Gadis Pemilik Hati

Gadis Pemilik Hati
Merasa tersentuh


__ADS_3

Pagi ini, aditya tengah bersiap untuk berangkat ke kantor nya, ia mulai mengenakan pakaiannya dan juga sepatu nya sendiri, ia terlihat cemberut saat sang istri tidak membantunya pagi ini.


Ia pun memperhatikan sang istri cantik nya yang tengah menemani putra nya, arietta tersenyum kala melihat wajah suami nya yang terlihat cemberut saat ini.


Ia pun segera menghampiri aditya yang terlihat sedang memakai dasi nya dengan begitu kesal.


" Apa kau butuh bantuan,,??" ucap arietta tersenyum.


" Kau sudah mengabaikan ku pagi ini,," ucap aditya menarik pinggang arietta.


Arietta tersenyum dengan perkataan suami nya, ia pun mulai memakai kan dasi di leher sang suami dengan lembut., aditya menatap wajah istri nya yang begitu mempesona, ia pun mulai ******* bibir manis sang istri yang begitu membuat nya tergila gila.


" Aku akan telat pulang hari ini,," ucap aditya menatap istri cantik nya.


" Apakah kamu sangat sibuk,,??" ucap arietta tersenyum.


" Apa kau membutuhkan bantuan suami tampan mu ini,,??" ucap aditya menggoda.


" Hm...aku ingin berbelanja saja,," ucap arietta manja.


Aditya menjelaskan jika ia tidak dapat menemani sang istri, arietta juga mengerti jika suami nya sangat sibuk' sebab beberapa hari ini ia sudah meninggalkan pekerjaan nya.


Akan tetapi ia harus berbelanja' karena barang yang sangat ia butuh kan sudah habis.


Arietta mengatakan jika ia akan pergi sebentar saja, akan tetapi aditya melarang nya karena tidak ingin terjadi hal seperti beberapa waktu yang lalu.


" Aku tidak ingin kau pergi sendiri sayang,," ucap aditya tersenyum.


" Aku akan meminta bibi menemaniku,," ucap arietta manja.


Aditya terkekeh dengan sikap sang istri, ia pun selalu kalah dalam setiap hal yang berkaitan dengan istri cantik nya ini.


Aditya segera menghubungi bi tuti untuk pergi ke kamar nya sekarang, setelah beberapa menit bi Tuti sudah berada di depan pintu kamar mereka, arietta segera mempersilahkan masuk dan mulai tersenyum.


" Bisakah bibi menemani arietta siang ini,,"ucap aditya menatap bi Tuti.


" Bisa tuan,," ucap bi tuti tersenyum.


Arietta tersenyum dengan perkataan dari sang bibi, ia pun mulai meminta untuk membawa putra nya ke kamar nya saat ini' karena ia akan memeriksa perlengkapan yang sudah habis.


Bi tuti dengan senang hati mendekap tubuh mungil bayi tampan ini, ia mulai melangkah meninggalkan ponakan cantik dan juga suaminya di kamar tersebut.


Aditya menghampiri arietta yang terlihat tersenyum, ia jadi penasaran dengan apa yang ingin arietta beli hingga ia tidak dapat menunggu nya.


"Apa kau sangat menginginkan benda tersebut,,??" ucap aditya menatap sang istri.


"Aku sangat membutuhkannya saat ini,," ucap arietta tersenyum.

__ADS_1


" Aku tidak mengerti dengan maksud mu sayang,," ucap aditya tersenyum.


" Hm...aku sedang membutuhkan pembalut saat ini,,"ucap arietta malu.


" Pembalut,,??" ucap aditya bingung.


Aditya seketika terdiam saat sang istri mengatakannya, ia mengerti jika saat ini sang istri tengah mendapat tamu bulanan nya.


" Aku tidak dapat menyentuh nya saat ini,," batin aditya


Arietta terlihat bingung saat melihat respon sang suami, ia pun mulai terkekeh saat suaminya berpikir tentang hal mesum nya.


" Kau baik baik saja,," ucap arietta tersenyum.


" Apa itu akan lama,," ucap aditya menatap sang istri.


" Kau sangat lucu,,," ucap arietta mencium bibir aditya lembut.


Aditya pun mulai membalas ciuman dari istri cantik nya, arietta pun mulai tersenyum di sela ciumannya.


*


Kini kedua nya sedang berada di meja makan , arietta dengan lembut menyiapkan sarapan untuk suami tampannya ini, aditya menatap wajah sang istri yang sangat cantik, ia pun mencium lengan sang istri yang tengah menyiapkan sarapan untuk nya.


," Apa ini cukup,,?" ucap arietta tersenyum.


"Apa yang kau lakukan, jika bibi melihat bagaimana, " ucap arietta bingung.


Aditya tersenyum melihat sikap sang istri, ia pun mulai mencium leher putih sang istri dengan begitu mesra.


Arietta terlihat kesal saat suaminya mulai bersikap mesum pada nya, ia sangat tidak nyaman saat melakukannya di tempat yang salah.


Arietta segera mengambil sarapan sang suami dan mulai menyendok kan nya kedalam mulut suami nya, aditya terkekeh dan mulai mengunyah makanan yang di berikan oleh istri cantik nya,


" Aku bisa makan sendiri sayang,," ucap aditya mengunyah makanannya.


" Kau akan terlambat jika terus berbicara,," ucap arietta kesal.


Arietta dengan lembut menyuapi suami nya, ia terlihat kesal dengan ulah suaminya pagi ini, setelah beberapa menit kini aditya sudah menghabiskan semua sarapannya, arietta mulai memberikan segelas air putih untuk nya.


Arietta ingin beranjak dari pangkuan suami ya, akan tetapi aditya menahan pinggang nya dengan erat.


" Kau akan terlambat ke kantor pagi ini,," ucap arietta menatap suaminya.


" Aku tidak bersemangat bekerja,," ucap aditya tersenyum.


" Apa ada yang menganggu pikiran mu saat ini,??," ucap arietta penuh selidik.

__ADS_1


" Dia selalu menganggu di setiap waktuku sayang,," ucap aditya datar.


" Apa separah itu,,??" ucap arietta bingung.


Arietta terlihat bingung dengan perkataan suami ya, ia pun mulai berfikir hal apa yang dapat menganggu pikiran suaminya saat ini.


Aditya terkekeh dengan sikap sang istri yang begitu lucu, ia pun mulai mendekap tubuh mungil yang selalu menganggu pikirannya.


" Kau yang selalu menganggu ku' arietta,," ucap aditya membelai rambut panjang sang istri.


Arietta tersenyum dengan perkataan suaminya, ia sangat tersentuh dengan apa yang aditya katakan ,saat ini hati nya begitu berbunga bunga dengan sikap manis suami nya.


" Kau akan terlambat jika terus bersama ku,," ucap arietta manja.


" Aku akan pulang siang ini, aku tidak ingin istri cantikku pergi sendiri,," ucap aditya membelai pipi arietta .


" Benarkah,, kita akan pergi bersama siang ini ??"ucap arietta girang.


Aditya mengangguk dan tersenyum, ia pun mulai mendekatkan wajah nya dengan wajah cantik sang istri.


Aditya mencium bibir manis sang istri dengan lembut, ia pun mulai melangkah meninggalkan istri yang kini tersenyum menatap nya.


Kini aditya sudah berada di dalam mobil yang melaju kencang, ia tersenyum membayangkan wajah cantik dan sikap sang istri yang membuat hari hari nya begitu sempurna.


*


Di lain tempat, arietta sedang bersama buah hati nya yang tengah terlelap, ia pun mulai menghampiri bi Tuti yang kini tengah membersihkan kamar putra nya.


" Bi, kita tidak akan pergi siang ini,," ucap arietta tersenyum.


" kenapa nak,," ucap bi Titi bingung.


"Aku akan pergi bersama aditya saja,," ucap arietta tersenyum.


Arietta mengatakan jika ia akan pergi siang ini dengan suami nya, ia meminta bi tuti untuk membantu mengurus putra nya jika ia sedang pergi.


Bi Tuti dengan senang hati menerima permintaan ponakan nya, ia sangat bahagia ponakannya sering mempercayakan putra nya kepada diri nya.


Arietta merasa sangat bahagia dengan kehidupannya saat ini, ia sangat bersyukur telah mendapatkan pendamping hidup yang selalu mencintai, menyayangi dan selalu ada untuk nya di saat tersulit sekalipun.


*


Di lain tempat aditya masih terlihat sibuk dengan berkas di hadapannya, ia mulai menyelesaikannya dengan cepat agar segera pulang untuk menemani sang istri.


Ia menatap layar ponsel yang terdapat gambar istri cantik nya, ia mulai tersenyum menatap damba wajah cantik yang menawan.


" Dengan melihat mu, dapat melupakan sejenak masalah ku, ijinkan aku bersama mu hingga jantung ini berhenti berdetak,," batin aditya tersenyum.

__ADS_1


Perasaan nya tidak dapat di ungkapkan dengan kata kata, semakin hari cinta nya tumbuh begitu subur di dalam hati nya. ia tidak dapat menahan gejolak cinta yang hinggap di hati nya saat ini dan untuk selama nya.


__ADS_2