Gadis Tomboy Ku

Gadis Tomboy Ku
Revan Pasrah


__ADS_3

"Hehe, maaf ya Revan sayang. Tapi aku lagi laper banget.. kita bahas ini nanti jadi kamu tenangin dulu diri kamu". Ucap Kyara.


"Iya deh iya" Jawab Revan pasrah. Mau bagaimana lagi beginilah istri nya. Harus dimaklumi sifat nya. 'Untung sayang berat'. Batin Revan.


"Nih, makan yang banyak ya". Ucap Kyara setelah keduanya di meja makan. Ia memberikan piring yang sudah disusun nasi beserta lauk pauknya.


"Hmm". Jawab Revan.


"Aduhh gua laper banget". Ucap Kyara sembari mengangkat sendok di tangan nya, kemudian ia mulai menyendokkan makanannya dan makan dengan lahap.


"Pelan pelan elah,, kaga ada yang mau rebut makanan lo". Ucap Revan sinis.


"Masalah nya gua ga makan dari tadi siang, gua juga ga bawa uang jajan. Laper gua tuh ga ada yang bisa nandingin sekarang". Balas Kyara.


"Yee itu sih salah lo, siapa suruh ga minta uang. Makan tuh karma". Ucap Revan.


"Siapa suruh bangunnya lama". Gumam Kyara pelan tapi masih bisa terdengar oleh Revan.

__ADS_1


"Lo aja yang kecepetan bangun nya. Mana ada orang yang berangkat sekolah sepagi lo, udah kayak satpam aja". Ucap Revan mendengus kesal.


"Iya iya maaf". Jawab Kyara tak menghiraukan.


...****************...


Setelah Kyara selesai membersihkan meja makan dan mencuci piring piring. Ia pergi menyusul Revan ke ruang tamu.


"Ga tidur?". Tanya Kyara.


"Yehh, orang ini juga mau bilang kok". Ucap Kyara sembari duduk di sofa sebelah Revan. Sedangkan Revan hanya bisa menatap tajam Kyara. Sedari tadi Kyara dibilangin, tapi selalu aja ada jawabannya.


"Jadi lo dimana tadi?". Tanya Revan dengan nada kesal.


"Disekolah, kenapa ga percaya?. Masa lo ga percaya sama gua". Ucap Kyara, ia yakin Revan tidak percaya dengan omongannya, isi hati Revan terlihat di mimik wajahnya.


"Gausah bohong Ky, lo pikir gua ga nyariin lo seharian ini. Gua udah datengin kelas lo, tapi lo tau ga, gua malah dapet surprise". Ucap Revan.

__ADS_1


"Maksud lo?". Tanya Kyara bingung.


"Ga ada nama Kyara dikelas 10. Gue udah datengin semua kelas, selama ini lo ngapain si?!. Lo berangkat subuh pulang malem udah kayak apaan aja". Ucap Revan.


"Lo ngapain si nyariin gue, emang gue anak kecil apa". Lawan Kyara, ia mengalihkan topik pembicaraan. Kyara sendiri bingung bagaimana menjawab pertanyaan Revan.


"Gua suami lo loh Ky!" Tegas Revan.


"Iya gue tau lo suami gue, gue tau. Dan harus nya lo tuh ga perlu kuatir, karna apa pun yang gua lakuin itu lo yang paling tau". Ucap Kyara.


"Tapi rasanya gua ga tau apa apa tentang lo,, lo terlalu banyak nyimpen rahasia dari gua. Jadi suami lo aja tuh ga cukup menjamin kalo gua lebih tau lo, lebih kenal lo!". Ucap Revan.


"Oke!, gua emang nyimpen rahasia dari lo Pan. Tapi gua pastiin gua bakal bilang ini sama lo, tapi ga sekarang". Ucap Kyara.


"Kenapa Ky?, Lo ga percaya sama gua?. Gua bingung sama isi kepala lo". Ucap Revan.


"Bukan gua ga percaya, tapi gua butuh waktu Pan buat jelasin dari mana". Jawab Kyara. Revan hanya bisa pasrah mendengar jawaban Kyara, ia hanya bisa menunggu waktu dari istri kecil nya.

__ADS_1


__ADS_2