
Setelah membeli bunga mawar tersebut, kini kedua nya melangkah menuju mobil yang melaju kencang menuju mansion nya.
Setelah beberapa menit kini kedua nya telah tiba di depan halaman mansion mewah nya, aditya memeluk pinggang ramping sang istri dan mulai melangkah menuju kamar mereka.
Di kamar yang bernuansa putih ini,arietta masih saja mencium bunga mawar indah itu dan meletakkan bunga tersebut di atas nakas.
Ia membuka outer penutup baju seksi dan menampakkan punggung putih mulus nya.Ia pun segera duduk di atas ranjang dan mulai memijat kaki nya.
" Lelah sekali " ucap arietta.
Aditya yang mengerti keadaan sang istri mulai menghampiri dan tersenyum.
" Kau terlihat lelah ?" ucap aditya meraih kaki sang istri.
Arietta hanya mengangguk dan tersenyum, aditya mulai memijit kaki sang istri dengan lembut.
" Apa sudah lebih baik " ucap aditya tersenyum.
"Terima kasih " ucap arietta tersenyum.
Aditya membantu sang istri untuk berbaring, arietta tentu sangat bahagia suami nya ini selalu memperhatikan nya dengan baik.
Arietta mulai terlelap dalam mimpinya, aditya yang melihat hal itu menjadi terkekeh. ia pun mulai berbaring di samping sang istri dan membelai surai panjang milik istri cantik nya.
Ia memperhatikan lekat wajah sang istri yang terlihat semakin cantik, kebahagiaan yang ia berikan telah membuat sang istri mejadi wanita yang paling bahagia di dunia ini.
Ia mulai menyentuh bibir merah dan manis tersebut, ia mulai ******* nya lembut dan menyesap nya dengan penuh cinta.
" Selalu saja manis ," batin aditya tersenyum.
Ia pun menyatukan hidung nya dengan hidung sang istri, arietta mulai terusik dengan sentuhan yang di berikan sang suami pada nya.
" Eeuugghh....lenguh arietta tanpa membuka mata nya.
Arietta mulai bergerak dalam tidur nya, ia menggerakkan sedikit kepala nya hinggan bibir merah nya menyentuh bibir sang suami.
Aditya tentu sangat senang sang istri bertingkah lucu saat tidur begini, ia mulai merasakan sentuhan yang di lakukan tanpa sadar oleh sang istri.
" Aku sangat tergila gila pada mu " batin aditya menatap wajah sang istri lekat.
Setelah menatap sang istri lama, aditya mulai merasa mengantuk. detik berikut nya ia pun menyusul sang istri ke dalam mimpinya.
*
Kini hari sudah menunjukkan sore hari, akan tetapi kedua insan ini masih terlelap di dalam mimpinya.
Arietta merasakan jika sebuah tangan memeluk pinggang nya erat, ia pun membuka mata nya secara perlahan dan mengedarkan pandangan nya.
" Hoaammm...
Ia melihat sang suami tengah tertidur dengan memeluk nya sangat erat, ia mulai memperhatikan wajah tampan yang kini membuat hari hari nya berbunga.
" Kau sangat baik dan manis " batin arietta tersenyum.
" Aku sangat mencintai mu " ucap arietta mengecup bibir sang suami sekilas.
Arietta mulai meletakkan tangan suami nya perlahan, saat ini ia merasa tubuh nya terasa sangat gerah dan terlihat lengket.
Ia pun segera melangkah ke kamar mandi dan mulai membersihkan tubuh nya.
Setelah beberapa menit kini arietta sudah selesai dengan aktifitas mandi nya, ia pun segera mengenakan pakaian nya dan sedikit memoles wajah cantik nya.
__ADS_1
Ia melangkah menghampiri aditya yang masih terlelap di alam mimpi nya.
" Kau terlihat lelah " ucap arietta membelai rambut hitam sang suami.
" Kau sangat tampan saat tidur ," ucap arietta menyatukan hidung nya.
" Benarkah ??" tanya aditya dengan suara khas orang bangun tidur
Aditya sebenarnya sudah terbangun saat sang istri mulai menghampiri nya. akan tetapi ia berpura pura agar sang istri mengatakan hal yang manis untuk nya.
" Kau.." ucap arietta gugup.
Aditya menarik sang istri kedalam delapan nya, ia mulai ******* bibir manis istri nya dengan lembut.
" Kau sangat wangi " ucap aditya menghirup aroma tubuh sang istri.
"Tentu saja !!" ucap arietta tersenyum.
" Kau selalu terlihat cantik " ucap aditya mencium tekuk leher istri cantik nya.
" Apa kau akan selalu mengatakan ini, jika diriku sudah menua??" tanya arietta menatap suami nya.
" Tentu saja sayang ku " ucap aditya tersenyum lembut.
" jika perut ku mulai membesar ' apakah kau akan selalu manis begini, ??" tanya arietta menatap suaminya.
" Cinta ku takkan pernah berubah sampai kapan pun " ucap aditya menyatukan hidung nya .
Arietta tentu saja sangat senang mendengar jawaban dari suami nya, ini lah kata kata yang ia tunggu dari sang suami yang selalu ia puja.
Ia sedikit khawatir jika perut nya mulai membesar suami nya mulai bosan dan tidak semanis ini lagi pada nya.
Akan tetapi ia sudah tidak ragu untuk hal itu, karena suami tampan nya ini sangat mencintai nya dengan tulus tanpa melihat kekurangan nya sedikit pun.
" Aku ingin jalan jalan malam ini," ucap arietta manja.
" Jalan jalan,??" ucap aditya bingung.
" Aku ingin membeli permen kapas yang manis," ucap arietta dengan manja.
Aditya sangat terkekeh dengan permintaan istri cantik nya, arietta tidak pernah meminta hal yang mahal dan mewah seperti wanita wanita lain di luar sana.
Akan tetapi aditya lah yang berinisiatif untuk memberikan barang barang yang menurut nya sangat di perlukan oleh sang istri.
Aditya juga sudah memberikan sang istri black card nya, akan tetapi sang istri tidak pernah menggunakannya nya untuk sekedar berbelanja dan memenuhi kebutuhan yang lain.
Ia sangat beruntung memiliki istri yang mendekati garis sempurna, hidup nya lebih sempurna dengan hadirnya wanita yang dengan tulus mencintai nya tanpa mengharap harta yang ia miliki.
*
Kini mereka tengah bersiap untuk pergi keluar, akan tetapi aditya meminta agar istri nya makan terlebih dulu agar bayi di dalam kandungannya semakin sehat. arietta mengangguk dan mulai menikmati makan malam nya.
" Kamu makan yang banyak sayang," ucap aditya meletakkan lauk di piring sang istri.
" Aku sudah sangat kenyang, " ucap arietta tersenyum.
Aditya tersenyum dengan tingkah istri nya saat ini, ia segera memberikan segelas air putih kepada sang istri.
Kini kedua nya sudah melangkah menuju mobil yang terparkir di area mansion nya, setelah berpamitan dengan sang bibi' mereka segera memasuki mobil dan mulai melaju menembus jalanan yang padat.
Aditya meminta sang supir untuk mencari di mana penjual permen kapas yang di maksud oleh sang istri, supir tersebut mulai mengangguk patuh dan tersenyum.
__ADS_1
Arietta sangat senang melihat jalanan di malam hari, banyak lampu berkilap kelip di antara bangunan yang menjulang tinggi .
" Apa kau senang, " ucap aditya menatap sang istri.
" Sangat senang, " ucap arietta girang.
Aditya sungguh sangat memuji sang istri yang sangat senang dengan hal kecil seperti ini, ia tidak akan melepas sedikit pun wanita yang ada di samping nya ini.
Kini mobil yang di kendarai oleh mereka telah berhenti di sebuah jajanan kaki lima yang terletak di pinggir jalan.
Aditya yang melihat keadaan sekitaran nya pun mulai merasa ragu, ia melihat jajanan beraneka ragam yang di penjual belikan di pinggir jalan tersebut.
" Apa kau yakin ingin membeli nya di sini sayang,?" ucap aditya menelisik.
" Ada apa,??" ucap arietta bingung.
" Apakah ini sehat,??" ucap aditya menatap lekat sang istri.
" Tenang sayang," ucap arietta tersenyum.
" Tetapi tempat ini...." aditya tidak dapat melanjutkan kalimat nya karena arietta sudah ******* bibir nya lembut.
"Kau sangat cerewet ," ucap arietta menjauhkan wajah nya dengan tersenyum senang.
Aditya tentu saja terdiam dengan sikap tiba tiba sang istri, ia pun mulai turun dan memeluk pinggang sang istri dengan posesif.
Mereka segera melangkah menuju penjual permen kapas yang berwarna warni tersebut.
Aditya menghampiri penjual permen tersebut dan mulai membeli nya.
Setelah selesai membayar, aditya menghampiri sang istri yang tengah menunggu nya dengan tersenyum.
" Ini, " ucap aditya memberikan nya kepada sang istri
Arietta menerima permen tersebut dengan perasaan senang, ia mulai mengunyah nya dengan lembut.
" Ini sangat manis, " ucap arietta menatap sang suami.
" apa seenak itu,??" ucap aditya penasaran.
" apa kau ingin mencoba nya,??" ucap arietta tersenyum.
Aditya mulai mengambil sedikit permen kapas tersebut, dan mulai memasukkan nya ke dalam mulut dan mengunyah nya.
"Ternyata ini sangat enak, " ucap aditya tersenyum.
"kau juga mulai menyukai nya," ucap arietta terkekeh.
" Tentu saja, " ucap aditya menatap sang istri.
Malam ini mereka menghabiskan waktu berdua di tempat yang tidak pernah aditya kunjungi sebelum nya.
Cinta nya kepada sang istri lebih besar dengan rasa ego dan gengsi nya. ia dapat menyesuaikan hal sederhana dari istri cantik nya ini.
Mereka berdua larut akan kebahagian yang tidak akan sirna, aditya sangat menikmati setiap moment yang di lakukan nya bersama sang istri tercinta nya walaupun di tempat yang sangat sederhana seperti malam ini.
****
stay up ya di kisah cinta baper ini..
terima kasih udah setia dengan kisah romansa yang sangat menyentuh hati dan jiwa ini.
__ADS_1
salam dari author.