Gadis Tomboy Ku

Gadis Tomboy Ku
Kyara Buat Malu


__ADS_3

"Ya suami istri". Jawab Kyara.


"Jadi gua bilang gitu sama rangga?". Tanya Revan sambil mengangkat satu alisnya.


"Ehh kok jadi gini si?!". Kesal Kyara.


"Kalian ngapain si kok malah pada bisik bisik?". Tanya Rangga sembari menatap mereka berdua secara bergantian.


"Kepo amat sih lo!". Ucap Kyara.


"Ehh-". Protes Rangga tapi dipotong oleh Revan.


"Udah lah Ngga, kita pesen bakso yok. Gua yang bayar". Ucap Revan. Ucapan Revan tersebut langsung membuat Kyara menatapnya kesal.


'Bisa bisa nya orang lain dijajanin, gua bini nya kaga!'. Batin Kyara.


"Ehh, bang minum nya ga sekalian ini?". Kyara mencoba memanas manasi Revan.


"Yaudah pesen deh sekalian". Jawab Albert sekenanya.


"Wahh thank you babang Albert". Ucap Kyara sambil mengedipkan matanya cepat. Kemudian ia memberikan Albert bentuk hati menggunakan jarinya.


'Si Kyara kenapa si?, kumat jangan jangan nih bocah'. Batin Albert.


"Lu kenapa dah Ky?, yang penting lu sehat sehat dah ya. Jangan lupa minum obat". Ucap Albert.


"Sok imut pisan maneh teh Ky!". Ucap Riyan sembari menyeruput mie ayam nya.


'Si Kyara sakit apa gimana si?'. Batin Revan bingung, ia malah jadi salah mengartikan ucapan Albert.

__ADS_1


"Ehh Van, gua lupa!, tadi kita disuruh ke ruang kepsek". Ucap Rangga.


"Tunggu tung-". Ucapan Revan terpotong.


"Udah ayok sekarang, ntar kena omelan dia lagi". Ucap Rangga sembari menarik lengan Revan, dengan terpaksa Revan mengikutinya.


"Lah ditinggal laki nya dia". Ucap Dion.


"Niat hati mau buat cemburu, ehh malah gagal!, yhaahahahahah". Tawa Kevin diikuti dengan yang lainnya.


"Ohh maksud dia mau buat cemburu tuh tadi?!, Ahahahahahah". Tawa Albert pecah.


"Hehh!, udah ah diem! berisik banget dah lo pada". Ucap Kyara sembari melanjutkan makannya, tak perduli dengan omongan abang abang nya.


"Mending lo minum nih minuman lo". Ucap Albert saat melihat pesanan Kyara sudah datang.


...****************...


Dirumah.


"Ky?". Ucap Revan sembari melihat ke arah dapur.


"Hadehh, kebiasaan ni anak belum pulang". Tambah Revan, kemudian ia mengambil handphone di saku celana seragam nya.


"Halo pan?". Tanya Kyara disebrang telfon.


"Dimana?, gua jemput". Ucap Revan.


"Ehh ngapain?, gua masih ada kegiatan ini. Lo kalo mau jemput ntar gue telfon ya". Jawab Kyara.

__ADS_1


"Kegiatan apa lagi?. Ini udah lewat 30 menit dari waktu pulang sekolah". Ucap Revan.


"Gue ada latihan. Gue udah pesenin makanan, jangan lupa diambil trus lo makan". Ucap Kyara, kemudian mematikan panggilan sepihak.


"Untung lo pesenin gua makanan, marah gua jadi agak berkurang". Gumam Revan pada dirinya sendiri.


Tak lama kemudian pun, bel apartmen mereka berbunyi.


"Iya, sebentar". Jawab Revan.


"Kyara Tasya?". Tanya kang paket bingung. 'Nama nya perempuan, tapi yang keluar kok laki laki'. Pikir nya.


"Iya". Ucap Revan.


"Oke ini bang". Ucap Kang paket nya.


"Iya, makasi ya bang". Jawab Revan lalu kembali masuk. Saat hendak menutup pintu ia malah ditahan oleh si kang paket.


"Kenapa ya bang?". Tanya Revan.


"Ini COD bang!". Ucap si kang Paket.


'4njing'. Batin Revan menahan malu.


"Ohh, maaf bang hahah. Jadi berapa?". Tanya Revan sambil tertawa canggung.


"40 ribu ya bang". Ucap kang paket.


"Ini ya bang, kembaliannya ambil aja". Ucap Revan sambil memberikan lembar 50 ribu

__ADS_1


__ADS_2