Gadis Tomboy Ku

Gadis Tomboy Ku
Kyara Salah Mulu


__ADS_3

"Yang bilang gua main siapa??, gua kan udah bilang gua lagi makan sama Rangga. Gua kerja Ky, gua ke kantor. Lo sendiri yang bilang sama Ayah, kalo gua udah harus punya kerjaan baru lo mau nikah. Gua kerja loh Ky". Ucap Revan.


Mendengar kenyataan yang sebenarnya, membuat tangis Kyara semakin kejer. Sebenarnya Kyara ini cemburu, ia masih ingin menghabiskan masa muda nya tanpa perduli dengan status nya sekarang yang sudah jadi istri. Apalagi ia menikah dengan Revan, orang yang paling banyak aturan dan suka ngatur. Pikir Revan. Mau tak mau Revan harus pasrah lagi.


Ia pun berlalu pergi ke arah Kyara dan memeluk Kyara. Menaruh bahu nya jadi sandaran bagi kepala istri kecilnya itu. Menepuk pelan pelan punggung dan kepala Kyara, berusaha menenangkannya. Kyara jadi menangis sesenggukan dibuatnya.


"Yaudah gua minta maaf, maaf kalo semua kata kata gue buat lo merasa jadi serba salah, lagian lo juga sih". Ucap Revan meminta maaf tapi tetap saja akhirnya nyalahin Kyara juga.


"Mmaaf". Ucap Kyara sembari menangis. Jujur saja ia malu, ia cemburu dengan Rangga yang bisa menghabiskan waktu dengan suami nya, padahal sudah jelas ia sudah jadi istri Revan mengapa ia masih harus cemburu.


"Iya". Jawab Revan.


Setelah Kyara sudah kembali tenang, mereka pun bekerja sama untuk membersihkan seluruh ruangan yang kotor. Mulai dari ruang tamu, dapur, dan alat permainan yang digunakan tadi.


Mereka dengan telaten membersihkan setiap ruangan, tak lupa juga di setiap sisi nya Revan akan kembali mengomel. Kyara hanya bisa mendengus kasar, 'mau seribu kali dibilang juga semua nya udah terjadi'. Batinnya, tapi ia tak begitu menghiraukan dan hanya mendengarkan setiap ocehan yang Revan bilang.


"Udah Ky?". Tanya Revan pada Kyara yang sedang ada di dapur. Mereka memang membagi tugas, Kyara membersihkan di dapur, sedangkan Revan membersihkan ruang tamu dan alat game yang dipakai tadi.

__ADS_1


"Belum, sedikit lagi". Ucap Kyara sembari mengelap ubin yang jadi tempat memasak.


"Hadehh, yaudah cepetan". Ucap Revan kemudian pergi setelah mengambil dua gelas.


Tak lama, Kyara pun selesai membersihkan dapur.


"Ga naik?". Tanya Kyara yang menyusul Revan ke ruang tamu.


"Lagi nunggu istri kak". Jawab Revan.


"Udah beres?". Tanya Revan.


"Heeh". Jawab Kyara.


"Yakin?, bersih ga?". Ucap Revan.


"Bersih 99,99%". Ucap Kyara.

__ADS_1


"Yaudah minum gih susu nya". Ucap Revan sembari menunjuk gelas berisikan susu dengan matanya.


"Wah susu apa nih?". Tanya Kyara, ia pun ikut duduk di sebelah Revan. Kemudian mengambil gelas tersebut dan meminumnya.


"Susu ibu hamil". Ucap Revan.


"Pyuarr!, uhhukk uhhuk!". Kaget Kyara sembari memuncratkan susu yang diminumnya.


"INI UDAH GUA BERSIHIN KYARA BANGSSAT". Ucap Revan, tak sadar ia jadi keceplosan bicara kasar.


Skip skip, hahhhaha🤣🤣. Sesudah Kyara membersihkan dan mendapat omelan ganda dari Revan.


"Ya lagian lo juga bilang gitu!". Jawab Kyara yang sudah lelah mendengar omelan Revan.


"Tapi kan ga mungkin gua ngasih lo susu ibu hamil KYARAA, emang gua gila sampe ngasih anak SMA susu bumil?!". Protes Revan sambil menekankan kata katanya.


"YAUDAH IYA MAAF MAAF!". Ucap Kyara yang sudah berulang kali. 'Malam ini ga akan selesai kalo Revan masih ngomel ngomel'. Batinnya menangis.

__ADS_1


__ADS_2