Gadis Tomboy Ku

Gadis Tomboy Ku
Mak Epan


__ADS_3

"Bukan gua ga percaya, tapi gua butuh waktu Pan buat jelasin dari mana". Jawab Kyara. Revan hanya bisa pasrah mendengar jawaban Kyara, ia hanya bisa menunggu waktu dari istri kecil nya.


"Yaudah pergi tidur sana!". Titah Revan.


"Ayok bareng!". Ajak Kyara.


"Gua bete sama lo". Ucap Revan sembari memalingkan muka nya. Sepertinya ia sudah tak marah lagi, bahkan sudah bisa ngajak bercanda lagi.


"Makasi ya Pan, gua kira lo bakal marah besar, tapi lo malah memahami banget perasaan gua, fix lo udah jadi idaman gua banget". Ucap Kyara tiba tiba.


"Makanya cepetan siap siap di unboxing, lama amat gua nunggu nya. Udah tau pengen punya turunan yang ganteng yang cantik". Canda Revan.


"Yee otak nya mah ke situ aja yaa". Ucap Kyara kemudian pergi sendirian ke atas menuju kamarnya.


"Ya ga salah kan yang!, ama bini sendiri ini!". Teriak Revan, kemudian ia pergi menyusul Kyara.


Keesokan paginya.


"Ky!, Kyara bangun!". Panggil Revan sembari menggoyang goyangkan badan Kyara.


"Heeeehhaa". Gumam Kyara, jelas berarti itu penolakan.

__ADS_1


"Kyaraa!!". Panggil Revan lagi. Kemudian ia melihat jam ditangan nya, waktu sudah menunjukkan pukul 06.37.


Tampa pikir panjang lagi Revan langsung mengambil gelas berisikan air diatas nakas, ia langsung menyiramkan segelas air itu ke wajah Kyara.


"BANG SATT!!!". Teriak Kyara, dia pikir yang melakukan hal itu adalah abang tersayang nya. Tapi lain dipikiran Revan. Revan kira bahwa Kyara sedang mengumpat nya. Ia langsung menjewer telinga Kyara dan membangunkan nya lagi.


"Bangun Ky bangun!!, ini udah jam berapa". Ucap Revan. Kyara langsung bangun dengan terpaksa.


"Cepetan gua tunggu di bawah". Ucap Revan sambil menatap tajam Kyara. Kyara langsung bergegas pergi mandi dan bersiap siap.


Dibawah.


"Ayok Revan!". Panggil Kyara sembari berjalan cepat melewati tangga.


"Emang masi sempet?". Tanya Kyara sembari melihat jam nya.


"Sempet". Jawab Revan.


"Ini yang ngomong ketua OSIS kan ya, bisa dipegang kan ni omongannya?". Tanya Kyara sembari pergi ke meja makan.


"Iya ah, cepetan". Ucap Revan.

__ADS_1


-


"Lo sekolah kan?". Tanya Revan kemudian.


"Iya lah, lo ga liat ini gua udah pake seragam". Ucap Kyara sembari memasukkan makanan kemulutnya.


"Inget, pulang nanti lo bareng gue". Ucap Revan.


"Tapi-". Ucap Kyara yang langsung dipotong Revan.


"Apa tapi tapi,, mau kemana ha?, mau ngapain?". Tanya Revan, kebiasaan nih bini nya seenaknya.


"Hmm, gimana ya. Liat nanti deh" Ucap Kyara. Ia bingung memikirkan alasannya, karna sepulang sekolah nanti ia masih harus latihan basket, sedangkan hanya anak laki laki saja yang bisa ikutan lomba basket. Bagaimana jika nanti Revan semakin bertanya tanya.


"Pokoknya kalo lo mau kemana mana itu ijin". Ucap Revan mengingatkan.


"Iyaaa ah". Jawab Kyara.


"Didengerin kalo laki ngomong, gua udah capek ya nyariin lo mulu. Emang kerjaan gua ngurus lu doang apa". Ucap Revan mode mamak mamak ngomel.


"Siap makk!. Ini Kyara udah kenyang mak, ayok berangkat mak, berangkat sekolah mak". Jawab Kyara.

__ADS_1


Mereka langsung bergegas pergi berangkat sekolah, di saat itu pintu gerbang hampir sudah mau ditutup. Tapi karena Kyara bersama sang KETOS, maka pintu pun kembali di buka kan.


"Makasi ya mak pagi ini". Ucap Kyara sebelum keluar mobil.


__ADS_2