Aditya membalas pelukan erat sang istri, ia sangat merindukan pelukan hangat yang selalu ia nantikan.


Kedua sahabat arietta terkejut dengan kedatangan suami dari arietta sekaligus pemilik universitas yang mereka naungi.


"Tampan sekali ," ucap nadia tersenyum menatap Aditya.


Arietta melerai pelukan nya, ia tersenyum menatap sang suami yang juga tersenyum manis pada nya.


"Aku sangat merindukanmu, " ucap aditya berbisik.


" Aku sangat malu ada sahabat ku di sini, " ucap arietta melirik kedua sahabat nya.

__ADS_1


Aditya tersenyum melihat sang istri yang terlihat tersipu saat ini, jika tidak di tempat umum begini pasti aditya akan mencium habis bibir merah sang istri saat ini juga.


Arietta membawa aditya duduk bersama sahabat nya, kedua sahabat terlihat tidak nyaman dengan kedatangan suami dari arietta tersebut.


" Tidak masalah kan jika suami ku ada di sini,??" ucap arietta menatap kedua sahabat nya.


" Tidak masalah ta, " ucap nadia tersenyum.


Kini mereka melanjutkan perbincangan hangat nya kembali, aditya terlihat tidak merasa nyaman saat para pengunjung menatap nya dengan sangat intens.


Saat yang tak terduga pria yang diam diam mengagumi arietta mulai memberanikan diri untuk melangkah menuju di mana arietta berada.


Ia menatap wajah arietta dari dekat dan mulai berbicara pada nya.


" Kamu arietta kan,??" ucap pria berkaca mata tersebut.


Aditya yang tengah fokus pada ponsel nya seketika menghentikan aktifitas nya, ia menatap sosok pria dengan kaca mata besar nya tengah berbicara dan menatap sang istri.


Nadia yang melihat pria di depannya ini mulai tersenyum, detik berikut nya ia pun berdiri dan membuka kaca mata pria tersebut.


"Kau jangan mengganggu sahabat kami,Leon.." ucap nadia tersenyum


Arietta sangat terkejut dengan apa yang dia lihat, pria yang ada di hadapannya saat ini adalah pria yang dulu pernah menolong nya.


" Le...on.." ucap arietta terbata.


Aditya yang memperhatikan sang istri mulai mengepalkan tangannya, ia terlihat marah saat sang istri menyebut nama pria lain di hadapannya.


" Kau mengenal nya, ??" ucap aditya kesal.


" Dia pria yang sudah menolong ku," ucap arietta menatap sang suami.


*flashback


" Tolong..tolong....ucap arietta menangis


" Siapa pun tolong ,,,arietta mulai terisak


" Aku harus keluar dari gudang ini, " Hicks...Hicks...arietta menangis di dalam sebuah gudang yang gelap dan sepi.


Saat yang sama seorang pria tengah melewati gudang di mana arietta terkurung. ia mendengar suara seorang wanita sedang meminta tolong.


Ia pun segera membuka gudang tersebut dengan mendobrak nya, saat ini pintu dari gudang tersebut sedang di kunci dengan sangat kuat.


Saat sudah berhasil membuat pintu tersebut, ia mendapati arietta yang tengah menangis memeluk lutut nya.


Arietta yang melihat pintu terbuka sungguh sangat senang, ia pun mulai tersenyum dan segera menghampiri pria yang sudah menolong nya.


" Terima kasih kau sudah membuka pintu ini," ucap arietta terisak.


" Kenapa kau bisa ada di sini,?" ucap pria tersebut.


" Aku di kurung oleh dita dan juga sahabat nya," ucap arietta menangis.


Meraka pun segera keluar dari gudang yang gelap dan sepi tersebut, kedua sahabat yang mencari arietta sangat terkejut tatkala melihat arietta menangis di depan gudang yang sudah lama tersebut.


Arietta menceritakan bagaiman ia di kurung oleh teman satu angkatan nya, kedua sahabat nya terlihat kesal dengan ulah geng yang selalu membuat onar di dalam kampus ini*.


*

__ADS_1


Begitulah peristiwa yang dahulu arietta alami saat masih menimba ilmu di kampus ini, aditya yang mendengar penuturan dari sang istri mulai terlihat sudah sedikit meredakan amarah nya.


Aditya mulai melangkah menghampiri pria tersebut dengan tatapan ramah.


" Terima kasih kau sudah sangat baik, " ucap aditya memegang pundak leon.


" Sama sama, itu sudah berlalu " ucap leon menatap aditya


Arietta tersenyum melihat sang suami yang sangat baik kepada leon, akan tetapi ia masih sedikit ragu dengan sikap suami nya yang seperti nya tidak tulus tersebut.


Kini leon sudah berlalu pergi dari hadapan arietta, sedangkan aditya ia terlihat cuek saat leon menyapa diri nya.


Arietta memutuskan untuk mengakhiri pertemuan dengan sahabat sahabat nya, setelah berpelukan cukup lama, kini arietta dan sang suami mulai melangkah meninggalkan cafe tersebut.


Saat ini kedua nya sudah berada di mobil yang di kendarai oleh aditya, arietta terlihat tersenyum melihat suami nya terdiam saat ini.


"Apa kau baik baik saja, " ucap arietta menatap suami nya.


" Seperti nya dia menyukai mu,??" ucap aditya tanpa menoleh.


" Aku hanya menyukai suami ku, " ucap arietta tersenyum.


Aditya menghentikan laju mobil nya tiba tiba, ia menatap sang istri yang terlihat cantik. detik berikut nya ia segera ******* bibir manis yang selalu menggoda diri nya.


Ia ******* nya dengan penuh gairah dan hasrat, saat ini aditya mencoba berperang dengan perasaan cemburu nya terhadap sang istri.


Arietta juga merasakan hal di rasakan oleh aditya, ia tau jika saat ini suami nya tengah cemburu kepada pria yang ada di cafe tersebut.


Arietta mulai mengalungkan tangannya dan menikmati setiap sentuhan dari suami nya.


Kini aditya melepas tautan bibir nya dengan nafas yang tidak beraturan, ia menyatukan hidungnya dengan hidung mancung sang istri dan mulai merasakan ketenangan di dalam hatinya.


" Aku sangat cemburu, " ucap aditya berbisik.


" Aku sangat mencintai mu suami ku,," ucap arietta dengan nada sensual nya.


Aditya yang mendengar perkataan sang istri mulai terbakar hasrat nya kembali, ia segera ******* kembali bibir manis sang istri dan mulai meremas gunung kembar yang menjadi candu nya.


Arietta mendesah nikmat kala aditya mulai nakal di bawah sana, akan tetapi ia mulai tersadar di mana mereka saat ini.


" Kita bisa melanjutkannya di kamar," ucap arietta di sela desahannya.


Aditya yang mendengar perkataan sang istri mulai tersenyum, ia pun segera mencium kening sang istri dan mulai mengemudikan mobil nya kembali.


Arietta tersenyum dengan sikap suami nya yang selalu mendengarkan segala perkataan nya. ia pun bersandar di bahu suami nya dengan tangan yang melingkar di lengan suami tampan nya.


Aditya sangat bahagia melihat sikap manja sang istri kepada nya, ia begitu menyayangi wanita cantik yang sudah menguasai hati dan juga jiwa nya.


Kini hati nya mulai menghangat kembali, cinta nya yang terlalu besar membuat nya sering merasa cemburu dan terluka' saat wanita yang ia kagumi dan ia cintai menyebut nama pria lain di depannya.


Cinta begitu sulit saat dalam situasi yang tidak kita harapkan, jika cinta sudah percaya dengan kesetiaan janji' maka tidak akan kalah dalam situasi yang tersulit sekalipun.


*


Hai readers,,


komen bawel dan tinggalkan jejak ya...


salam hangat dari author...

__ADS_1


__ADS_2