
Saat ini kedua nya sudah berada di kamar nya, aditya menuntun sang istri untuk beristirahat di atas ranjang nya.
Mereka membiarkan buah hatinya di rawat oleh kedua orang tua aditya, kerena sang istri masih terlihat sedikit lemah akibat persalinannya.
Kedua orang tua aditya sangat bahagia melihat sang cucu bersama diri nya, mama niken yang di bantu bi tuti untuk merawat bayi mungil yang terlihat tampan ini.
Saat ini aditya sedang berada di kamar mandinya, ia mulai membersihkan diri nya yang terlihat berkeringat.
Setelah beberapa menit, kini aditya telah menyelesaikan ritual mandi nya.
Ia segera keluar dan melangkah menuju lemari pakaiannya.
Arietta yang sedang memainkan ponselnya mulai menatap sang suami, ia memperhatikan tubuh suami nya yang terbalut handuk saja.
" Kenapa aku jadi gugup,," batin arietta tersenyum.
Saat ini, aditya sedang memperhatikan sang istri lewat pantulan cermin di hadapannya. ia dapat melihat sang istri yang tengah menatap nya dengan tersenyum.
Aditya tidak segera mengambil pakaiannya, ia berniat untuk menggoda istri cantik nya terlebih dulu.
Aditya mulai menghampiri sang istri yang sedang fokus terhadap ponsel nya.
" Ada yang ingin kau katakan??" ucap aditya duduk di samping sang istri.
" Tidak ada, " ucap arietta berbohong.
" Kau sudah menggoda ku saat ini,," ucap aditya mendekatkan wajah nya.
Arietta hanya tersenyum dengan perkataan suami nya, ia tidak menyangka jika suami tampannya ini dapat menebak pikirannya.
Aditya mulai mendekatkan wajah nya dan menarik tekuk leher sang istri dan mulai ******* bibir manis sang istri yang sejak tadi menggoda diri nya.
Arietta tersenyum saat aditya mencium nya, jari lentik nya mulai menyusuri dada bidang sang suami yang tidak tertutup apapun.
Aditya memejamkan mata nya sesaat , ia merasakan setiap sentuhan dari wanita yang sangat ia cintai ini.
Mereka berciuman dengan mesra dengan tangan sang istri yang sudah melepas lilitan handuk sang suami.
Aditya merasakan jika saat ini ia sudah terbakar gairah dan hasrat, istri cantik nya sudah membuat tubuh dan jiwa nya merespon dengan sangat cepat.
Aditya mulai membaringkan tubuh sang istri di atas ranjang, ia memandangi wajah cantik sang istri yang kini ada di bawah nya.
" Kau sangat cantik istriku,," ucap aditya menatap damba.
" Kau juga terlihat tampan,," ucap arietta tersenyum.
Aditya mulai ******* kembali bibir manis yang menjadi candu nya, sedangkan arietta mulai mencengkram kuat bahu aditya untuk menahan desahannya.
Kini mereka kembali menyatukan cinta setelah beberapa hari ini tidak melakukannya.
Aditya terlihat sangat bahagia bisa melakukannya lagi bersama sang istri.
Aditya mencium kening istri nya cukup lama, ia menikmati setiap sentuhan yang membuat nya hampir gila setiap hari nya.
__ADS_1
Aditya berbaring di samping sang istri dengan tubuh polos berbalut selimut.
Ia menatap sang istri yang juga menatap diri nya, arietta membelai wajah aditya dengan jari lentik nya, ia merasakan kebahagiaan luar biasa setelah bertemu dengan pria tampan ini.
" Apa kau ingin menggodaku kembali,," ucap aditya menahan jari lentik sang istri.
" Tidak, aku hanya..." ucap arietta tersenyum.
" Hanya apa hm.." ucap aditya penasaran.
Arietta mulai mendekat kan wajah nya, ia menatap sang suami yang terlihat sangat menginginkannya.
" Kau selalu saja tergoda oleh ku,," ucap arietta berbisik.
" Kau selalu membuat ku gila,," ucap aditya ******* bibir manis sang istri.
Arietta tersenyum saat aditya mulai menyentuh nya kembali, ia tidak menyangka jika cinta suami nya begitu besar kepada diri nya.
" Kau selalu tidak dapat mengendalikan nya,,"bisik arietta
" Kau membuat ku lupa segalanya,,"ucap aditya menatap damba.
Aditya menyatukan hidung mancung nya dengan hidung sang istri, kedua nya merasakan cinta yang sangat indah dan dalam.
Arietta menatap aditya dengan tersenyum, detik berikutnya ia mulai mencium kening suami nya cukup lama.
Ia mencurahkan segala isi hati nya kepada suami tercinta nya.
" Aku mencintai mu,," ucap arietta berbisik.
" Aku juga sangat mencintaimu, saat ini, nanti dan untuk selamanya,," ucap aditya menatap arietta dengan damba.
Kedua nya berpelukan dengan sangat erat, saat ini kedua nya sedang di mabuk asmara yang sempat tertunda.
Walau sudah lebih dari setahun mereka menikah, cinta dan kasih sayang nya tidak kurang sedikit pun.
Cinta kedua nya semakin bertambah dengan seiring berjalannya waktu.
Arietta melerai pelukannya' dan menatap sang suami yang juga menatap nya.
" Aku ingin melihat bayi kita,," ucap arietta tersenyum.
" Aku masih ingin berduaan bersama mu,," ucap aditya mencium pipi sang istri.
" Kita sudah terlalu lama di sini,," ucap arietta tersenyum
" Sebanyak apapun waktu, itu tidak cukup untuk ku,," ucap aditya tersenyum .
.
" Kau sangat bucin,," ucap arietta menyentuh hidung mancung aditya.
Aditya sedikit terkekeh dengan perkataan sang istri, ia pun merasa gemas dengan istri cantik nya yang selalu dapat memenangkan hati nya.
__ADS_1
" Kau selalu dapat memenangkan hatiku,," ucap aditya tersenyum.
Arietta tersenyum menggoda saat aditya menatap nya Kembali, saat ini kedua nya enggan untuk beranjak dari ranjang nya.
Aditya sangat bahagia bisa selalu menikmati waktu berdua dengan istri cantiknya, ia tidak pernah jenuh saat bersama sang istri yang sangat ia cintai.
Begitupun arietta' ia selalu menantikan setiap waktu untuk selalu berdua dengan aditya, ia tidak dapat membendung perasaan rindu nya yang sudah ia tahan sejak beberapa hari yang lalu.
Kini mereka berbincang dan bercanda dengan sangat bahagia , sesekali aditya menggoda sang istri yang terlihat kesal.
Aditya selalu menatap sang istri saat berbicara kepada nya, semua itu tak luput dari perhatiannya.
Semua yang ada di dalam tubuh istri nya, ia selalu menyukai nya. saat arietta mulai berbicara aditya sering tidak fokus mendengarkannya.
Ia hanya fokus terhadap wajah cantik yang ada di hadapannya ini dan mulai mencium nya kembali, arietta sangat terkejut saat aditya mencium bibir nya dengan lembut dan tiba tiba.
Aditya merasakan jika saat ini ia sudah semakin gila kepada istri nya, ia mulai ******* dan meremas gunung kenyal milik sang istri.
Saat sedang menikmati puncak gairah nya, kedua nya di kejutkan dengan suara ketukan pintu.
" Tok..tok...tok...
" Adit,,," panggil mama niken
Kedua nya menjadi bingung saat ini, terlebih lagi saat ini mereka masih terlihat polos dengan selimut yang menutup tubuh kedua nya.
Aditya mulai melangkah menyambar handuk dan mulai menghampiri mama nya, ia membuka nya perlahan dan hanya menapakkan wajah nya saja di balik pintu.
"Adit,, kamu lama banget buka pintu nya,," ucap mama Niken kesal.
" Adit lagi mandi ma,," ucap aditya berbohong.
" Apa semua baik,??" ucap mama niken menatap sang putra.
" Baik ma,," ucap aditya tersenyum.
Mama Niken ingin melangkah masuk untuk menemui sang menantu, akan tetapi aditya mencegahnya nya.
Aditya berbohong jika saat ini ia belum mengenakan pakaiannya, mama niken terkekeh dengan sikap sang putra yang sudah dewasa.
Akhirnya mama niken berlalu dari hadapan aditya dengan perasaan yang bahagia.
Sedangkan aditya ia memegang jantung nya yang berdebar saat menghadapi mama nya.
Arietta yang mendengar aditya bergumam' sedikit terkekeh, ia mulai menatap sang suami yang tersenyum kepada nya.
" Kau sangat pintar berbohong,," ucap arietta tersenyum.
" kau membuat ku seperti ini,," ucap aditya memeluk sang istri erat.
Arietta terkekeh dengan sikap suami nya ini' ia membalas pelukan suami nya yang begitu erat.
Kini kedua nya larut akan kebahagiaan yang sangat mereka nantikan di setiap saat dan di sepanjang hari nya.
__ADS_1