Gadis Pemilik Hati

Gadis Pemilik Hati
Sikap manis aditya


__ADS_3

Hari telah berganti memasuki hari yang baru dengan harapan yang tak pernah sirna, seperti harapan kedua nya saat ini .


Pagi ini aditya tengah bersiap untuk bekerja kembali, setelah beberapa hari ini waktu nya habis untuk memenuhi permintaan istri tercinta nya.


Kini arietta tengah membantu suami nya memakai kan dasi dan keperluan lain nya.


Seperti hari biasa nya, aditya selalu saja mencuri ciuman dari istri tercinta nya.


" Kau selalu saja begini," ucap arietta tersenyum.


" Kau sangat membuat ku gemas, " ucap aditya menatap sang istri.


" Kau pandai sekali menggombal, " ucap arietta menarik hidung mancung suami nya.


Aditya terkekeh dengan sikap istri nya ini, ia selalu saja bisa membuat istri nya tersipu malu seperti ini


*


Kini aditya sudah berada di dalam mobil yang melaju kencang, ia meminta sang sopir untuk berhenti di sebuah toko perhiasan yang terletak tidak jauh dari kantor nya.


Aditya pun segera turun dari mobil dan masuk untuk membeli sesuatu.


Seorang pelayan toko mulai menghampiri, ketika aditya memasuki toko tersebut.


" Selamat pagi tuan,, ada yang bisa saya bantu ?" ucap pelayan tersebut.


" Saya ingin kalung yang indah untuk istri saya,," ucap Aditya menatap datar.


Pelayan tersebut segera mempersilahkan aditya untuk melihat koleksi mereka, aditya melihat begitu banyak kalung wanita yang sangat indah di toko ini.


Pelayan tersebut memberikan satu kalung yang sederhana tetapi terlihat sangat mahal dengan liontin hati sebagai hiasan nya.


Aditya melihat kalung yang di berikan pelayan tersebut, dan ia pun tersenyum dengan begitu senang.


"K**au akan terlihat cantik jika memakai ini," batin aditya


Setelah melakukan pembayaran kini aditya melangkah menuju mobil yang terparkir di depan toko tersebut.


Mobil pun melaju dengan kencang menuju kantor aditya group.


*


Di lain tempat arietta sedang membantu sang bibi untuk memasak, ia sudah lama tidak membantu atau sekedar berbicara dengan sang bibi.


Kali ini ia sangat senang bisa bersama bibi yang selama ini selalu mendukung nya.


Setelah selesai membantu sang bibi , kini arietta terlihat begitu lelah, ia segera melangkah menuju kamar dan merebahkan tubuh nya.


" Ah..lelah sekali " ucap arietta


Ia memutus kan untuk membersihkan diri nya, setelah beberapa menit kini arietta sudah selesai dengan aktifitas mandi nya.


Ia keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk sebatas paha, dan segera melangkah menuju lemari pakaian nya.


Saat sedang memilih pakaian yang akan ia gunakan , pandangan nya teralihkan pada ponsel yang bergetar.

__ADS_1


Ia segera melangkah menuju nakas dan melihat siapa yang telah menghubungi nya.


Arietta tersenyum kala melihat suami nya sedang menghubungi nya dengan panggilan video.


" Hai,,sayang ku," ucap aditya di seberang panggilan video nya.


" Hai,, suami ku ," ucap arietta tersenyum


" Kamu lagi ngapain??" ucap aditya tanpa berkedip.


" Aku baru saja selesai mandi," ucap arietta menatap sang suami.


" Kau sangat menggoda," ucap aditya menatap damba istri nya


" Benarkah," ucap arietta tersenyum


Aditya segera mengatakan rencana nya untuk meminta sang istri membawa makan siang nya.


Entah mengapa siang ini aditya sangat menginginkan makanan dari rumah nya.


POV aditya


" Aku akan membuat istriku menjadi istri yang sangat bahagia di dunia ini,


aku tidak mengerti dengan diri ku saat ini, aku begitu takut kehilangan diri nya.


"Saat dia marah hati ku merasa sangat sakit, aku menjadi lemah karena seorang gadis, hari ini aku akan memberinya sebuah bukti cinta ku pada nya" batin aditya melihat kalung yang ingin ia berikan kepada sang istri .


Setelah menutup panggilan video nya arietta mulai mengenakan pakaian nya, ia memakai dress putih dengan motif bunga yang menambah kesan cantik.


Setelah selesai, kini arietta segera turun menuju meja makan dan meminta sang bibi membantunya menyiapkan makan siang untuk suami nya.


Sang bibi sangat bahagia dengan perubahan tuan aditya saat ini, bi tuti sangat mengerti tentang tuan nya selama ia bekerja di sini.


Tuan nya itu tidak pernah ingin makan siang di rumah atau sekedar di bawakan makan siang ketika sang mama berkunjung ke mansion ini.


Kini ia sudah menemukan wanita yang tepat yang dapat merubah segala kebiasaan nya.


Kini arietta sudah berada di dalam mobil yang melaju kencang, sang supir senantiasa mengantarkan tuan dan nona muda nya kemanapun mereka pergi.


Setelah lebih dari dua puluh menit kini arietta telah tiba di depan area kantor suami nya.


Sang supir menghubungi tuan nya untuk memberitahu jika mereka sudah tiba.


Aditya yang mengetahui sang istri sudah tiba segera melangkah untuk menemui nya dan mengirim pesan kepada sang sekertaris.


" Aku sedang bersama istriku jangan sekalipun menganggu" begitulah isi pesan yang dikirim aditya.


Arietta turun dari mobil dengan membawa makan siang untuk suami nya, ia menatap bangga gedung bertingkat yang sangat mewah di hadapannya.


Saat yang sama aditya sudah berada di hadapan sang istri yang terlihat sangat cantik.


" Kau baik baik saja?" ucap aditya menghampiri sang istri


" Aku sangat baik,," ucap arietta tersenyum

__ADS_1


Aditiya langsung memeluk sang istri dengan sangat bahagia, ini pertama kali nya ia membawa seorang wanita ke dalam kantor nya.


Aditya membawa sang istri melangkah menuju ruangan pribadi nya, ia memeluk pinggang sang istri dengan sangat posesif.


Semua mata tertuju pada pasangan ini, para karyawan tentu sangat iri dengan takdir baik yang menimpa gadis di samping tuan nya.


" Wah sangat cantik,," ucap salah satu karyawan pria


" Mereka terlihat sangat serasi, " ucap karyawan lain wanita membenahi kaca mata nya.


" Itu istri tuan aditya kan,?" ucap karyawan yang bersama keduanya.


" Benar,," ucap karyawan pria menimpali.


" Ternyata lebih cantik saat melihat nya langsung," ucap karyawan wanita berkaca mata tersebut


Begitulah kata kata yang keluar dari mulut para karyawan aditya, mereka terus memuji pasangan yang selalu romantis ini.


Saat ini arietta sudah berada di ruangan kantor suami nya, aditya membawa sang istri untuk duduk di sofa yang biasa nya ia gunakan untuk beristirahat


" Aku sangat merindukan mu" ucap aditya mencium bibir arietta sekilas.


" Aku juga," ucap arietta tersenyum


Aditya mulai mengeluarkan kalung untuk sang istri dari laci meja kerjanya, ia melangkah menuju sang istri yang tengah sibuk dengan ponsel nya.


" Apa kau merasa nyaman di sini, " ucap aditya tersenyum.


Arietta hanya mengangguk dan tersenyum, saat ini ia sangat bahagia bisa melihat ruangan kerja suami nya.


Saat yang sama aditya menggenggam tangan arietta dan mulai mencium nya.


" Aku sangat mencintai mu," ucap aditya mencium tangan lembut sang istri


" Aku juga mencintai mu suami ku," ucap arietta tersenyum manja.


Aditya mulai membuka kalung tersebut dan memperlihat kan nya kepada sang istri. arietta tentu sangat senang dengan apa yang ia lihat.


" Ini untuk mu," ucap aditya tersenyum.


" Untuk ku," ucap arietta tak percaya


" Ini adalah bukti cinta ku,," ucap aditya mengedipkan sebelah mata nya.


" Kau sangat manis," ucap arietta tersipu


Aditya mulai memakaikan kalung cantik itu di leher putih istri nya, arietta sangat bahagia dengan sikap manis suami nya ini.


" Apa ini terlihat cantik,,??" ucap arietta memegang kalung yang saat ini ada di leher putih nya


" Kau sangat cantik,, aku tidak dapat berpaling dari yang lain,," ucap aditya menatap damba sang istri.


Arietta tersenyum manis melihat aditya seromantis ini pada nya. aditya segera memeluk sang istri dan berkali kali mencium pucuk kepala istri cantik nya.


Ini ada lah bukti cinta aditya yang kesekian kali nya, ia akan tetap berusaha untuk memberi lebih banyak tanda cinta untuk sang istri.

__ADS_1


Ia ingin membuat sang istri selalu mengingat cinta suci nya hingga kapan pun, di manapun ia berada.


__ADS_2