
"Ayo Ky". Ucap Revan sambil memegang tangan Kya.
"Kita ke kamar gua aja". Ucap Kya yang tau Revan ingin berbicara dengan nya.
"Ngapain disini?". Tanya Kya setelah sampai dikamar. Ia awalnya bingung, Kya fikir Revan datang untuk menyuruh nya pulang.
"Lo bilang ga bisa masak, gimana sih!". Kesal Revan.
"Yaelah cuma masalah masak doang, ini lo ga bermaksud jemput gua pulang kan". Ucap Kya, ia sudah menguatkan mentalnya. Mau sekeras apa pun Revan menyuruh nya pulang ia tidak akan pulang. Titik.
"Cuma masak cuma masak. Apa jangan jangan lo ga mau masakan lo gua makan yak ?". Tanya Revan kesal.
"Ihh Yaelahh, yaudah yaudah entar gua kasih maam lu terus, santuy aja, tapi lo ga nyuruh gua pulang kan?". Tanya Kya masih keukeuh dengan pertanyaan nya.
"Kalo iya gua kesini mau jemput lo pulang gimana?". Tanya Revan menggoda Kya.
"Ohh yaudah". Ucap Kya yang langsung mengunci diri nya di kamar mandi.
"Lo ngapain anjirr?". Tanya Revan sambil menggedor pintu kamar mandi.
__ADS_1
"Gue ga akan pulang sampai gue puas disini!". Ucap Kya yang ternyata salah faham.
"Yaelah Ky, trus gua tidur sama siapa?". Goda Revan lagi.
"Bodo Amat!". Jelas Kya tak perduli.
"Ky bukah dulu geh, bentar ". Ucap Revan. Sedangkan Kya didalam sana sedang menyalakan kran air untuk meredam suara Revan yang terus mengajak nya pulang.
"Ky ini udah malem ntar lo masuk angin". Ucap Revan yang mendengar suara air yang berjatuhan.
"Epan, Kya ga mau pulang ". Ucap Kyara yang sengaja nada nya di buat imut.
"Iya Sayang, buka dulu sebentar". Ucap Revan merayu Kya.
"Buka dulu geh, biar gua ngomong dulu". Ucap Revan.
"Ngomong apa lagi, nanti lo malah narik gua pulang ". Ucap Kya.
"Ngak lo buka gua dobrak ya". Ucap Revan mengancam.
__ADS_1
"Apasiii". Ucap Kya yang tau cuma ancaman.
"Ohh yaudah, satu!, dua!-tig-".
"Ishh, Yaudah yaudah". Ucap Kya yang hanya di dengar oleh nya.
"Tigaa!".Teriak Revan yang aaa nya panjang karna kaget.
"aaaaaa!". Kya ikut ikutan teriak aa.
...byurr!!....
Disinilah mereka sekarang, di dalam bathub yang air shower nya masih menyala. Bak ala Slow Motion, rambut Revan banyak menjatuhkan tetesan air. Apa lagi satu tangan nya yang sedang berada di barang kembar Kya, dan satu tangan nya yang berada di bawah paha Kya. Beruntung sekali Revan karena saat ini Kya memakai celana pendek nya. Beberapa menit kemudian.
"Maaf yah gua ganggu!". Ucap Dion. Kini mereka ber5 sedang fokus untuk tidak menatap Revan dan Kya. Ralat!, berusaha, karna tetap saja sedari tadi mata mereka gatal melirik lirik Revan dan Kya.
"Yaudahlah, kita makan duluan aja, kayak nya mereka mau lanjutin yang memang mau mereka lakuin". Ucap Kevin seraya menutup pintu kamar mandi dengan rapat.
Sementara Kya dan Revan saling bertatap tatapan dengan lama.
__ADS_1
"Aaaaa!". Teriak mereka lagi bersamaan.
Hai Guys, karna seperti nya kalian kurang ngeh sama Novel author yg ini, author update sedikit lama ya, Dan lebih pendek dari biasanya. Because author tau engga ada yang nungguin novel ini, buat kalian yang udah dukung author. Makasih yah, tetep like komen jangan lupa vote juga, trimss, sampai jumpa di eps selanjutnya. Babayy