
Tak terasa sudah lebih dari satu bulan mereka menikah, akan tatapi kedua insan ini masih saja bersikap seperti baru pertama bertemu.
Saat ini arietta tengah membantu suami nya bersiap untuk ke kantor. ia mulai membantu memakaikan dasi dan keperluan lain nya.
Mereka berdua terlihat romantis dan sangat harmonis, seperti yang terlihat pagi ini arietta merengek kepada suaminya untuk tidak pergi meninggalkan nya.
Aditya sangat bingung dengan sikap istri cantik nya ini, beberapa hari ini arietta terlihat seperti tak mau jauh dari nya.
" Aku tidak ingin kau pergi" ucap arietta manja
" Aku harus ke kantor sayang," ucap aditya mencium kening arietta
" Aku hanya ingin kau di sini saja,," ucap arietta merengek.
Aditya tidak mengerti dengan sikap istri nya belakangan ini, ia tidak bisa meninggalkan pekerjaan nya saat ini.
Setelah menikah aditya sepenuh nya meninggalkan urusan kantor nya. ia lebih memprioritaskan istri cantik nya ini.
" Aku akan segera pulang jika sudah selesai, " ucap aditya mencium bibir sang istri
" Benarkah,, " ucap arietta tersenyum
" Aku akan membawamu ke taman hari ini,, " ucap aditya tersenyum
"Aku ingin ke pantai saja,," ucap arietta
" Aku akan menuruti semua ke keinginan mu, aku berjanji " ucap aditya menatap sang istri
" Kau yang terbaik,, " ucap arietta memeluk suami nya.
Aditya tentu membalas pelukan istri nya dengan erat, arietta melerai pelukan nya dan menatap suami nya.
Aditya mulai mendekatkan wajah nya dan mulai mencium bibir manis sang istri. arietta juga membalas sentuhan suami nya dengan sangat bahagia.
Setelah beberapa menit kini arietta telah melepaskan tautan bibir nya, ia tersenyum bahagia dengan sikap romantis yang selalu aditya berikan pada nya.
" Kau sangat menggoda ku,,". ucap aditya setengah berbisik
" Hm...kau akan terlambat,, " ucap arietta berlalu dari hadapan aditya
Aditya terkekeh dengan sikap arietta yang menurut nya lucu, ia pun segera melangkah menghampiri sang istri yang tengah berjalan menuju meja makan.
Arietta mulai melayani sang suami untuk sarapan, kedua orang tua aditya sudah kembali ke Amerika setelah seminggu pernikahan mereka.
Mereka tidak bisa terlalu lama berada di sini, sebab sang papa masih harus mengurus bisnis nya di sana.
Saat ini bi tuti juga bersama kedua nya di meja makan, sang bibi membantu arietta untuk menyiapkan sarapan untuk aditya.
" Bibi ikut sarapan ya??" ucap arietta tersenyum
" Tak usah sayang bibi belum lapar,, " ucap sang bibi menolak.
Bi tuti pun berlalu dari hadapan kedua nya, ia masih harus menyiapkan segala kebutuhan di dapur.
Kini kedua nya tengah sarapan bersama, aditya sesekali menggoda istri cantik nya. tentu saja arietta sangat tersipu dengan kelakuan mesum suami tampan nya ini.
Setelah beberapa menit kini kedua nya telah menyelesaikan sarapan nya.
Aditya segera melangkah di iringi sang istri untuk berangkat ke kantor. arietta menyerahkan tas kepada supir nya dan mulai menatap suaminya.
Kini Arietta sedang membantu memakaikan jas suami nya, ia sedikit merapikan dasi dan jas tersebut.
Aditya memperhatikan wajah istri nya dengan sangat intens, ia mulai membelai pipi sang istri dengan mesra.
" kamu jangan melakukan pekerjaan apa pun di rumah ini,, " ucap aditya tersenyum
" Baik lah,," ucap arietta tersenyum
Aditya mulai berpamitan dan mencium kening sang istri cukup lama. saat ini ia juga tidak ingin meninggalkan sang istri walau hanya sekejap.
__ADS_1
Ini semua ia lakukan untuk masa depan sang istri dan anak nya kelak.
Setelah berpamitan kini aditya sudah memasuki mobil dan mulai melaju menuju kantor nya.
Arietta sangat bahagia dengan keadaan nya saat ini, ia sangat bersyukur dengan hadir nya aditya di dalam kehidupan nya.
*
Setelah menempuh perjalan kurang dari dua puluh menit kini aditya sudah tiba di area kantor nya.
Aditya turun dan mulai melangkah menuju ruangan nya. mario yang melihat kedatangan bos nya pun sangat senang, ia tidak perlu bersusah payah menghandle semua pekerjaan aditya.
"Selamat pagi bos,,". ucap Mario tersenyum
" Pagi," ucap aditya datar
Setelah menjelaskan semua agenda hari ini, Mario segera berlalu dari ruangan bos nya. ia kembali mengerjakan semua tugas kantor yang sedang menumpuk.
Sedangkan di lain tempat arietta sedang memainkan ponsel nya, ia mulai mencari kontak sahabat nya dan mulai menghubungi nya.
" Hallo Nadia,," ucap arietta di seberang telpon nya
" Hallo rietta.." ucap nadia sedikit berteriak
Mereka pun asyik berbincang dan bercanda riang setelah hampir satu jam berbincang kini arietta memutus sambungan telpon nya.
Ia mulai meletakkan ponsel nya di atas nakas dan mengambil novel favorit nya.
Saat tengah asyik membaca arietta mendengar ponsel nya berbunyi, ia pun segera melangkah menuju nakas.
Ia melihat mama mertua nya sedang menghubungi nya dengan panggilan video. arietta tersenyum dan mulai mengangkat nya.
" Hallo sayang,," ucap mama Niken di sela Panggilan video nya
" Hallo ma,," ucap arietta tersenyum
" Kamu sedang apa sayang??" ucap mama Niken tersenyum
Mereka berbincang dan bercanda cukup lama, sehingga arietta melupakan sejenak kesepian nya.
setelah lebih dari tiga puluh menit mama Niken memutus sambungan video nya.
Arietta sangat bahagia dengan keluarga besar ini, ia selalu saja di perhatikan lebih oleh semua orang yang ada di mansion ini.
*
Hari sudah menjelang sore, akan tetapi aditya belum juga kembali dari kantor nya.
Arietta sudah bersiap Sedari tadi untuk menunggu aditya membawa nya pergi ke pantai. ia menunggu sang suami yang tak kunjung tiba.
Arietta bahkan tidak dapat menghubungi ponsel suami nya, ia hanya mengirim pesan singkat dan mulai meletakkan ponsel nya dengan kasar , ia pun terlihat kesal dan mulai terbaring di ranjang king size nya.
Setelah lama menunggu arietta mulai terlelap dengan pulas nya.
Kini di ruangan yang begitu luas, aditya masih saja berkutat dengan laptop dan berkas di meja kerja nya.
Saat tengah memeriksa dokumen satu persatu tiba tiba aditya mengingat janji nya kepada sang istri untuk membawa nya ke pantai siang ini.
Ia mulai mengambil ponsel dan menghubungi istrinya, akan tetapi sang istri tidak menjawab nya.
Aditya pun segera mengirim pesan untuk istri nya, saat yang sama sebuah pesan masuk dari nomor sang istri.
" Kau melupakan janji mu,," begitulah isi pesan dari arietta
Aditya tentu sangat bersalah dengan istri tercinta nya, ia mulai meninggalkan semua pekerjaan nya begitu saja dan meminta sang sekertaris untuk melanjutkan nya.
Ia melangkah dengan terburu buru dan segera memasuki mobil nya, saat perjalanan pulang aditya tak hentinya menghubungi sang istri. ia begitu cemas dengan istri nya saat ini yang tak kunjung menjawab telpon nya.
" Kamu sedang apa saat ini,," batin aditya sedih.
__ADS_1
Kini mobil aditya telah tiba di halaman mansion nya, aditya segera turun dan mulai melangkah menuju kamar nya.
Ia membuka pintu kamar dengan perlahan dan segera memasuki nya, ia melihat sang istri yang tengah tertidur dengan pulas nya, ia pun menghampiri dan mulai mencium pucuk kepala istri tercinta nya.
"Maaf kan aku sayang, aku sudah menyakiti mu, aku tidak dapat menepati janjiku padamu, aku juga lupa jika sekarang aku sudah memiliki mu, kau lah prioritas utama ku saat ini " batin aditya sedih
Kini aditya sedang menatap sang istri tercintanya, ia membelai wajah yang selalu memenuhi pikiran dan jiwa nya. akan tetapi hari ini ia sudah menyakiti dan membuat istri nya bersedih.
Arietta perlahan membuka mata nya, ia sangat terkejut saat suami nya telah berada di samping nya.
" Kau,," ucap arietta
" Maafkan aku,," ucap aditya meraih tangan istri nya.
"Aku sudah memaafkan mu," ucap arietta datar.
" Aku sangat sibuk dan tidak mengingat janjiku" ucap aditya menjelaskan
" Aku tidak ingin membahas ini ," ucap arietta menjauh dari sang suami.
Arietta segera turun dari ranjang dan ingin ke kamar mandi, saat yang sama aditya meraih tangan nya dan segera memeluk pinggang ramping istri nya.
" Aku sangat menyesal," ucap aditya mendekatkan wajah nya.
" Aku tidak ingin mendengar apapun lagi," ucap arietta mulai memberontak.
" Aku sangat menyesal,," ucap aditya sedih
" Aku sudah menga...." arietta tidak dapat melanjutkan perkataan nya karena aditya sudah me** at bibir manis nya dengar lembut.
Aditya tidak ingin mendengar kata kata yang membuat nya sakit, saat ini ia sungguh menyesal telah mengabaikan istri tercinta nya.
Aditya mulai me** at bibir manis istri nya dengan sangat bergairah, ciuman itu pun turun di leher jenjang istri nya dan meninggalkan jejak kepemilikan di sana
Arietta tentu saja selalu protes dengan sikap suami nya ini, akan tetapi ia juga sangat senang jika suami nya selalu ingin menyentuh nya seperti ini.
Aditya mulai melakukan hal yang seharusnya ia lakukan, ia tidak ingin membuat istri nya marah kepada nya saat ini.
Mereka pun mulai melakukan penyatuan cinta di sore yang cerah ini, entah mengapa aditya melakukan hal ini di saat sang istri tengah kesal pada nya.
Setelah penyatuan cinta nya kini aditya tergolek lemah di samping sang istri, ia mencium kening arietta cukup lama untuk meredakan rasa kesal yang di rasakan istri nya.
" Apa kau masih marah pada ku," ucap aditya menyatukan hidung nya.
"Tidak,, " ucap arietta singkat.
"Maafkan aku,," ucap aditya meyakinkan istri nya.
Arietta segera memeluk suami tercinta nya, ia sungguh menyesal sudah marah dan kesal pada suami nya.
Aditya membalas pelukan istri nya dengan penuh kasih sayang, saat ini ia juga merasakan sakit yang istri nya tengah rasakan.
"Kau sangat cantik.." ucap aditya mencium punggung putih arietta.
" Kau selalu saja menggombal," ucap arietta manja.
Kini kedua nya sudah terlihat romantis dan mesra kembali, mereka berbincang dan bercanda ria dengan tubuh yang berbalut selimut.
Cinta memang begitu rumit dan begitu mengagumkan. tetapi jika cinta sudah menguasai jiwa masalah apapun akan kalah oleh kekuatan cinta nya.
Suatu hubungan sering kali mendapat cobaan yang membuat kita sering merasa sakit. akan tatapi hal itulah yang membuat sebuah pernikahan menjadi semakin erat dengan hadir nya masalah di antara kedua nya.
jika cinta sudah di miliki oleh kedua nya,. maka masalah apapun akan selesai dengan sedikit sentuhan hati dan juga perasaan yang tulus.
*
stay up ya readers..
maaf jika terjadi kesalahan
__ADS_1
.
.