Gadis Tomboy Ku

Gadis Tomboy Ku
MABAR


__ADS_3

"Ini COD bang!". Ucap si kang Paket.


'4njing'. Batin Revan menahan malu.


"Ohh, maaf bang hahah. Jadi berapa?". Tanya Revan sambil tertawa canggung.


"40 ribu ya bang". Ucap kang paket.


"Ini ya bang, kembaliannya ambil aja". Ucap Revan sambil memberikan lembar 50 ribu.


...****************...


"Rev?". Panggil Kyara sembari membuka pintu apartmen mereka. Jam sudah menunjukkan pukul 07. 20 malam. Untung saja ia mengetahui password rumah mereka, jika tidak entah sampai berapa lama ia harus menunggu diluar.


"Kemana si?". Ucap Kyara mencari keberadaan Revan. Tak lama kemudian ia pergi mandi untuk membersihkan tubuhnya. kurang lebih 10 menit Kyara mandi, ia memakai pakaian lalu pergi keluar kamar.


Ia melihat sekeliling, 'Revan belum balik ya?'. Pikir Kyara. Ia langsung mengambil handphone disaku nya.


"Dimana?". Tanya Kyara saat panggilan mulai tersambung.


"Makan bareng Rangga". Jawab Revan.


"Tapi gue mau masak". Ucap Kyara. Ia memang menyempatkan diri ke supermarket tadi untuk membeli bahan bahan makanan.


"Yaudah Ky tinggal masak". Balas Revan sedikit bingung.

__ADS_1


"Jadi kalo lo makan diluar yang makan masakan gue siapa?". Ucap Kyara kesal, 'kok bisa si Revan lebih mentingin Rangga'. Pikirnya.


"Gausah banyak banyak Ky dimasak". Ucap Revan memberikan intruksi. 'Ni cowo ga pengertian banget si'. Batin Kyara.


"Yaudah deh, gimana lo aja". Jawab Kyara pasrah.


"Jangan lupa kerjain tugas sekolahnya". Ucap Revan sebelum mematikan panggilan.


"Gue jadi ga mood buat makan, mana pr gue matematika lagi". Ucap Kyara. Tiba tiba muncul ide di kepalanya.


...****************...


"Ky!, kita udah di depan nih". Ucap Kevin di panggilan telfon.


"Tunggu bentar, gue bukain pintu". Ucap Kyara kemudian panggilan pun dimatikan.


"Masuk masuk". Ucap Kyara mempersilahkan.


"Jadi ini rumah lo Ky". Ucap Dion saat mereka sudah diruang tamu.


"Yoi, anggep aja rumah sendiri, gua pindahin ini dulu ya". Ucap Kyara sambil mengangkat beberapa bungkusan plastik berisikan makanan.


"Mana buku pr lo?". Tanya Kevin.


"Di bawah meja!". Ucap Kyara sedikit berteriak. Setelah ia selesai memindahkan makanan, ia ikut bergabung dengan yang lainnya.

__ADS_1


"Ini gini Ky". Ucap Dion mengajarkan. Tak lama kemudian, kurang lebih 20 menit pr Kyara pun selesai.


"Duh thank you yaa". Ucap Kyara sembari menyusun buku buku nya.


"Udah ayo cepetan login!". Ucap Kevin.


"Otw!". Jawab Kyara.


Mereka pun bermain game online, sesuai dengan yang sudah direncanakan. Ini sudah jadi kebiasaan mereka dari dulu, sesudah belajar mereka pasti akan bermain game.


"Tol*l banget sih!". Teriak Riyan yang kesal dengan tim musuh.


"Anj*r, liat map napa si bang. Kalo ga bisa main ga usah ikutan!". Ucap Kyara pada Albert.


"Gua emang nub taii". Jawab Albert.


"Anjeng lah rank gua turun!". Kesal Kevin saat tim mereka kalah. Memang Kevin lah yang paling jago bermain game diantara mereka.


"Capek bat gua sama lu pada udah 3 match kita maen, dan hasilnya kalah semua!". Tambah Kevin mengeluarkan semua kekesalannya.


"Tadi gua kan udah bilang lagi ga waktunya buat gua memancarkan sinar keberuntungan". Ucap Dion memberikan alasan, sedari tadi ia cuma membantu menyumbangkan nyawa saja.


"BACOTT!". Teriak yang lainnya.


"Weh!!, kalian ngapain disini!!". Ucap seseorang dari depan pintu apartmen, terdengar dari nada suara nya bahwa ia sangat sangat marah.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2