Gadis Tomboy Ku

Gadis Tomboy Ku
Lapar


__ADS_3

"Gue kan pengen ngajak lo jalan jalan, makan, main kek kemana. Cuma gara gara dia dan mulut t*i nya itu, buat gua emosi Ky". Jawab Revan.


"Lo mau ngajak gue main?". Tanya Kyara.


"Udah males!". Ucap Revan dengan nada suara ngambek.


"Yaudah si Pan,, jadi ini kita mau kemana?". Tanya Kyara antusias.


"Laper gua, kita pulang aja". Jawab Revan.


"Yehh, kok gitu si". Balas Kyara sedikit kecewa.


"Lain kali aja deh, udah terlanjur males gua liat lo". Ucap Revan.


"Suka hati lo dah!". Jawab Kyara.


Skip. Dirumah.


"Masak dong Ky". Ucap Revan saat masuk kedalam rumah. Ia baru saja memarkirkan mobilnya di garasi, sedangkan Kyara sudah duluan masuk dan tengah minum segelas air dingin.


"Tapi gue belum mandi". Ucap Kyara.


"Masak dong,, lu mandi ntaran aja gua udah laper banget nih". Balas Revan.

__ADS_1


"Yaudah yaudah, lo makan apa yang ada dikulkas aja ya". Ucap Kyara.


"Iya iya, gua keatas dulu ya. Mau mandi". Ucap Revan.


"Iya, jangan lama lo". Ucap Kyara. Revan pun langsung pergi menaiki tangga.


"Gua masak apaan dah". Kyara pusing melihat isi kulkas, ada banyak hal yang bisa dimasak. Ia ingin memasak masakan yang gampang dan cepat dibuat.


"Ayam goreng aja apa?". Tambahnya lagi sambil mengambil beberapa bahan.


Ia pun mulai mencuci ayam yang sudah dipotong potong dan mengungkep dengan bumbu bumbu yang sudah di racik. Sambil menunggu ayam siap di ungkep, Kyara menyiapkan sedikit sambel luar. Kalo makan ga ada sambel kan pasti ada aja yang kurang rasanya. Setelah itu ia menyiapkan sayur lalap mentah.


"Kayak nya udah bisa di goreng deh". Ucap Kyara sambil mengangkat tutup panci rebusan ayam.


"EH ADUH!". Kaget Kyara sedikit meloncat.


"Hahhhaahah, masa gitu aja lo kaget si". Tawa Revan, ia semakin mengeratkan peluk nya dipinggang Kyara.


"Makanya lo kalo jalan itu napak!". Ucap Kyara dengan nada suara jutek.


"Ya emang gua ngapung?, gua napak kali. Lo aja yang aneh, ngegoreng kok serius amat". Balas Revan. Revan pun menaruh kepalanya diatas bahu Kyara.


"Udah ah, sana lo!". Usir Kyara. Kyara berusaha bergerak gerak supaya Revan melespaskannya, tetapi Revan malah semakin mengeratkannya.

__ADS_1


"Pengen disini, liat lo masak". Ucap Revan.


"Gue masak ayam, ntar minyak nya pletok pletok". Jelas Kyara agar Revan menjauh.


"Lo kan kalo masak ditutup penggorengannya". Jawab Revan.


"Ah bodo amat lah, gue tuh risih!. Udah tau gue belum mandi, keringetan. Malah lo peluk peluk!". Kesal Kyara mengomel ngomel.


"Berisik banget, kayak bagus aja suara nya". Ucap Revan, ia pun mencubit pipi Kyara gemas.


"DUDUK GAK?!, ATO GA JADI NIH GUE GORENG!". Ancam Kyara sambil mengangkat sendok penggorengannya.


"Iya iya". Jawab Revan sambil mengacak rambuk Kyara dan langsung pergi lari begitu saja.


"REVANN!!!". Teriak Kyara kesal.


Skip. Selesai Kyara masak, ia langsung menaruh masakannya keatas meja makan, lalu pergi menyusul Revan ke ruang tamu.


"Makan gih, udah gua taro dimeja. Jangan lupa matiin tv nya". Titah Kyara kemudian berlalu pergi.


"Lo ga makan?". Tanya Revan sebelum Kyara jauh.


"Mau mandi!". Jawab Kyara sedikit berteriak.

__ADS_1


"Jangan langsung tidur yak!!". Ucap Revan berteriak.


__ADS_2