Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
S2 : Hampir Saja


__ADS_3

"Ah … Elliz, aku tidak tahan lagi!" Alex benar-benar tak mampu menahan hasratnya.


Pria tampan itu sudah mendekap erat pinggang Elliza membuat gadis cantik itu merasa sesak.


Sepertinya Alex kembali di kuasai oleh penyakit nya. Pria tampan itu tak sadar bahwa pelukannya itu membuat Elliza kesulitan bernafas.


"A-alex … aku tidak bisa bernafas! Tolong longgarkan pelukannya!" pints Elliza dengan suara terbata-bata.


Tangan gadis cantik itu masih berada di bawah Alex. Dia tak bisa menggerakkan tubuhnya karena tenaga Alex lebih kuat darinya.


Alex tak mendengarkan suara Elliza. Pria tampan itu malah semakin mendekap tubuh Elliza. Dia menyesap leher jenjang Elliza kuat-kuat membuat gadis cantik itu meringis kesakitan.


Para pengunjung tak terlalu menghiraukan mereka karena posisi Alex dan Elliza benar-benar berada di paling pojok ruangan.


Ah.


"Alex …" Elliza melenguh pelan di kala Indra pengecap Alex menyapu telinga nya membuat gadis cantik itu merasa nikmat sekaligus geli.


"Ayolah Elliz kita ke hotel! Aku janji akan membuat kamu berteriak kenikmatan di bawah ku!" bujuk Alex melonggarkan pelukannya lalu memasukkan tangannya ke area bawah Elliza.


Gadis cantik itu membuka kedua kakinya lebar memberikan akses untuk Alex bebas memainkan asetnya.


Gadis cantik itu sejenak melupakan niatnya untuk memberikan terapi untuk Alex.

__ADS_1


Elliza malah terlena dengan permainan Alex. Namun, tiba-tiba gadis cantik itu tersadar saat Alex hampir memasukkan jarinya ke dalam sana.


Buru-buru Elliza menepis tangan Alex membuat pria tampan itu menautkan alisnya sebelah.


Bukankah Elliza sangat menikmati permainan Alex, lalu mengapa gadis cantik itu menepis tangan nya? Apakah Alex terlalu kasar? 


"Kenapa Elliz? Apa aku kasar lagi?" tanya Alex hati-hati dengan suara yang serak.


Pria tampan itu menatap lekat wajah cantik Elliza yang sekarang hanya berjarak lima sentimeter dari wajahnya.


"Tidak, Sayang! Tapi, aku baru saja selesai di operasi. Jahitan juga belum kering! Jadi, kamu tidak boleh masuk dulu meski itu hanya jari saja. Karena aku bakal kesakitan!" jelas Elliza membuat Alex menepuk jidatnya.


Pria tampan itu hampir saja melupakan bahwa istri kecilnya itu baru saja pulang dari rumah sakit, setelah satu Minggu di rawat inap.


"Maafkan aku, Elliz! Aku tidak bermaksud ingin menyakiti mu lagi. Aku hanya tidak sanggup menahan hasrat ku! Sekali lagi maafkan aku. Jangan marah dan jangan takut padaku!" Alex berucap pelan.


Pria tampan itu menatap Elliza dengan tatapan memelas. Dia sangat takut Eliza kembali marah dan mendiami Alex.


"Tidak apa-apa! Kamu, 'kan, lagi dalam proses terapi. Nanti kalau terapi nya udah benar-benar membuat kamu bisa mengatur hasrat mu sendiri, pasti olahraga panas kita semakin ekhem ekhem … karena bukan hanya kamu yang bisa menikmati nya!"


"Aku juga bisa, Sayang! Jadi, sekarang kamu nurut sama aku, ya. Kita tetapi di sini! Ingat jangan teriak dan jangan melakukan sesuatu yang membuat orang-orang curiga pada kita! Okey?"


Elliza berbisik pelan membuat pria tampan itu mengepalkan tangannya penuh semangat.

__ADS_1


Siapa yang tidak ingin sembuh pikir Alex. Semua penderita sadomasokis pasti juga ingin sembuh. Mereka juga ingin menjalani hubungan bersama wanita yang mereka cintai secara normal.


Tanpa adanya luka fisik yang di berikan oleh pengidap sadomasokis.


"Ah … iya, lebih cepat Elliz!" 


Buru-buru Elliza membungkam mulut Alex dengan ciuman rakus karena takut bila orang-orang mendengar suara mendayu Alex.


Elliza berhasil mengeluarkan benda panjang itu lu memainkan nya dengan tempo cepat membuat Alex kenikmatan.


*


*


*


Wkwkwkwk … babang Alex benar-benar kagak tahan ya, Bun🙈🙈 untung aja si Elliza sadar, kalau tidak pasti udah pendarahan lagi tuh gadis🤣🤣


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏

__ADS_1


__ADS_2