Gadis Tomboy Ku

Gadis Tomboy Ku
Rumah Kevin


__ADS_3

"Gue pulang ya bro!". Ucap Felix sambil menepuk pundak Kyara kemudian berlalu pergi. Latihan sudah selesai yang lain pun sudah pada pulang. Kini jam sudah menunjukkan pukul 06.30 malam.


"Eh,, lo belum pulang?". Tanya Fernando. Fernando memberhentikan sepeda motornya.


"Belum bang, ini mau pesen gorek". Ucap Kyara.


"Gimana kalo bareng aja?, rumah lo dimana biar gue anter". Ajak Fernando.


"Gapapa bang Fer, gue pesen aja". Ucap Kyara menolak takut merepotkan. Sebenernya mah Kyara tuh mau tapi mau agak agak menolak dulu biar dipaksa. Emang ya kalo cewe, hamdehh.


"Udah gapapa!. Ayo naik, lagian susah loh nyari gorek kalo jam segini mah". Ucap Fernan.


"Aduh bang, sebenernya aku teh ga enak yak, tapi kalo abang memaksa mah atuh kumaha nya,, YAUDAH GASS!". Ucap Kyara dengan senang hati, bang Fernan langsung tertawa mendengar jawaban Kyara.


"Kenapa ga bawa motor?". Tanya Fernan disela sela perjalanan mereka menuju rumah Kevin, sesuai rencana Kyara. Kyara kan memang akan pergi ke rumah Kevin saat latihannya sudah selesai.


"Rusak". Jawab Kyara asal.

__ADS_1


"Ohh,, kenapa ga minta dijemput?. Kemarin itu lo dijemput kan sama Satria". Ucap Fernando sambil mengingat dilatihan sebelumnya Kyara dijemput. 'Ni orang niat nganterin ga si, banyak banget pertanyaannya'. Batin Kyara jengkel.


"Takutnya dia belum pulang kerja aja si Bang, lagian masa ngerepotin mulu kan". Jawab Kyara.


"Ohh". Ucap Fernando mengiyakan.


"Ehh ini udah mau deket ya bang, turunin depan situ aja bang". Ucap Kyara.


"Ga sampe depan rumah aja?". Tawar Fernando.


"Engga usah bang". Jawab Kyara, Fernando pun menurunkan Kyara.


Kyara pun berlari dengan cepat kearah rumah Kevin. Tapi ia malah dikejutkan dengan keberadaan mobil Revan yang ada di parkiran.


"Tuh orang ngapain disini si!". Ucap Kyara dengan kesal, ia jadi kembali emosi mengingat perkataan Kevin. Kyara langsung mencari handphone nya dan menelfon Kevin.


"Kenapa lagi hah?". Tanya Kevin dengan nada suara malas.

__ADS_1


"Bang gua ada di depan". Ucap Kyara.


"Yaudah bagus!, bawa cowok lo keluar dari rumah gua sekarang juga!". Jawab Kevin dengan tegas.


"Bang,, gue mohon jangan marah sama gue. Gue dateng ke sini mau minta maaf". Ucap Kyara.


"Gue capek Ky, bisa ga kalian urus masalah kalian sendiri. Gausah bawa bawa gue atau pun yang lain?!". Ucap Kevin kesal.


"Masalah kita ga sebesar itu, gua sendiri juga ga ngerti kenapa dia kayak gitu". Ucap Kyara tak habis fikir.


"Gua ga perduli Ky. Yang gua minta lo bawa Revan keluar dari rumah gua. Gua capek, gua muak liat mukanya!". Ucap Kevin kemudian ia pun mematikan panggilan sepihak.


"Ya Tuhan". Gumam Kyara kaget, jujur saja Kevin tidak pernah semarah ini dengannya. Kyara yakin apa yang sudah Revan buat pada Kevin sudah keterlaluan. Ia pun akhirnya memilih untuk menarik Revan keluar dari lingkungan rumah Kevin. Terdengar dari kejauhan percakapan ibu Kevin dengan Revan.


"Saya mohon Tante!, saya yakin Kyara ada bareng Kevin". Ucap Revan sambil memohon memaksa masuk untuk mencari Kyara.


"Sudah berapa kali saya bilang!, Kyara ga ada disini!. Kamu ini ga punya sopan santun ya?!". Ucap Ibu Kevin.

__ADS_1


"Kalo gitu, biarin saya ketemu sama Kevin Tante". Paksa Revan.


"Kamu fikir saya bakal temuin kamu yang jelas jelas udah pukulin anak saya!". Ucap Ibu Kevin kesal.


__ADS_2