
Setelah cukup lama beristirahat di hotel tersebut, aditya memutuskan untuk kembali ke mansion nya,
Arietta sangat setuju dengan apa yang aditya inginkan, ia sudah tidak nyaman berada di hotel yang menurut nya tidak aman ini.
Setelah memberikan susu kepada putra nya, arietta mulai membereskan perlengkapan mereka.
Aditya turut membantu sang istri untuk mengemas barang bawaan mereka ke dalam tas nya.
" Apa tidak ada yang tertinggal ??" ucap aditya menatap sang istri.
" Seperti nya tidak,," ucap arietta tersenyum.
Aditya menatap wajah cantik sang istri yang terlihat sibuk menyusun botol susu buah hati nya.
Aditya mencium bibir manis sang istri dengan tiba tiba, arietta yang mendapat sentuhan dari suami nya mulai mengehentikan aktifitas nya.
Aditya ******* nya dengan lembut dan sangat mesra, ia tidak habis pikir dengan diri nya yang selalu ingin menyentuh sang istri di setiap saat.
Arietta tersenyum di sela ciumannya, ia sangat terkekeh dengan sikap mesum suami nya setiap saat.
**
Setelah beberapa menit, kedua nya sudah selesai mengemas barang barang nya.
Aditya mendekap tubuh putra nya erat dan mulai melangkah meninggalkan hotel tempat mereka menginap.
Aditya mulai membawa alih tas yang saat ini ada di tangan sang istri nya, arietta tersenyum dan mulai menyerahkannya tas tersebut kepada suami tampannya.
Saat tengah melangkah menuju mobil mereka, langkah arietta terhenti saat ia melupakan sesuatu, ia menatap suami nya yang saat ini juga menatap nya.
" Ada apa sayang,,??" ucap aditya menatap sang istri.
" Seperti nya aku melupakan ponsel ku,," ucap arietta tersenyum.
Aditya terkekeh dengan sikap sang istri, ia pun segera melangkah untuk mengambil ponsel sang istri yang tertinggal, akan tetapi arietta mencegah nya. arietta ingin mengambil sendiri ponsel nya yang berada di kamar hotel tersebut.
Aditya pun tersenyum dengan permintaan sang istri, ia pun mulai melangkah menuju mobil yang terparkir di depan hotel ini.
Arietta yang tengah berada di koridor hotel tersebut mulai merasa tidak tenang, ia merasa jika saat ini ada seseorang yang terus mengikuti nya.
" Aku merasa jika ada orang yang mengikuti ku,," batin arietta.
Arietta segera melangkah dengan terburu buru, ia pun segera membuka pintu hotel dan segera mengambil ponsel nya yang terletak di atas nakas tersebut.
Setelah mendapatkan ponsel nya, arietta mulai melangkah meninggalkan kamar hotel tersebut.
Langkah nya terhenti saat seseorang menghadang nya, seorang pria dengan senyuman smirik nya tengah berada di hadapannya.
Paria tersebut menatap damba ke arah nya saat ini, arietta yang merasa takut mulai menghubungi suami nya dengan cepat.
Pria tersebut mulai mendekat kearah arietta yang terlihat sangat cantik tersebut.
" Siapa kau,,??" ucap arietta gugup
" Aku hanya ingin kamu cantik,," ucap pria tersebut.
" Aku tidak mengenal mu, " ucap arietta berlalu dari hadapan pria tersebut.
Saat tengah melangkah arietta sungguh terkejut saat lengannya di cekal oleh pria tersebut, ia merasa jika lengannya terluka saat pria tersebut mulai menahan tangannya.
Arietta segera menarik nya, akan tetapi pria tersebut dengan sangat kuat menahannya.
" Lepas, siapa kau ??" ucap arietta takut.
__ADS_1
" Aku akan memiliki mu sayang,," ucap pria tersebut menatap arietta damba.
" Tolong,,,"teriak arietta.
" Jangan berteriak sayang, " ucap pria tersebut dengan senyum nakal nya.
POV rehan
Nama ku rehan, aku sudah lama bekerja di hotel ini, aku sering melihat pengunjung di sini setiap hari nya, akan tetapi aku tidak pernah merasakan hal ini sebelum nya.
Saat aku menatap nya, aku merasa jika hati ini membutuh kan nya, dia sangat cantik dan manis saat tersenyum.
Aku tidak dapat berpaling dari wajah cantik itu, aku tau ini perasaan yang salah karena gadis cantik itu sudah memiliki suami, akan tetapi perasaan ku mengatakan ingin selalu bersama nya.
Hari ini aku akan mengikuti kemanapun ia pergi, aku mengamati gadis cantik itu saat keluar dari hotel tempat ku bekerja, aku ingin menunggu waktu yang tepat untuk bisa menculik nya.
Kini aku melihat jika gadis incaran ku tengah berjalan sendiri tanpa suami di samping nya, aku pun segera mengikuti nya dan mulai menjalankan rencana ku.
Aku mulai menahan langkah nya dan mulai menatap nya, aku sangat bahagia melihat nya lagi, aku jatuh cinta saat pertama melihat nya waktu mengantar makanan yang ia pesan.
Aku terus memandangi nya yang tengah tersenyum dengan buah hati nya, akan tetapi suami dari gadis itu terlihat tidak suka dan mulai mengusirku.
Dan saat itu aku berjanji kepada diriku sendiri untuk bisa mendapat kan cintanya.
*
Aditya yang sedang meletakkan putra nya mulai tidak tenang, ia merasa jika sang istri sudah terlalu lama pergi dan belum kembali hingga saat ini, Pikirannya teralihkan saat melihat ponsel nya yang bergetar di atas kursi kemudi.
Aditya segera melihat siapa yang tengah menghubungi nya, ia melihat nama sang istri tertera di layar ponsel nya saat ini.
Tanpa menunggu lama aditya segera menjawab nya, ia mendengar jika sang istri meminta pertolongan dari seberang telponnya.
" Tolong,,,lepaskan,," ucap arietta berteriak.
" Ha..ha...ha....pria tersebut tertawa dengan kencang.
Aditya segera meletakkan buah hati nya yang sedang terlelap, dan meninggalkan nya di dalam mobil.
Aditya segera melangkah menuju di mana sang istri berada saat ini, ia sangat tau siapa yang sedang bermain dengannya.
Aditya melangkah dengan sedikit berlari, ia mencari di mana sang istri berada dengan ponsel yang masih berada di telinganya.
" Lepaskan,," teriak arietta
Aditya segera mempercepat langkah nya menyusuri koridor hotel tersebut, ia sangat mrah saat mendengar teriakkan wanita yang sangat ia cintai.
Saat yang sama, aditya melihat sang istri tengah di seret oleh seorang pria yang ia temui di hotel beberapa jam yang lalu.
Aditya segera berlari dan mulai memukul pria tersebut
" Kurang ajar kau,,," ucap aditya marah
" Bughh..bugh... aditya menghajar pria tersebut hingga tersungkur.
Arietta segera memeluk suami nya erat, ia sangat terpukul dan sedikit terluka akibat ulah pria asing tersebut.
" Aku takut,, hickk...hick..." ucap arietta menangis.
" Kamu sudah aman sekarang sayang,," ucap aditya memeluk erat sang istri.
Aditya segera menelpon seseorang untuk melaksanakan rencana nya, setelah beberapa menit' orang yang ia perintahkan sudah tiba di hadapannya.
" Kamu tau kan ,,apa yang harus kamu lakukan,??" ucap aditya menatap tegas dua pria yang ada di hadapannya.
__ADS_1
Kedua pria tersebut mulai mengangguk, detik berikut nya kedua pria tersebut mulai membawa pria yang sedang tak sadarkan diri keluar dari hotel tesebut.
Aditya mulai menatap sang istri dengan lekat, ia mencium pucuk kepala nya berkali kali.
" Apa kau masih takut,,??" ucap aditya menatap sang istri.
" Hanya sedikit ,,," ucap arietta lemah.
Aditya segera mengendong tubuh sang istri, ia juga melihat jika lengan istri cantik nya terluka akibat ulang pria kurang ajar tersebut.
Aditya segera melangkah menuju mobil dengan terburu-buru, ia pun segera meletakkan sang istri di kursi depan kemudi mobil nya.
Aditya menutup mobil nya dengan perlahan, dan mulai menatap sang istri yang saat ini tengah terdiam.
" Sayang,," ucap aditya mencium kening arietta.
" Dia sangat jahat,," ucap arietta menangis.
" Aku sudah memberi nya hukuman yang setimpal,," ucap aditya memeluk sang istri erat.
" jika tidak ada diri mu, aku tidak mengerti dengan diri ku....." ucap arietta tertahan karena aditya sudah ******* bibir nya lembut.
" Aku tidak ingin mendengar hal yang membuat ku sakit,," ucap aditya menyatukan hidung nya.
" Aku sudah berjanji akan melindungi mu, menjaga mu, hingga aku tidak dapat bernapas lagi,," ucap aditya di sertai deru napas yang tidak beraturan.
" Aku sangat mencintaimu aditya,," ucap arietta menangis.
Aditya memeluk erat sang istri yang kini sedang menangis, ia juga merasakan sakit jika melihat sang istri seperti ini.
" Kau terluka, aku akan mengobati nya,," ucap aditya mencium pucuk kepala istri nya.
Arietta melerai pelukannya, ia menatap lekat suami yang kini menatap nya.
Aditya mengambil kotak obat yang ada di laci mobil nya, ia mulai membersihkan luka yang ada di lengan putih sang istri.
" Apa ini sakit,,??" ucap aditya meniup luka sang istri.
Arietta hanya mengangguk dan tersenyum, ia sangat bahagia saat suami nya selalu menepati janji nya, arietta mulai mengingat putra nya saat ini dan mulai menanyakan nya kepada suami nya.
Aditya memberitahukan jika putra nya tengah tertidur lelap di kursi belakang mobil ini, arietta tentu tersenyum dan melihat kearah putra nya yang kini terlelap dengan damai nya.
Ia sangat takut jika pria gila tadi akan membawa diri nya jauh dari sang putra dan suami nya, ia tidak dapat membayangkan jika hal itu terjadi.
Akan tetapi ia sangat bersyukur tuhan telah mengirimkan suami sekaligus pelindung untuk diri nya.
Aditya dengan hati hati membersihkan luka yang ada di lengan istri nya, arietta terlihat menahan rasa sakit nya' saat aditya mulai mengobati nya.
" Aawww..." ucap arietta menahan sakit
" Tahan sayang, sedikit lagi " ucap aditya meniup luka tersebut.
Aditya merasakan sesak di dada nya saat ini, ia tidak dapat menyembunyikan rasa sakit nya, saat melihat istri yang sangat ia cintai mengalami hal seperti ini.
Kini aditya sudah selesai mengobati luka di lengan sang istri, ia mulai menatap sang istri yang juga menatap nya.
" Apa masih terasa sakit,??" ucap aditya membelai pipi sang istri.
" Hanya sedikit,," ucap arietta tersenyum.
"Kau adalah dunia ku saat ini, aku tidak akan membiarkan diri mu terluka lagi seperti ini,," ucap aditya menatap sang istri.
" Terima kasih, kau selalu ada untuk ku,," ucap arietta tersenyum.
__ADS_1
Aditya sangat bahagia melihat sang istri mulai tersenyum kembali, ia pun memeluk nya dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang, ia berjanji akan menjaga wanita yang kini hinggap di hati nya dan selalu memenuhi semua pikirannya.
Pertemuan kedua nya membuat cinta tumbuh dengan sempurna, kini aditya selalu menepati janji nya kepada gadis yang telah sepenuh nya menguasai seluruh jiwa nya.