Gadis Tomboy Ku

Gadis Tomboy Ku
Efek Buruk


__ADS_3

"Mmhggh!". Leguh Kyara berusaha menutup mulutnya. Revan malah semakin menjadi jadi. Ia mulai menyentuh tubuh mungil istrinya itu.


"Buka Ky!". Titah Revan menyuruh Kyara membuka mulutnya. Kyara hanya bisa menangis, menolak Revan dengan cara menggelengkan kepalanya. Revan segera menggendong Kyara ala Bridal style, membuat Kyara langsung mengalungkan tangannya di tengkuk leher Revan. Kyara hanya takut terjatuh, bukan mengiyakan apa yang Revan lakukan.


Revan pun membawa Kyara ke kamar, rasanya ia mau gila dengan istrinya ini.


"Ky,,". Panggil Revan lembut, sambil menaruh Kyara diatas kasur. Kyara menatap Revan, ia masih tetap menangis tersedu sedu, matanya kini sembab. Ia takut.


Rasanya Revan sembakin ganas, ia mulai


menc!umi wajah dan leher Kyara. Kyara takut jika mereka melakukan hal yang memang seharusnya dilakukan. Tapi apakah nanti ia akan menyesal??, tanya Kyara pada dirinya sendiri.


"Rev,,". Ucap Kyara saat Revan mulai memasukkan tangannya kedalam baju Kyara. Ia menahan tangan Revan.


"Kenapa Ky?". Tanya Revan sambil menatap mata Kyara dalam dalam. Kyara bimbang dan hanya diam, matanya masih meneteskan air mata. Revan kembali melanjutkan aktifitas nya menciumi leher Kyara, sedikit meninggalkan bekas ciumannya.


Kemudian Revan mengecup dahi Kyara, dan kembali manatap Kyara. Ia merapikan rambut Kyara yang menutupi wajah Kyara. "Kita lakuin ya Ky?". Tanya Revan meminta izin. Kyara masih tak menjawab. Bagaimana jika nanti Kyara mengiyakan, padahal dirinya sendiri belum siap. Bagaimana jika nanti ia menyesal?. Batin Kyara bersiteru.


"Ky, gua mohon.., ijinin gua milikin diri lo sepenuhnya". Revan memohon.

__ADS_1


Kyara merasa bingung, aneh rasanya jika ia melarang Revan meminta hak nya. Bahkan Revan sampai memohon. Astaga kenapa harus terjadi disaat mereka sedang bertengkar. Kenapa harus sekarang??, boleh ga jangan dulu sekarang??. Batin Kyara bertanya tanya.


KEVIN POV


"Kenapa gua harus marah sama Kyara?!, aduh beg* banget gua, mama jadi marah juga kan". Gumam Kevin yang melihat Mama Sintya menutup pintu dengan kuat. Ia memang sedikit mengintip saat mendengar suara Kyara tadi, ternyata Kyara benar benar ada disini dan benar benar membawa Revan pergi juga.


Ia kemudian langsung kembali ke kamar setelah melihat kejadian itu. Kembali berkaca, dan melihat kembali wajah nya yang lebam. Ia sangat marah sebenarnya pada Revan mengingat kejadian siang tadi.


FLASH BACK.


"Kyara mana?!". Ucap Revan sedikit berteriak, ia memasuki ruangan kelas Kevin ddk. Karna sudah jam pulang, tinggal sedikit orang yang ada dikelas itu.


"Ga usah sok gatau lo!, kalo ada apa apa Kyara pasti bakal bilang bilang sama kalian semua!". Ucap Revan.


"Santai Bro,, kita gatau apa apa loh". Ucap Dion berusaha menenangkan Revan yang terlihat marah.


" Kyara cabut. Gua yakin kalian tau dimana dia sekarang. Lebih baik kalian kasih tau gua sekarang, sebelum gua lebih marah lagi". Ucap Revan.


"Kita gatau bang dia dimana". Ucap Albert.

__ADS_1


"Gausah bohong!. Kalian pikir gua bakal percaya gitu aja hah?. Bisa ga gausah sok nutupin kesalahan dia, persahabatan kalian itu cuma bawa efek buruk buat Kyara tau ga!". Ucap Revan dengan nada sinis.


"Lagian kalo ketemu, lo mau apain Kyara?. Lo mau siksa adek gua??". Tanya Kevin. Jujur saja ia bingung bagaimana menjawab Revan. Gak dikasih tau salah, dikasih tau malah gak terima. Alhasil ia pun malah jadi kesal mendengar ucapan Revan.


"Maksud lo apaan hah?!, maksud lo gua orang yang bakal KDRT?!". Tanya Revan makin kesal.


"Lo gilak ya?, Kyara itu tanggung jawab lo!. Kok lo bisa bilang kalo ada apa apa dia bakal cerita sama kita?!. Tanggung jawab lo sama dia mana hah ANJ!NG!!". Ucap Kevin begitu saja.


Tanpa sadar Revan langsung melayangkan pukulan di wajah Kevin. "HALAH BANGS*T LO!". Kesal Revan. Kevin tak terima, ia tak salah apa apa malah dapat tonjokan di wajahnya. Saat ia akan membalas pukulan Revan, tangan nya berhasil ditangkis Revan dan malah dapat satu tendangan siku di perutnya.


Riyan, Albert, dan Dion pun langsung membantu melerai mereka berdua. "Mending lo keluar deh bang!!". Ucap Dion.


"Anj!ng lo!!". Teriak Kevin. Revan ingin memukuli Kevin kembali, tapi berhasil ditahan oleh Riyan dan Albert.


"Kita gatau apa apa bang sumpah, mending lo keluar!". Ucap Albert tegas.


"Bangs*t!. Mulai detik ini gua ga akan pernah ngijinin kalian lagi buat ketemu Kyara!!". Ucap Revan, kemudian pun ia pergi keluar kelas.


FLASH BACK OFF

__ADS_1


__ADS_2