
Kini kebahagian kedua nya sudah semakin lengkap dengan hadir nya sang buah hati yang masih di dalam perut sang istri.
Pagi ini aditya sudah di sibuk kan dengan ponsel nya, ia melihat banyak notifikasi dari sang sekertaris.
Ia sedikit marah dengan hasil yang di dapat kan nya pada meeting beberapa hari yang lalu.
" Bagaimana bisa itu terjadi, " ucap aditya marah,
" Maaf bos, mereka melakukan nya dengan sangat rapi " ucap Mario di seberang telpon nya
" Kita harus menyelidikinya " ucap aditya mengusap wajah nya kasar.
Aditya mematikan sambungan telponnya, ia segera memasukkan kembali ponsel milik nya di saku celana nya.
Arietta yang melihat suami nya terlihat marah mulai menghampiri, ia melihat jelas raut wajah suami nya yang terlihat begitu kesal pagi ini.
" Ada apa,," ucap arietta manja.
"Ada masalah sedikit di kantor sayang, " ucap aditya menatap sang istri
" Aku tidak ingin melihat wajah mu seperti ini, " ucap arietta mengalungkan tangan nya.
" Aku baik baik saja,," ucap aditya berbohong
" Aku sangat mengenal mu" ucap arietta tersenyum.
" Kau selalu saja bisa melihat nya, " ucap aditya ******* bibir manis dan merah tersebut.
Mereka berciuman cukup lama dangan sangat mesra, tangan aditya mulai nakal merayap kemana mana di tubuh sang istri, ia mulai meremas gunung kenyal yang membuat nya selalu ingin menyentuh nya.
Arietta yang mendapat sentuhan suami nya mulai
mendesah nikmat.
" Aaahhh...
Aditya memainkan kan nya dan mulai meremas bagian sensitif tubuh istri nya tanpa melepas tautan bibir nya, setelah kedua nya mulai kehabisan oksigen, aditya melepas tautan bibir nya.
Aditya merasa jiwa hasrat nya kembali bergairah saat ini , ia sangat ingin menyentuh istri nya yang terlihat semakin cantik saja.
" Kau akan terlambat bekerja " ucap arietta merapikan dasi suami nya.
" Kau sangat menggoda ku, " ucap aditya setengah berbisik.
" Kita akan melakukan nya nanti " ucap arietta mengedipkan sebelah mata nya.
Aditya kembali bersemangat, ia sudah melupakan sejenak tentang masalah yang ada di dalam benak nya saat ini.
Arietta selalu saja dapat menenangkan hati dan juga jiwa nya yang tengah marah saat ini. ia sangat beruntung memilik istri yang selalu bisa membuat nya lebih bersemangat dan selalu ada untuk nya.
Setelah selesai sarapan kini aditya sudah berada di dalam mobil yang melaju kencang, ia mengambil ponsel nya dan mulai mengirimkan pesan kepada sekertaris nya.
" Adakan meeting pagi ini , saya segera tiba " begitulah isi pesan yang dikirim kan oleh aditya.
Setelah beberapa menit kini aditya sudah tiba di area kantor nya.
Ia segera melangkah menuju ruangan meeting yang sudah di rencanakan oleh nya, semua para karyawan memberi hormat kepada bos yang sangat dingin dan berwibawa ini.
Kini semua telah berkumpul di ruangan meeting yang bernuansa putih tersebut, semua sedang menunggu aditya selaku pemilik perusahaan besar ini.
Aditya sudah memasuki ruangan tersebut, di ruangan tersebut sudah terlihat sang sekertaris dengan beberapa berkas di tangan nya.
Ia melangkah dengan begitu dingin dan tegas, semua yang melihat kedatangan aditya mulai menunduk takut.
" Apakah sudah siap,??" ucap aditya menatap seluruh staf yang berkumpul.
" Sudah tuan ," ucap Mario tegas.
__ADS_1
Kini mereka sudah memulai meeting yang membahas tentang kecurangan para lawan bisnis nya, aditya dengan santai nya memperhatikan semua persentasi yang dilakukan sang sekertaris.
*
Di lain tempat arietta sedang sibuk memasak untuk suami tercinta nya, ia ingin memberi kejutan untuk suami nya hari ini.
Ia berencana untuk membawakan makan siang nya ke kantor sang suami tampan nya.
Setelah selesai memasak' kini arietta dan bi tuti sedang menata makanan dan meletakkan di tempat untuk membawa nya siang ini.
Arietta pun sedang bersiap untuk pergi ke kantor suami nya, ia merasa jika suami nya akan melupakan makan siang nya, karena masalah yang ada di perusahaan milik nya.
Arietta mulai mengenakan dress panjang dengan tali spaghetti menampakan punggung putih nya, dan tak lupa ia memakai outer sebagai penutup nya.
Arietta memoles tipis wajah cantik nya dan mulai memasukkan ponsel ke dalam tas selempang nya.
Setelah berpamitan dengan bi Tuti, arietta melangkah menuju mobil nya, sang supir tersenyum dengan nona muda nya yang terlihat sangat cantik.
" Kita ke kantor tuan ya pak, " ucap arietta tersenyum.
Sang supir mengangguk patuh dengan perkataan nona muda nya, ia pun mulai melajukan mobil nya dengan perlahan
Setelah beberapa menit kini arietta sudah tiba di depan area kantor suami nya, ia mulai mulai melangkah menuju ruangan di mana suami nya berada.
Saat tengah berjalan ia tak sengaja berpapasan dengan sekertaris suami nya yang sedang berbincang dengan karyawan lainnya
Mario yang melihat istri dari bos nya itu mulai menghampiri dan menyapa nya.
" Nona arietta ," ucap mario tersenyum.
" Kamu sekertaris nya tuan aditya bukan??" ucap arietta tersenyum.
" Iya nona, saya mario sekertaris suami anda, " ucap mario tersenyum.
Mario sangat mengangumi wanita cantik di depan nya ini, ia begitu terpesona dengan istri bos nya sendiri ' wajah cantik dengan senyuman yang membuat para lelaki berdebar saat memandang nya.
Arietta tentu saja sangat bingung dengan sikap sekertaris suami nya ini, ia pun mulai sedikit berteriak untuk menyadarkan pria yang ada di hadapan nya ini.
" Mario...Mario..." ucap arietta sedikit berteriak.
"Eh..iya ..ada apa nona " ucap mario gugup.
Arietta mulai memberitahukan kedatangan nya ke kantor ini. ia ingin tau apakah suami nya sedang sibuk atau tidak berada di ruangan nya.
Mario pun menjelaskan jika bos nya sedang sibuk, akan tetapi ia tidak ingin wanita cantik ini kecewa karena sudah datang di kantor ini.
Ia segera mengantarkan arietta untuk menemui bos dingin nya, kedua nya segera melangkah menuju ruangan aditya, kini mereka sudah tiba di depan pintu bertulis kan " CEO dirgantara" , Mario segera mengetuk pintu dengan perlahan.
" Tok..tok..tok...mario mengetuk pintu.
" Saya tidak ingin di ganggu " ucap aditya sedikit berteriak.
" Ada yang ingin bertemu bos!!" ucap mario.
"Saya sedang sibuk " ucap aditya datar.
Arietta yang mendengar perkataan suami nya menjadi terkekeh , ia sangat mengerti tentang sifat aditya' suami nya akan selalu dingin dan tegas dengan siapapun kecuali dengan diri nya.
" Apa kau tak ingin bertemu dengan ku ??" ucap arietta tersenyum.
Aditya seketika terdiam sesaat, ia sangat merindukan sosok yang memiliki suara yang sangat lembut tersebut.
Aditya mulai melangkah meninggalkan berkas di meja nya begitu saja, ia segera membuka pintu dan melihat sang istri yang tengah tersenyum kepada nya.
" Kau.." ucap aditya memeluk sang istri.
" Aku sangat merindukan mu, " ucap aditya mencium pucuk kepala sang istri.
__ADS_1
" Apa kau sedang sibuk " ucap arietta memeluk suami nya.
" Aku akan selalu ada waktu untuk mu sayang " ucap aditya melerai pelukan nya.
Mario yang melihat sikap bos mulai tersenyum, ia sudah mengerti jika bos nya ini sangat bucin dengan istri cantik nya.
Ia pun segera berpamitan dan mulai meninggalkan pasangan yang sangat serasi tersebut.
Aditya segera membawa sang istri masuk ke ruangan nya, arietta mulai meletakkan makan siang suami nya di atas meja yang ada di ruangan tersebut.
Aditya mulai memeluk pinggang sang istri dengan sangat posesif, ia sangat merindukan sang istri yang selalu cantik setiap saat.
" Kau sangat cantik siang ini, " ucap aditya menyelipkan anak rambut sang istri.
" Benarkah,??" ucap arietta manja.
" Kau ingin makan saat ini " ucap arietta menatap aditya.
" Aku akan menyelesaikan nya sedikit lagi ," ucap aditya mencium bibir sang istri sekilas dan melangkah menuju meja kerja nya.
Arietta segera duduk di sofa dan memainkan ponsel nya, ia memperhatikan suami nya yang sangat sibuk dengan laptop dan berkas di hadapan nya.
Arietta melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul satu siang , ia mulai khawatir dengan suami nya yang tak kunjung selesai dengan pekerjaaan nya saat ini.
" Sayang , ini sudah waktu nya makan siang," ucap arietta menghampiri aditya.
" Sebentar lagi ya sayang " ucap aditya tanpa menoleh.
" Kau akan melewatkan makan siang mu saat ini " ucap arietta cemberut.
Aditya tidak merespon perkataan istri nya, ia hanya sibuk menatap laptop dan berkas di hadapannya, arietta terlihat kesal dengan sikap suaminya, ia pun mulai melangkah menuju tempat duduk nya kembali.
Saat hendak melangkah aditya sudah lebih dulu menarik tangan nya, arietta pun terduduk di pangkuan sang suami yang sedang menatap nya dengan damba.
Arietta menjadi gugup dengan tatapan suami nya saat ini, ia juga tidak menyadari jika penutup baju seksi nya sudah sedikit terlepas menampakkan punggung dan dada putih milik nya.
Aditya menelan Saliva nya saat melihat tubuh sang istri yang sangat seksi. ia selalu saja tergoda akan kecantikan wajah dan tubuh wanita yang kini singgah di hati nya.
" Kau milik ku " ucap aditya mulai mencium bibir sang istri.
arietta hanya tersenyum di sela ciuman nya, ia sangat bahagia suami nya dapat merespon kehadiran nya saat ini.
Ciuman yang tadi nya hanya di bibir, kini sudah berpindah di leher putih sang istri, aditya mulai menyesap nya dan menggigit kecil tubuh putih istri nya.
Kini tangan nya sudah mulai nakal menjelajahi setiap tubuh indah istri nya, arietta tersenyum dan selalu menikmati setiap sentuhan yang berikan suami tampan nya.
Siang ini mereka kembali menyatukan cinta yang sangat indah, mereka melakukannya di sebuah kamar pribadi yang ada di ruangan aditya saat ini.
Kini aditya sudah melupakan segala beban pikiran nya untuk sesaat. ia selalu saja kalah dengan istri cantik nya dalam situasi apapun.
Aditya mulai tergolek lemah di samping sang istri, ia mencium kening sang istri cukup lama dan mulai tersenyum.
" Kau selalu dapat mengalahkan ku " ucap aditya menyatukan hidung nya.
"Kau sangat manis," ucap arietta tersenyum sensual.
Aditya langsung ******* bibir merah nan manis yang sangat menggoda nya, saat ini ia sudah hampir gila dengan semua yang ada pada diri istri cantik nya.
Kini mereka berpelukan dengan tubuh polos terbalut selimut, mereka sudah melupakan masalahnya dan juga melupakan siang nya .
*
Cinta ini sangat dalam berada di hati kedua nya, cinta mereka selalu tumbuh subur di hati yang terdalam.
Cinta yang suci selalu bertambah seiring berjalan nya waktu, cinta yang suci tidak akan pernah sirna walau hanya setitik.
Cinta suci selalu bisa menghargai setiap moment, perbuatan, dan ketidak kesengajaan pasangan yang dimiliki.
__ADS_1
...