
Hari ini aditya di perbolehkan pulang oleh sang dokter setelah beberapa hari di rawat di rumah sakit ini. tentu arietta sangat bahagia mendengar kabar baik ini.
Kini kondisi aditya sudah jauh lebih baik, saat ini ia sudah sepenuh nya sehat dan tidak merasakan pusing seperti sebelum nya.
Sang istri selalu saja setia menemani nya selama ia di rawat di rumah sakit ini. seperti yang terlihat pagi ini arietta sedang menyuapi aditya dengan sangat lembut, aditya tentu saja sangat bahagia bisa selalu di perhatikan lebih oleh istri cantik nya.
" Kau harus makan yang banyak, " ucap arietta tersenyum.
" Iya sayang, " ucap aditya manja.
Arietta tersenyum dengan sikap suami tampan nya ini. ia begitu terkekeh dengan sikap manja suami nya yang hanya di tunjukkan saat bersama dirinya saja.
Setelah menghabis kan sarapan nya, kini aditya mulai meminum obat nya, arietta dengan telaten mengurus segala keperluan sang suami saat berada di rumah sakit ini.
Kini arietta tengah bersiap siap untuk kembali ke mansion nya, ia di bantu sang bibi yang sejak pagi sudah tiba untuk membantu mengemas barang barang mereka.
" Apa semua sudah siap bi,??" ucap arietta tersenyum
" Sudah nak, " ucap sang bibi membawa tas nya melangkah meninggalkan sang ponakan dan tuan nya.
Aditya kini sudah terlihat tampan dengan pakaian yang biasa ia gunakan , selama di rumah sakit ia selalu menggunakan pakaian pasien saja, membuat nya sering terlihat cemberut dan kesal.
Arietta yang membantu suami nya sedikit terkekeh, ia sering kali memperhatikan suami nya bergumam tidak jelas tentang pakaian rumah sakit ini.
" Apakah aku terlihat tampan??," ucap aditya tersenyum.
" Kau selalu tampan " ucap arietta menatap sang suami.
Aditya mendekatkan wajah nya dan mulai ******* bibir manis sang istri, sudah beberapa hari ia tidak dapat menyentuh istri nya. selalu saja ada yang menggangu ketika ia ingin melakukan nya.
Setelah beberapa menit kini arietta sudah melepas tautan bibir nya, ia merasakan jika sang suami masih belum sepenuh nya sehat.
Arietta memeluk sang suami erat seakan tidak ingin jauh walau sesaat, sedang kan aditya juga membalas pelukan sang istri dengan sangat erat dan mencium pucuk kepala sang istri dengan mesra.
Setelah beberapa menit kini kedua nya terlihat tertawa, ada rona bahagia yang mereka rasakan saat ini. mereka ingin selalu bisa seperti ini hingga akhir waktu nanti.
*
Setelah memastikan tidak ada barang yang tertinggal, kini kedua nya melangkah meninggalkan ruangan yang bernuansa putih tersebut.
Aditya memeluk pinggang sang istri erat dan mulai melangkah menuju mobil nya.
Kedua nya sepakat untuk tidak memberitahukan keadaan aditya kepada orang tua nya, ia tidak ingin membuat mama dan papa nya merasa sedih.
Aditya sudah memiliki pendamping hidup yang dapat mengurus semua nya mulai dari pakaian, makanan dan tentu saja hati nya.
Kini kedua nya telah berada di dalam mobil yang melaju kencang, sedangkan bi tuti sudah lebih dulu kembali ke mansion nya sejak pagi.
Setelah beberapa menit kini mobil yang di tumpangi kedua nya telah tiba di area depan mansion nya, arietta ingin membantu suami nya, akan tetapi aditya justru menggendong tubuh nya ala bride style.
__ADS_1
" Turunkan aku," ucap arietta protes.
" jangan bergerak nanti kamu jatuh ," ucap aditya menggoda.
Arietta tentu saja langsung terdiam, ia tidak ingin terjatuh ke lantai ini yang akan membuat nya sakit.
Aditya melangkah menuju kamar mereka, saat tiba di depan pintu kamar nya aditya segera menurunkan sang istri dari gendongan nya .
Ia segera membuka pintu dan menggandeng tangan sang istri untuk segera masuk kedalam kamar nya.
Arietta sangat bahagia bisa melihat kamar ini lagi, setelah beberapa hari ini ia dan suami nya pergi meninggalkan nya.
Arietta mulai membantu sang suami untuk berbaring di atas ranjang nya, saat ini suami nya harus beristirahat dengan nyaman, agar kondisi nya bisa semakin lebih baik lagi.
" Kamu harus istirahat ," ucap arietta menyelimuti aditya.
Arietta hendak melangkah meninggalkan suaminya untuk beristirahat, akan tetapi aditya menarik tangan nya dan ia pun terjatuh dalam dekapan Aditya
" Tetaplah di sini, " ucap aditya menatap damba.
Arietta tersenyum dengan sikap aditya, ia pun segera berbaring di samping suami yang selalu ia cintai.
Aditya menatap wajah sang istri lekat, ia pun mendekatkan wajah nya dan mulai ******* bibir manis sang istri, ciuman itu pun mulai berpindah di leher jenjang arietta yang mulus dan putih.
Aditya menyesap nya dengan lembut dan meninggalkan jejak kepemilikan di sana, ia pun mulai menjelajahi setiap inci tubuh sang istri yang selalu dapat menggoda jiwa nya.
" Aku tidak dapat menahannya," ucap aditya di sertai deru napas yang tidak beraturan.
" Kau sangat menggoda, " ucap aditya mencium kening sang istri lama.
Arietta tersipu dengan perkataan suami nya, ia pun mulai menunduk dengan tubuh polos yang terbalut selimut.
Aditya menatap wajah sang istri lama, ia tidak dapat berpaling dengan wajah yang selalu menganggu pikirannya. arietta yang mengetahui hal itu mulai cemas.
" Kau belum tidur,??" ucap arietta menatap suami nya.
"Aku tidak dapat tidur saat duniaku ada di sini, " ucap aditya menatap sang istri.
Arietta tersenyum dengan perkataan manis suami nya, ia pun mengecup pipi aditya cukup lama.
" Aku ingin selalu seperti ini," ucap arietta tersenyum.
" Aku juga, " ucap aditya membawa sang istri ke dalam dekapannya.
Kedua nya mulai terlelap menyusuri alam mimpinya dengan saling berpelukan.
Kedua nya merasakan cinta yang semakin hari semakin tumbuh subur di hati kedua nya.
Cinta yang di awali dengan rasa yang tulus akan menjadikan cinta dapat bertahan cukup lama.
__ADS_1
Rasa cinta yang mereka dapat kan, menjadi hati dan jiwa sebagai dunia nya.
*
Arietta perlahan membuka mata nya, ia merasa jika saat ini perut nya harus segera di isi.
Sejak pagi ia baru memakan roti dan meminum susu saja, karena ia tidak berselera harus memakan nasi dan lauk lainnya.
Ia menatap Aditya yang tengah berbaring di samping nya dengan sangat tampan. ia mulai mencium bibir merah itu dengan perasaan bahagia.
" Aku sangat menyukai mu, " batin arietta tersenyum.
Arietta perlahan meletakkan tangan sang suami dengan lembut, dan segera melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya.
Setelah beberapa menit kini arietta telah siap dengan aktifitas mandi nya, ia pun mulai mengenakan dress dengan bagian punggung yang sedikit terbuka.dan tak lupa memoles wajah cantik nya serta merapikan rambut panjang nya.
Ia pun segera melangkah menuruni anak tangga dan menuju meja makan.
Ia melihat banyak makanan tersaji di sana, ia pun mencari sang bibi yang untuk berterima kasih sudah menyiapkan semua nya
"Bibi, " panggil arietta sedikit berteriak.
" Iya nak, " ucap bi tuti menghampiri.
Arietta memeluk bi Tuti erat, ia mengucapkan banyak terima kasih sudah bekerja keras selama suami nya di rumah sakit.
Bi Tuti senantiasa mengantarkan makan siang serta makan malam ke rumah sakit selama aditya di rawat. ia tidak ingin ponakan nya sakit dengan memakan makanan dari luar rumah.
Bi Tuti membalas pelukan arietta dengan sangat erat, ia sudah menganggap arietta sebagai putri kandung nya sendiri.
Arietta sangat terharu mendengar semua nya, ia pun segera menyantap masakan di hadapannya yang terlihat sangat lezat.
Kini arietta sedang menikmati makanannya, ia merasa sedih karena sang suami tidak dapat menemani nya saat ini.
Saat tengah menikmati makanannya suara bariton yang sangat ia kenal mengalihkan pandangannya.
" Kau tidak menungguku, " ucap aditya melangkah menghampiri sang istri.
Aditya duduk di samping sang istri, ia menatap wajah sang istri yang semakin cantik.
" Kau sangat cantik, " ucap aditya mencium kening arietta lembut.
Aditya pun segera duduk dengan sedikit terkekeh dengan sikap sang istri yang tengah menatapnya tanpa berkedip.
Sedangkan arietta mulai tersadar, dan segera menghidangkan makanan untuk suami nya yang terlihat semakin mesum saja.
Mereka mulai menyantap makanannya dengan sangat lahap.sesekali aditya menggoda istri cantik nya dan membuat sang istri tersipu malu.
Moment ini dapat mereka rasakan kembali setelah peristiwa di rumah sakit, mereka sudah menghabiskan banyak waktu bersama, akan tetapi setiap detik waktu yang mereka lalui tidak dapat mengganti perasaan yang semakin hari membuat nya semakin dalam.
__ADS_1
Cinta hanya butuh waktu yang singkat untuk bisa saling merasakannya, ketika hati sudah berlabuh kepada pilihan yang tepat akan membutuhkan waktu yang lama untuk melalui segala moment yang mereka jalani bersama. disinilah cinta di uji dengan segala rasa sakit, cemburu dan rasa sepi yang melanda hati dan jiwa.