
"Ky!!". Panggil Revan. Kyara kini berjalan lebih dahulu karna Revan malah menggodanya.
"Cepetan ah". Ucap Kyara, ia melirik kearah permainan yang ada disana. Sebenernya ini semua bakal seru kalo dicobain. Tapi yang worth it buat dapetin hadiah yang banyak permainan apaan?. Pikir pikir Kyara.
Revan pun memegang lengan Kyara supaya sejajar langkah mereka. "Kamu jago main apa?". Tanya Kyara menatap Revan, mata mereka saling bertemu tapi Kyara dengan cepat memalingkan matanya meliat area sekitar.
"Kenapa?". Tanya Revan protes.
"Apanya?". Kyara balik bertanya.
"Lo kok ga mau liat gua?". Ucap Revan.
"Engga ah, udah ayo kita pilih". Ajak Kyara.
Untuk mengabadikan momen Revan mengajak Kyara foto sebelum bermain.
"Cepat!!". Paksa Revan.
"Malu ah diliatin orang, norak kayak baru kali ini aja main time zone di mall". Tolak Kyara.
__ADS_1
"Emang iya Kyy". Ucap Revan gemas mengacak acak rambut Kyara.
"Revann". Protes Kyara menatap kesal Revan.
'Cekrek!'. Bunyi suara kamera dari handphone.
"Lucu hahah". Ketawa Revan saat melihat fotonya. "Mana coba liat?". Pinta Kyara, tapi Revan menolak, ia menggelengkan kepalanya.
"Norak lo emang!". Ucap Kyara sambil mencubit pinggang Revan.
"Aduhh, emang baru kali ini lagian kita ke mall main time zone!". Protes Revan.
"Norak!". Ucap Kyara mengejek.
"Kita naik ini dulu nih?". Tanya Kyara.
"Yoi!". Jawab Revan. Kemudian ia menaiki duluan mobil nya setelah membayar. "Cepet naik". Ucap Revan, Kyara menggeleng.
"Kita pisah ya,, Babyayy". Ucap Kyara menaiki mobil lain.
__ADS_1
"Ini nanti dia yang bayar ya bang". Ucap Kyara pada abang abang penjaga menunjuk Revan. Revan jadinya hanya bisa tersenyun pasrah. Niat biar romantis dalam mobil berduaan. Malah bakal jadi perang mobil dari ide istri kecilnya.
Mereka awalnya bermain akur, tapi lama kelamaan Revan kesal karna Kyara terus terusan menabrakan mobil nya pada mobil Revan. Revan mulai membalas Kyara. Mereka saling tabrak tabrakan sampai akhirnya dihentikan oleh abang abang penjaga.
"Ntar rusak gabisa ganti!". Protes abang itu pada akhir kalimatnya. Revan sedikit malu karna mereka dilihat oleh banyak orang. Sedangkan Kyara menahan tawanya karna puas bisa bermain.
"Bandel banget lo". Ucap Revan, kini mereka sudah keluar dari bagian Bumper Cars.
"Ihh justru seru loh kalo main nya kayak gitu. Jadi maksudnya lo mau main kayak gimana??". Tanya Kyara. Mimik wajah nya masih tersenyum sumringah.
"Nyesel gue ngikutin Lo". Ucap Revan tak menjawab pertayaan Kyara.
"Yeuhh, padahal gua dari dulu gitu kok mainnya, bareng abang abang gw. Apalagi kalo weekend gini ngga mungkin kita ga keluar bareng. Ini gara gara lo sih". Ucap Kyara mengingat ingat kesalahan Revan.
"Jadi lo lebih suka keluar bareng temen temen lo?". Tanya Revan kesal.
"Yaa,, engga gitu juga. Kok lo nanya nya gitu si". Ucap Kyara.
"Jadi gimana?, kalo gitu gw minta maaf karna ngerusak weekend lo bareng temen temen lo. Sorry banget ya Kyara". Ucap Revan dengan nada jutek. Ia langsung pergi berjalan dengan cepat meninggalkan Kyara.
__ADS_1
"Revan!". Panggil Kyara.
"Yeuh kok malah marah sih, orang gue kan ga maksud bandingin lo Pan". Gumam Kyara. Sekarang Revan sudah semakin jauh dari pandangan Kyara