
Setelah berpamitan dengan semua orang, kini kedua nya mulai melangkah menuju kamar nya, aditya mengenggam erat tangan sang istri dan mulai memasuki kamar nya.
Aditya merebahkan tubuh putra nya yang kini terlelap di atas ranjang nya, arietta yang melihat nya pun mulai tersenyum.
Aditya mulai menghampiri sang istri yang tengah merapikan botol susu putra nya, ia memeluk nya dengan kasih sayang dan rasa cinta yang berlimpah.
" Kau sangat sibuk sayang,,"ucap aditya menghirup aroma tubuh sang istri.
" Sudah selesai,," ucap arietta membalikkan tubuh nya.
Aditya menatap intens wajah cantik yang ada di hadapannya ini, ia sangat sulit membuang pikiran yang sudah mengganggunya sejak kedatangan sepupu nya.
Arietta yang melihat ke khawatiran aditya mulai membelai pipi nya, ia menatap wajah tampan yang selalu ada di setiap hari hari nya.
" Apa kau memikirkan sesuatu,,??" ucap arietta tersenyum.
" Apa dia sudah mengganggumu ??" ucap aditya menatap sang istri.
Arietta tidak mengerti dengan maksud dan perkataan suaminya, ia pun mulai menatap aditya yang juga menatap nya.
" Aku tidak ingin dia menatap milikku,," ucap aditya kesal.
Arietta yang melihat ke khawatiran sang suami mulai menggoda nya, ia pun mulai mencium leher aditya dengan mesra dan mulai ******* bibir aditya lembut dan sensual.
Aditya yang mulai tergoda dengan sentuhan istri nya mulai membalas setiap kecupan manis yang di berikan oleh sang istri, ia ******* nya dengan rasa cinta dan kasih sayang yang berlimpah.
Setelah beberapa menit, kedua nya sudah menyudahi ciumannya, aditya menatap lekat wajah cantik yang selalu memenuhi pikirannya.
Ia masih saja membayangkan jika sepupu nya sudah berani mengusik milik nya, ia sangat mengetahui sifat dan perilaku devan selama ini. ia kerap kali mengganggu milik nya dengan begitu licik.
Arietta yang melihat suami nya mulai memeluk nya erat, ia ingin menenangkan suaminya yang terlihat sedang marah.
" Aku tidak ingin suami tampanku marah,," ucap arietta memeluk erat.
" Dia sudah berani menyukai mu,," ucap aditya membalas pelukan sang istri.
" Tetapi aku tidak menyukai nya,," ucap arietta tersenyum.
Aditya memeluk erat sang istri, ia sangat yakin jika sang istri tidak akan berpaling dari nya.
" Aku mencintaimu,, sungguh mencintaimu " ucap arietta menatap suaminya.
" Kau segalanya bagiku,, aku tidak bisa hidup tanpa mu,," ucap aditya mendekatkan wajah nya.
" Aku juga,," ucap arietta menyatukan hidung nya.
Kedua nya menatap satu sama lain, mereka sangat bahagia bisa selalu bersama seperti ini, aditya tidak dapat melupakan begitu saja dengan sikap sepupu nya itu, jika tidak memikirkan sang papa ia mungkin sudah menghajar nya saat ini.
Arietta tersenyum dengan perubahan sikap suaminya, ia melihat jika saat ini aditya sudah terlihat jauh lebih baik.
Akan tetapi arietta masih saja penasaran, dengan sikap suami nya yang tidak menyukai sepupu nya itu, ia pun segera meminta penjelasan dari suami nya yang masih terlihat sedikit kesal.
"Apa ada yang kau sembunyikan dari ku,,??" ucap arietta menatap suaminya.
" Apa kau sangat penasaran sayang,," ucap aditya tersenyum.
Arietta segera mengangguk dan tersenyum, ia pun mulai duduk di pangkuan suami nya, aditya yang melihat sikap sang istri mulai sedikit terkekeh, aditya segera menceritakan tentang kehidupannya dahulu bersama Devan.
__ADS_1
Aditya masih sangat mengingat jelas saat di mana sepupu nya itu sudah berani memfitnah dan menyakiti diri nya.
*Pov Aditya.
Aku tidak mengerti dengan pemikiran dari sepupu ku ini, aku sudah terlalu mengalah menghadapi semua nya,
Sebelum kedatangan Devan, hidup ku dan juga sahabat ku selalu saja tenang, kami selalu bermain bersama dan menghabiskan waktu untuk belajar dan bermain bola seharian.
Saat mama mengatakan jika sepupu ku akan tinggal di rumah ini aku merasa sangat bahagia, aku berpikir akan mendapat kan sahabat dan juga keluarga yang baru.
Akan tetapi semua itu tidak seperti yang aku harap kan, sepupu ku telah merebut segala nya dari ku, sahabat ku, dan juga orang tua ku telah menjauhi ku karena fitnah yang di lontarkan oleh Devan.
Aku tidak mengerti dengan tuduhan yang di berikan sahabat ku , aku tidak pernah melakukan apapun seperti yang mereka tuduh kan.
Hati ku sangat sakit saat sahabat ku mulai menjauh dan pergi meninggalkanku.
Aku masih mengingat nya hingga hari ini, kelakuan dan sikap buruk nya yang sudah membuat ku kecewa*.
**
Arietta yang mendengar nya merasa sangat sedih, ia tidak menyangka jika sepupu nya sudah terlalu jahat kepada suami nya,
Arietta mulai memeluk aditya erat, ia membelai rambut hitam suami nya dengan penuh cinta.
" Kau jangan memikirkan nya lagi,," ucap arietta tersenyum.
" Aku selalu saja mengingat jika ia ada di hadapanku,," ucap aditya tersenyum.
" Aku ingin kau mengingat diri ku saja,," ucap arietta manja.
Aditya mulai \*\*\*\*\*\*\* bibir manis sang istri, ia \*\*\*\*\*\*\* dan menyesap nya dengan lembut dan penuh gairah cinta, aditya mulai menjelajahi setiap inci tubuh istri nya yang selalu menggoda nya di setiap waktu.
__ADS_1
Arietta yang merasakan nya mulai terbakar gairah, ia menikmati setiap sentuhan yang aditya berikan di tubuhnya.
Aditya mulai meremas gunung kembar sang istri, ia menyesap nya dengan hasrat yang menggelora.
Arietta menggigit bibir bawah nya untuk menahan desahannya, ia juga merasa jika diri nya mulai menginginkannya sentuhan yang lebih dari suaminya.
Aditya merebahkan tubuh sang istri di atas ranjang nya, ia mulai menanggalkan pakaian sang istri begitu saja, aditya sangat tergoda saat melihat tubuh polos istri nya yang sangat putih' ia pun mulai menikmati setiap inci tubuh yang menjadi candu nya.
Di siang yang cerah ini, kedua nya kembali menyatukan cinta, aditya terlihat sangat bahagia setelah menyentuh istri nya, beban dan pikirannya sudah hilang setelah sang istri mulai menenangkannya.
Arietta tersenyum menatap suaminya dengan tubuh polos yang terbalut selimut, aditya memejamkan mata nya saat arietta mulai mengecup leher putih nya dengan lembut, ia juga menyesap dan meninggalkan bekas kepemilikan di sana.
Aditya seakan terbang melayang saat ini, ia tidak dapat menyangka jika sang istri sudah sepenuh nya menguasai diri nya.
Arietta merasa sangat bahagia sudah berhasil membuat suaminya melupakan segala kesedihannya, ia mulai menyandarkan kepala nya di dada bidang suaminya.
" Apa kau ingin menggodaku,,??" ucap aditya tersenyum.
Arietta mulai beranjak dari tubuh aditya, akan tetapi selimut yang menutupi tubuh nya mulai tertarik begitu saja, aditya tampak terdiam melihat pemandangan yang ada di hadapannya.
Arietta yang menyadari hal itu segera menarik selimut itu kembali, akan tetapi aditya menahan lengannya begitu saja.
" Biarkan seperti ini,," ucap aditya sensual.
Aditya mulai mencium dan meremas gunung kembar milik istri nya kembali, ia mulai \*\*\*\*\*\*\* nya dengan penuh gairah dan hasrat.
Arietta yang merasakan sensasi nikmat mulai meremas rambut suaminya, tidak di pungkiri jika dirinya sangat menikmati setiap sentuhan yang membuat keduanya terbang melayang.
Sentuhan cinta dan kasih sayang kedua nya dapat melupakan sejenak masalah yang ada di benak nya, aditya sangat bersyukur bisa membagi suka dan sedih nya kepada teman hidup yang sangat ia cintai.
__ADS_1