
Elliza menatap nanar wajah tampan Alex yang terlelap dengan tenang. Gadis cantik itu merasa sesak hatinya ketika mendengar kisah tragis Alex dari Keenan.
Dia tak menyangka di balik sikap tegas, dingin dan penuh wibawa Alex tersimpan luka yang mendalam dari masa lalunya. Terdapat trauma berat yang di tinggalkan pelaku kejahatan tersebut.
Betapa peliknya perjuangan Alex untuk bangkit dari masa lalunya. Pria tampan itu di uji dengan ujian bertubi-tubi.
Elliza berpikir bahwa selama ini dirinya lah ysng paling menyedihkan karena hidupnya selalu di ikuti oleh masalah yang berat.
Namun, sekarang Elliza malah bersyukur karena ujiannya tak seberat Alex. Mungkin bila dirinya yang berada pada posisi Alex pasti tak akan bisa bertahan hidup.
Minimal Elliza akan gila, karena kebanyakan korban pelecehan kerap kali mendapatkan perlakuan tak adil. Sebagai dari mereka di anggap pantas mendapatkan nya karena telah menggoda si pelaku.
Mirisnya pelecehan yang di derita Alex merupakan kasus yang sadis.
Pantas saja suaminya itu tampak begitu sangat saat melakukan hubungan di atas ranjang. Itu semua karena masa lalu Alex yang menyisakan trauma berat.
"Bagaimana bisa kamu membuat ku semakin jatuh cinta padamu setiap saat, Sayang? Seharusnya aku marah dan benci padamu karena telah menyakitimu!"
"Tapi, setelah tahu keadaan mu yang sebenarnya, aku semakin kagum. Kamu adalah pria paling hebat dan kuat yang pernah aku temui!"
"Maafkan aku yang sempat menyinggung mu dengan respon ku tadi!" Elliza mengusap rahang tegas Alex.
Gadis cantik itu merasa amat sangat menyayangi Alex. Terlebih lagi ketika Keenan memohon padanya untuk membujuk Alex agar mau melakukan terapi.
__ADS_1
Mendengar hal itu membuat Elliza kembali terkejut. Gadis cantik itu tak menyangka Alex tak mau melakukan terapi.
Elliza bertekad akan membujuk Alex agar pria tampan itu mau melakukan terapi.
Alex membuka matanya perlahan saat merasakan usapan lembut di pipinya. Wajah cantik Elliza menjadi sarana utama yang ia lihat.
"Elliz."
"I love you."
Degg.
Jantung Alex berdegup kencang di kala mendengar pernyataan cinta dari Elliza. Tiga kata yang mampu membuat dirinya seperti melayang ke luar angkasa.
Darah dalam tubuh Alex berdesir di buatnya. Pria tampan itu merasakan gairah nya kembali membara.
Namun, segera Alex urungkan ketika mengingat keadaan Elliza yang belum pulih total karena ulah nya. Pria tampan itu merasa bingung melihat Elliza.
Alih-alih membenci dan mencela dirinya karena telah melakukan hal kasar. Elliza malah menyambut kesadaran nya dengan senyuman hangat dan pernyataan cinta
"Elliz, jangan menggoda ku lagi! Aku takut tidak akan tahan untuk menerjang mu lagi!" Alex menjilat jempol Elliza membuat gadis cantik itu menggigit bibir bawahnya.
Elliza menatap sayu wajah tampan Alex membuat pria yaitu ingin berteriak rasanya. Dia benar-benar ingin kembali menerjang Elliza.
__ADS_1
"Cium aku Alex! Berikan aku ciuman manis yang memabukkan. Buat aku tak bisa melupakan kenangan indah saat kita berada di rumah sakit!"
"Andai tubuh ku sehat, aku juga ingin membuat kenangan di ranjang besar ini. Aku ingin berteriak memanggil manja nama mu, Sayang!"
"Sayang … cium aku! Hanya itu yang aku inginkan saat ini!" pinta Elliza seraya menj*lati bibirnya yang kering.
Gleg.
Alex menelan ludahnya, pria tampan yang baru sadar dari pingsan itu langsung menyambar bibir ranum.milik Elliza.
Dia melesakkan Indra pengecap nya mengobrak-abrik isi dalam mulut Elliza.
*
*
*
Wkwkwkwk … babang Alex meski sakit tetap hot ya, Bun🤭
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰
__ADS_1
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰