
"Lo anak baru kan dikelas, gua Varel. Satu kelas ama lo". Ucap Varel memperkenalkan diri. Kyara memang diperkenalkan jadi murid baru dikelas, karna ia hanya mendaftarkan nama Kelvin saja dikelasnya. Hanya di kedataan siswa saja yang dipegang oleh pengurus siswa yang tau bahwa Kelvin itu Kyara.
"Kyara". Jawab Kyara sambil tersenyum.
"Kok belum pulang?". Tanya Varel.
"Lagi nunggu orang". Ucap kyara. 'Nih orang ganggu nonton aja si'. Batinnya.
"Ohh, siapa?". Tanya Varel lagi. Kyara hanya bisa mengernyit bingung. "Kenapa emang?". Kyara balik bertanya.
"Ya siapa tau kan nungguin pacar". Jawab Varel sambil melihat sekeliling, berbasa basi lah.
"Kakak". Jawab Kyara sekenanya.
"Ohh, hahah. Lo mau makan ga?". Tanya Varel.
"Lo mau bayarin emang nya?". Tanya Kyara sambil menatap Varel.
"Iya, lo mau makan apa biar gue pesen". Ucap Varel.
"Mie ayam yaa". Jawab Kyara sekenanya. Lumayan deh jadinya, pikir Kyara.
"Bu pesen mie ayam 2 dong!". Teriak Varel pada Bu kantin. Bu kantin pun mengangguk mengiyakan. Setelah memesan Varel hanya diam melihat Kyara, memperhatikannya. Awalnya Kyara tidak memperdulikannya, tapi lama kelamaan ini jadi sangat mengganggu.
"Ngapain liat gue?". Tanya Kyara, ia bingung menatap Varel agak jengkel.
"Gue juga gatau, mungkin karna lo menarik". Jawab Varel.
"Huh?, apaan sih?". Bingung Kyara, ia jadi memasang wajah yang lucu karna kebingungannya.
"Lo lucu banget sih Kyara". Jawab Varel sambil tersenyum.
"Lo ga waras". Balas Kyara, Varel langsung tertawa mendengarnya. 'Ni anak kenapa si, dia kira gua bercanda apa kali ya'. Batin Kyara.
__ADS_1
"Ini ya den, non mie ayam nya". Ucap Bu kantin sembari menaruh pesanan mereka.
"Makasih ya Bu". Balas Kyara sambil tersenyum manis.
"Iya non". Jawab ibu itu, kemudian pamit pergi.
"Lo nunggu apaan si?, kok ga pulang?". Tanya Kyara, sebenarnya dirinya juga bingung apa tujuan si cowok ini mendatanginya.
"Emm, gue nunggu temen gue". Jawab Varel.
"Ohh". Jawab Kyara kemudian melanjutkan makannya. Tak lama kemudian Revan pun datang.
"Ky". Panggil Revan sambil memegang pundak Kyara.
"Ehh". Jawab Kyara yang sedang mengunyah mie. Sedangkan Varel langsung melirik kearah Revan. Revan balas melirik Varel.
'Ngapain sih ni bocah!'. Batin Revan.
"Iya". Jawab Revan malas.
"Ayok Ky, balik". Tambah Revan pada Kyara.
"Lo ga mau makan dulu?". Tanya Kyara sambil mengelap mulut nya denga tisue.
"Ntaran aja". Jawab Revan.
"Yaudah". Jawab Kyara sambil memyenderkan badannya ke kursi.
"Ehh, malah nyantai nih bocah". Ucap Revan sambil geleng geleng kepala.
"Gua kan baru makan pan,,". Jawab Kyara menatap Revan.
"Hadehh, kita kan naik mobil. Lo nyantai ntaran aja ngapa, udah jam 4 ini. Ntar keburu malem lagi". Ucap Revan.
__ADS_1
"Kayak mau kemana aja si, cepet cepet banget". Jawab Kyara, sumpah Kyara lagi posisi wenak banget ini alias pw.
"Gue mau pergi". Ucap Revan.
"Ohh kalo ga gini aja bang, biar Kyara gua yang anter pulang. Abang bisa pergi deh, kasian dia soalnya". Varel menyahut, ucapan Varel ini berhasil membuat Revan kesal dan marah. Sedangkan Kyara tak percaya ada orang yang berani begitu, jujur saja Kyara pun tak mau diantar pulang oleh Varel.
"Ohh, yaudah terserah". Jawab Revan berusaha menahan emosinya, Kyara langsung melongo tak percaya menatap Revan.
"Ehh apaan deh". Balas Kyara tak terima jawaban Revan.
"Gua duluan ya". Bales Revan sambil menepuk nepuk puncuk kepala Kyara, kemudian langsung pergi begitu saja, Kyara berusaha memanggilnya tapi Revan tak menghiraukannya.
"Revan!!". Panggil Kyara sebelum Revan tak terlihat lagi.
"Ehh gua juga pergi dulu ya, makasih traktirannya". Ucap Kyara kemudian cepat cepat membereskan barang barang nya dan berlalu pergi menyusul Revan. Sedangkan Varel hanya bisa diam saja melihat kepergian Kyara.
"Ahh, Anj*ng!!". Kesal Revan, ia meluapkan nya pada stir mobil.
"Revan!!". Teriak Kyara dari kejauhan, nampak ia sedang berlari terburu buru takut ditinggal. Revan jadi agak tenang, kemudian membuka kaca mobil.
"Cepetan". Balas Revan.
"Kalo lo tinggalin gue kayak tadi lagi, m*ti lo!". Ucap Kyara saat sudah masuk mobil.
"Lagian lo ngapain sama orang ga jelas kayak si banhsat tadi. Buat gua marah aja". Ucap Revan.
"Jadi gue ditinggal?, parah bat lo ya. Gua bilangin bang Sat lo!". Ucap Kyara mengancam.
"Gue kan pengen ngajak lo jalan jalan, makan, main kek kemana. Cuma gara gara dia dan mulut t*i nya itu, buat gua emosi Ky". Jawab Revan.
"Lo mau ngajak gue main?". Tanya Kyara.
"Udah males!". Ucap Revan dengan nada suara ngambek.
__ADS_1