
Kini aditya dan juga arietta sudah tiba di depan mansion nya, aditya segera turun dan membukakan pintu untuk sang istri, ia menggenggam tangan sang istri dan mulai melangkah menuju kamar mereka.
Arietta merebahkan tubuh lelah di atas kasur, ia merasa jika bayi di dalam perut nya mulai merespon seperti merasakan hal yang sama dengan sang ibu.
" Kau juga merasakan kebahagiaan ini, " batin arietta mengelus perut yang sedikit membesar.
Aditya melepas jas nya dan melemparkan nya ke sembarang arah, ia pun mulai berbaring di samping sang istri yang tengah tersenyum.
" Apa kau sangat bahagia hari ini??, " ucap aditya menatap sang istri.
"tentu,. " ucap arietta menatap sang suami.
"kau sangat cantik, " ucap aditya tersenyum
" Kau selalu saja menggombal, " ucap arietta memukul dada bidang sang suami.
Aditya menahan tangan sang istri yang hendak menjauh dari tubuh nya, ia mengecup nya dengan sangat lembut.
Aditya menatap arietta cukup lama sehingga membuat nya begitu terpesona.
" Ada apa,??" ucap arietta bingung
" Aku tidak ingin dia menatap mu, " ucap aditya datar
Arietta mengerti apa yang aditya maksud, ia pun segera mencium bibir suami nya dengan mesra.
" Kau jangan memikirkan nya lagi, aku tidak suka " ucap arietta sensual.
Aditya seakan terpesona dengan sang istri yang mulai menggoda nya, ia segera ******* bibir manis sang istri dan mulai meremas gundukan kenyal yang saat ini semakin membesar saja.
Arietta mendesah nikmat kala aditya bermain di bawah sana, siang ini kedua nya telah kembali menyatukan cinta yang luar biasa.
Aditya seakan tidak pernah merasa puas dengan tubuh sang istri yang selalu menggoda jiwa nya.
" Aku menyukai setiap yang ada di tubuh mu, " ucap aditya merebahkan tubuh nya di samping sang istri.
"Kau sangat mesum, " ucap arietta menyentuh dagu sang suami dengan jari lentik nya.
" Aku bisa melakukan nya lagi jika begini, "ucap aditya berbisik.
Arietta mulai bergeser sedikit dari sang suami, ia tidak ingin suami mesum nya melakukan untuk kedua kalinya. arietta terus bergeser sedikit dari aditya, akan tetapi aditya terus saja mendekat dan begitu seterusnya
.
arietta tersenyum kala suami nya tengah mengunci dan menahan tubuh nya saat ini, aditya sangat tergoda dengan sikap yang arietta lakukan.
" Aku sangat gila padamu, " ucap aditya menggigit bahu sang istri pelan.
" Aaawww..ucap arietta manja.
Aditya sangat bahagia bisa selalu bermesraan begini dengan sang istri, ia sangat menyukai semua yang ada di tubuh sang istri yang sangat cantik dan mempesona.
Ia rela melakukan apapun agar sang istri selalu bersama nya setiap waktu, setiap saat, bahkan untuk selama nya. ia bahkan mengesampingkan urusan yang lain jika sesuatu bersangkutan dengan sang istri tercinta nya.
Arietta terlelap di dada bidang sang suami, sementara Aditya ia masih setia memandang wajah cantik sang istri yang tengah terlelap.
Aditya mulai membelai punggung sang istri yang putih bersih dan mulai mencium pucuk kepala sang istri dengan lembut.
Aditya mengambil ponsel nya di atas nakas dan segera segera menghubungi seseorang untuk menjalankan rencana nya.
" Aku ingin kau memberi pelajaran kepada orang ini " ucap aditya di seberang telponnya.
" Baik bos, " ucap orang suruhan nya
Aditya mengepalkan tangannya ia meletakkan kembali ponsel nya dengan kasar.
Ia menatap sang istri yang terlelap di dada bidang nya dengan nyaman.
__ADS_1
" Aku tidak suka jika ada yang menatap milikku, " batin aditya membelai pipi sang istri.
Aditya perlahan membaringkan tubuh sang istri dengan hati hati, ia menutup tubuh yang sedang mengandung buah cinta nya dengan selimut.
Aditya segera berlalu ke kamar mandi untuk meredakan amarah nya.
Saat ini aditya belum sepenuh nya melupakan pria yang berani menatap sang istri, ia membasahi tubuh nya di bawah guyuran air untuk menghilangkan segala amarah nya saat ini.
" Shitt...umpat aditya memukul tembok kamar mandi nya.
Aditya mengusap wajah nya kasar, detik berikut nya ia pun keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit pinggang nya.
Saat tengah melangkah, aditya melihat arietta sedang melangkah secara perlahan dengan selimut tebal menutupi tubuhnya. aditya memperhatikan sang istri tengah mengendap endap seperti tengah menginginkan sesuatu.
"Susah sekali berjalan seperti ini, " gumam arietta kesal.
Aditya terkekeh dengan sikap arietta yang terlihat sangat lucu, ia pun terus memperhatikan sang istri yang tengah berusaha mengambil pakaiannya di terletak di bawah lantai.
" Hah....kenapa harus jatuh di sini sih, " gumam arietta mengambil dress dan juga yang lain nya.
Kini Arietta sudah mengambil semua pakaian nya yang berserakan di atas lantai, saat ia dan sang suami melakukan penyatuan cinta nya.
Saat hendak melangkah ia pun di kejutkan dengan aditya yang sudah berada di belakang nya.
"Kau.." ucap arietta gugup
" sedang apa hm.." ucap aditya mendekatkan wajah nya.
Arietta tersipu malu dengan apa yang barusan ia lakukan, ia segera melangkah menuju kamar mandi meninggalkan aditya yang sedang terkekeh.
Aditya tersenyum dengan sikap sang istri yang masih sering tersipu saat ia menggoda nya, istri cantik nya kerap kali melakukan hal yang selalu
membuat nya terhibur.
Kini Arietta sedang merutuki kebodohannya sendiri, ia menutup wajah nya yang terlihat kesal.
Ia pun memutuskan untuk segera membersihkan tubuh nya yang terasa sedikit lengket.
Setelah beberapa menit, arietta sudah selesai dengan aktifitas mandi nya, ia menyadari jika saat ini tidak membawa handuk untuk menutupi tubuh polos nya.
" Ada apa lagi ini ya tuhan, " batin arietta bingung
Arietta perlahan membuka pintu kamar mandi tersebut, ia pun segera memanggil sang suami untuk meminta bantuannya.
" Aditya..." ucap arietta sedikit berteriak.
Aditya yang tengah fokus terhadap ponsel nya mulai menoleh ke arah sang istri, ia segera melangkah menemui sang istri yang sedang memanggil nya.
Aditya melihat sang istri tengah berdiri di ambang pintu dengan hanya mendongak saja.
" Aku lupa membawa handuk, " ucap arietta gugup
" Aku akan mengambil nya, " ucap aditya tersenyum
Arietta memegang jantung nya yang kini berdebar, entah mengapa saat ini ia begitu canggung dengan suami nya.
Aditya sudah kembali membawa handuk untuk sang istri, arietta tersenyum senang karena sang suami sangat perhatian pada nya.
Aditya memberikan handuk tersebut kepada sang istri, ia tersenyum melihat sang istri yang begitu canggung saat ini.
" Terima kasih ," ucap arietta menerima handuk tersebut dan menutup pintunya.
Setelah beberapa menit kini arietta sudah memakai handuk nya. ia segera melangkah keluar dari kamar mandi dengan bersenandung ria.
Aditya yang tengah fokus terhadap ponsel nya seketika menghentikan aktifitas nya, ia melihat sang istri tengah melangkah dengan hanya menggunakan handuk menampakkan paha putih mulus nya.
Aditya tersenyum dan mulai memeluk sang istri dari belakang.
__ADS_1
"Kau sangat wangi, " ucap aditya menghirup aroma tubuh sang istri.
Arietta tersenyum dan tersipu saat suami nya selalu bersikap mesra begini kepada nya.
"Kau sangat manis, " ucap arietta tersenyum.
Aditya melerai pelukannya, ia tidak ingin sang istri sakit karena ulah nya saat ini.
setelah beberapa menit kini arietta sudah mengenakan pakaiannya. ia memoles wajah nya agar terlihat semakin cantik di depan suami bucin nya.
Arietta menghampiri sang suami yang tengah berdiri di atas balkonnya dan mulai memeluk nya.
" Kau sedang apa, " ucap arietta manja.
" Kau sudah selesai ??" ucap aditya tersenyum.
" Sudah , aku sangat lapar saat ini ," ucap arietta menatap sang suami.
Aditya terkekeh dengan perkataan sang istri, mereka segera melangkah menuju ruang makan yang ada di lantai dasar.
*
Di lain tempat seorang pria sedang terikat di sebuah kursi yang ada di sebuah gudang, ia berusaha terus memberontak agar bisa terlepas dari ikatan tersebut.
" Lepaskan , siapa kalian ??" ucap pria tersebut.
"Jangan coba coba untuk kabur sialan, " ucap pria berbadan besar tersebut.
" Kalian siapa ha..untuk apa menculik ku??" ucap pria itu yang tak lain adalah leon,
" Kamu akan segera tau, " ucap pria bertubuh besar tersebut dan berlalu meninggalkan leon di atas kursi yang sedang terikat.
\*
kini kedua nya telah menghabis kan makan malam nya, arietta merasa jika ia sudah terlalu kenyang saat ini.
Aditya yang memperhatikan sang istri mulai tersenyum dan menggoda nya.
"Kau tidak ingin memakan ini ,?"ucap aditya menyodorkan makan penutup kepada sang istri.
" Aku sudah sangat kenyang, " ucap arietta tersenyum.
Aditya pun terkekeh dengan penuturan sang istri, ia sangat bahagia selalu bisa bersama sang istri setiap saat.
Kini mereka masih berada di meja makan tersebut, arietta sedang mengobrol dengan bi tuti sedangkan aditya tengah fokus pada ponsel nya.
Aditya terlihat tersenyum saat mendapat pesan dari orang suruhannya. ia segera berpamitan dengan sang istri dan mulai melangkah melajukan mobil nya.
"Aku akan segera kembali, " ucap aditya mencium kening sang istri.
Arietta yang melihat sikap suami nya menjadi curiga, akan tetapi ia berusaha untuk mengusir segala pikiran buruk tentang suami nya saat ini.
Setelah berpamitan dengan sang bibi, arietta segera melangkah menuju kamar mereka, ia masih saja berpikir tentang suami nya saat ini. ia merasa jika sang suami tengah menyembunyikan sesuatu.
__ADS_1