Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
S2 : Permintaan maaf Elliza


__ADS_3

Hari sudah mulai gelap, senja telah datang. Langit mulai berubah warna dari biru menjadi orange. 


Seorang gadis cantik mengayunkan langkahnya masuk ke dalam sebuah ruangan seraya menenteng nampan yang berisikan kopi dan kue di atasnya.


Elliza melihat Alex yang terlihat serius menatap layar laptop nya. Pria tampan itu bahkan tak menyadari kehadirannya karena saking seriusnya bekerja.


Elliza mendekati Alex, gadis itu berdiri di samping Alex membuat pria tampan itu tersadar dan segera menoleh ke arahnya.


"Tuan," sapa Elliza tersenyum manis.


"Apa?" tanya Alex datar menatapnya nyaris tanpa ekspresi membuat Elliza merasa tak enak hati.


"Ini saya bawakan kopi dan kue untuk Anda, agar Anda lebih semangat kerjanya!" Elliza berkata lembut, gadis cantik itu meletakkan kopi dan kue di atas meja.


Alex tak berkata apa pun, pria itu hanya melihat apa yang di lakukan oleh Elliza.


Setelah meletakkan kue dan kopi, Elliza tak beranjak sedikitpun dari tempatnya membuat Alex menautkan alisnya sebelah.


"Kenapa kau masih di sini?" tanya Alex dingin membuat Elliza menatap ke arahnya.


Gadis itu memilin ujung rok nya karena merasa amat gugup.


Gadis itu tak tahu bagaimana cara memulainya, dia ingin memjnta maaf. Namun, melihat bagaimana cara Alex menatap dirinya membuat nyali Elliza menciut.


Kata-kata maaf yang telah di rangkai nya sedari tadi pun hilang begitu saja dari otak kecilnya.


"Jika kau tidak ada keperluan apa pun cepatlah pergi dari sini! Aku tidak ingin di ganggu!" tegas Alex dingin membuat Elliza segera memberanikan dirinya.

__ADS_1


"Saya minta maaf karena telah menampar Anda tadi pagi!" balas Elliza cepat menatap wajah tampan Alex.


Gadis itu ingin melihat bagaimana reaksi Alex mendengar pernyataan maafnya. Apakah pria tampan itu akan memaafkan nya atau tidak? 


Sungguh, Eliza sangat takut bila Alex marah. Karena jujur saja hanya rumah Alex tempat berlindung Elliza, gadis itu tak memiliki kerabat lainnya.


Terlebih lagi Elliza tak memiliki simpanan uang. 


Untuk menjaga ketenangan dan kenyamanan dirinya, Elliza ingin menjaga hubungan nya bersama Alex agar selalu baik.


Alex menarik sudut bibirnya tipis, pria tampan itu tersenyum samar. Sepertinya dia ingin bermain sebentar bersama dengan Elliza si gadis polos dan cantik itu.


Alex tak menjawab pernyataan Elliza. Pria tampan itu hanya menepuk pundaknya pelan.


"Ah … pundak ku terasa kaku karena terlalu banyak bekerja hari ini!" Alex berkata datar seraya terus menepuk pundaknya.


Gadis itu ingin mengambil hati Alex. Dia ingin memperbaiki hubungannya dengan Alex.


"Apa yang bisa kau lakukan dengan tangan kecil mu itu?" tanya Alex sinis menatap dingin Elliza.


"Semuanya! Saya pandai memijat, memasak, membersihkan rumah, Tuan!" ujar Elliza dengan nada sombong membuat Alex sekuat mungkin menahan senyumnya.


Pria tampan itu merasa terhibur melihat ekspresi Elliza yang terlihat begitu semangat ingin membuktikan kemampuannya.


Ikan sudah memakan umpan batin Alex menyeringai.


"Baiklah, lakukan tugasmu!" titah Alex datar membuat Elliza langsung menyentuh pundaknya.

__ADS_1


Bugh.


Elliza tersentak di kala Alex menarik tubuhnya, hingga terjatuh ke pangkuan Alex.


"Tu-tuan," gumam Elliza gugup karena jarak wajahnya dengan wajah Alex sangat dekat.


"Pijat aku dengan posisi ini. Paha ku sedari tadi terlalu ringan, jadi aku butuh benda berat menimpa paha ku agar lebih berat. Hitung-hitung olahraga!" jelas Alex santai membuat Elliza mengerucutkan bibirnya.


"Saya tidak berat, Tuan! Lihatlah tubuh saya ini sangat kurus!" ketus Elliza tak terima di bilang berat.


"Terserah! Sekarang cepat pijat aku!" titah Alex tak ingin di bantah.


*


*


*


Maaf telat up … author tadi lemes banget, bahkan pegang hp gak sanggup karena dehidrasi ringan.


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏


Mampir juga ke novel temen author ❤️❤️❤️🥰

__ADS_1



__ADS_2