Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
Menguji Diego!


__ADS_3

Suara gelak tawa menggema di ruang makan. Di mana Adam dan Abraham bercanda ria dengan tiga sosok pria dewasa yang amat sangat tampan.


Diego yang melihatnya pun merasa geram, sesak dan marah. Dia geram karena ketiga pengacau itu bisa sangat akrab dengan dua anaknya.


"Sayang, Adam … Abraham, jangan terlalu banyak tertawa. Habiskan makanannya dulu, tidak baik berbicara satu sedang makan!" tegur Juliet membuat Adam dan Abraham langsung diam.


"Baik, Mom." 


Alex, Max dan Damian yang melihat bagaimana cara Juliet mendidik anak-anak pun terpana.


"Waw, kau semakin membuat ku terpana, Juliet. Tidak sia-sia aku dari Amerika ke Australia mencari mu ke sini. Aura mama muda positif yang kamu keluarkan membuat jiwa laki-laki ku meronta-ronta ingin memiliki mu!" ujar Damian menatap datar Juliet.


Blussh.


Pipi Juliet merah padam mendengar rayuan Damian. Wanita cantik itu belum terbiasa mendengar rayuan gombal pria.


Diego yang melihat pipi Juliet pun mengepalkan tangannya erat. Pria tampan itu merasa tak terima calon istrinya di goda oleh pria lain.


"Dami, Alex, Max … habiskan sarapan kalian lalu angkat kaki dari rumah ku!" tegas Diego dingin membuat Alex malah mengedipkan matanya sebelah.


"Oh c'mone … kau tidak bisa mengusir ku dari sini, Diego. Rumah ini milik orang tuamu, dan orang tuamu lah yang mengundang kami bertiga ke sini untuk menjadi baby sister Adam dan Abraham, sekaligus calon Daddy sambung mereka!" jelas Alex santai membuat Diego tersedak ludah.


Uhuk … uhuk.


Diego yang baru saja minum kopi langsung tersedak, membuat Juliet otomatis mengusap punggung Diego.


"Ekhem … sudah baikan?" tanya Juliet berdehem pelan dengan raut wajah khawatir.


"Sudah." Diego menjawab singkat lalu kembali menatap tiga sahabatnya itu.


"Apa maksud kalian?" tanya Diego dengan suara yang amat dingin.


"Berita tidak diulangi dua kali, Diego!" balas Alex santai.


Diego berusaha menahan amarahnya dengan cara mempercepat menyantap sarapannya.


Pria tampan itu ingin segera menghubungi kedua orang tuanya yang sedari tadi tak menunjukkan batang hidung mereka.

__ADS_1


Diego yakin kalau ibu dan ayahnya pasti telah merencanakan sesuatu yang buruk untuknya.


Oh ya ampun … kenapa aku punya Daddy dan mommy yang menyebalkan seperti mereka?


Batin Diego berteriak kesal, pria tampan itu tak terima dengan keadaan yang seolah tak mendukung dirinya untuk mendapatkan cinta Juliet.


*


*


*


Setelah selesai makan, Diego mengajak Juliet berbicara empat mata di dalam kamar.


Diego mengunci pintu kamar agar tak ada pengganggu yang masuk.


"Sir, ada apa? Apa yang ingin Anda bicarakan?" tanya Juliet heran.


"Jangan panggil aku, Sir. Panggil aku Diego! Karena sekarang aku bukan lagi Tuan mu dan kau bukan lagi bawahan ku. Sekarang aku ini hanyalah seorang pria yang sedang berusaha mendapatkan cinta mu!" tegas Diego menarik Juliet membawa wanita itu ke sofa.


"Sir."


"Diego, panggil aku Diego!"


"Diego." Juliet berkata pelan membuat Diego tersenyum senang.


"Juliet," panggil Diego lembut.


"Iya."


"Jangan pernah tergoda dengan ketampanan dan pesona ketiga CEO Bastard itu, ya! Mereka hanya tampan saja. Tapi, akhlak nya minim. Jangan jatuh cinta pada mereka, tapi, cintanya pada ku saja!" rengek Diego dengan bola mata berkaca-kaca.


Pria tampan itu sangat takut bila Juliet lama mengenal ketiga sahabatnya itu Juliet akan kepincut dengan salah satu sahabatnya itu.


Tak dapat di pungkiri, sifat Max yang pandai menggoda, Alex yang sangat manis dan Damian yang amat romantis meski wajahnya selalu dingin.


Terlebih lagi, mereka bertiga sangat kaya raya.

__ADS_1


Diego sangat takut bila Juliet pindah haluan.


"Kenapa kamu berubah manja seperti ini, Diego?" tanya Juliet heran melihat sifat baru Diego.


Seumur dia mengenal Diego, baru kali ini dia melihat sisi lain Diego yang sangat manja.


"Aku manja juga sama kamu, mommy dan Daddy! Seharusnya kamu beruntung karena aku manja padamu, itu artinya aku sudah nyaman dan benar-benar mencintaimu. Karena sikap manja ku ini hanya aku perlihatkan pada orang-orang yang aku cintai!" jelas Diego mencium bahu Juliet yang terbuka, karena Juliet memakai dress satu tali.


Degg.


Ada perasaan hangat menjalar dalam hati Juliet mendengar bahwa Diego telah mencintai dirinya.


Jujur saja, wanita itu perlahan mulai luluh dengan tingkah manis Diego saat ini. Akan tetapi, Juliet ingin memastikan bahwa perasaan Diego benar-benar tulus 


Bukan hanya karena tubuhnya saja.


Aku akan mengujinya batin Juliet.


"Diego." Juliet membelai rahang tegas pria tampan itu lalu perlahan mendekatkan bibirnya dengan bibir Diego.


Degg.


Diego terkejut mendapatkan ciuman mendadak dari Juliet. Pria tampan itu tak menyangka Juliet akan mencium dirinya terlebih dahulu.


*


*


*


Wkwkwkwk … hati-hati Juliet, nanti pusaka Diego bangkit beneran, mampus kau🤣🤣🤣


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2