Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
S2 : Terapi Terakhir


__ADS_3

Waktu berjalan begitu cepat, hari berganti Minggu, hingga tak terasa sudah dua bulan Alex menjalani terapi dokter dan terapi ala Elliza.


Pria tampan itu sudah sembuh total tanpa adanya perlakuan kasar yang Elliza dapatkan lagi di saat mereka bercinta.


Hari ini adalah hari terakhir Alex melakukan terapi nya. Pria tampan itu bergandengan tangan bersama Elliza memasuki ruangan sang paman.


"Selamat datang!" Keenan tersenyum lebar menyambut kedatangan keponakan nya.


"Hai Paman, apa kabar?" tanya Elliza tersenyum ramah pada wali Alex itu.


"Baik, Elliz. Kamu makin gemuk saja!" ujar Keenan membuat Elliza mengembung kan pipinya.


Alex yang melihat perubahan ekspresi istrinya pun terkekeh geli. Dia segera merangkul pundak Elliza lalu mengecup pipi istrinya itu di depan sang paman.


"Aku yang buat dia gemuk, Paman. Istriku ini makin cantik kalau gemuk!" Alex mencolek dagu Elliza membuat gadis cantik itu tersenyum malu mendengar rayuan Alex.


Keenan yang melihat pun hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia tak menyangka keponakannya itu telah jatuh cinta pada istrinya sendiri.


Padahal masih teringat jelas dalam ingatan Keenan bagaimana keras kepalanya Alex saat membahas mengenai pernikahan dan urusan percintaan.


"Benar, kata orang dulu kalau istri gemuk itu berarti dia bahagia hidup bersama dengan suaminya!" timpal Keenan membuat Alex tersenyum cerah.


Pria tampan itu segera mengecup puncak kepala dan pipi istrinya itu.


"Benar begitu, Elliz. Kamu bahagia menikah sama aku? Ayo ngaku … aku mau dengar langsung!" Alex terus menggoda Elliza membuat istrinya itu benar-benar malu di depan Keenan.


"Ayolah, Elliz. Akui saja!" Goda Alex membuat Elliza langsung merengek padanya.

__ADS_1


"Sayang … jangan godain aku!" rengek Elliza seperti anak kecil pada Alex membuat pria tampan itu merasa gemas dengan Elliza.


Andai saja mereka sedang berada di rumah saat ini, pastilah Alex akan menerjang istrinya itu sampai Elliza tak bisa jalan.


"Iya, aku berhenti godain kamu! Karena nanti malam aku lanjut lagi." Alex berbisik di telinga Elliza membuat gadis cantik itu merona malu.


Hampir setiap malam mereka mengarungi indahnya pergumulan panas di tengah-tengah keheningan malam.


Alex merasa candu dengan tubuh Elliza begitupun sebaliknya. Elliza merasa nyaman dengan kelembutan Alex saat menyentuhnya.


Hanya saja sampai detik ini tidak ada kata cinta yang keluar dari mulut Alex untuk Elliza. Bahkan, panggilan sayang tak pernah Alex ucapkan.


Terkadang Elliza merasa sedih, namun, gadis cantik itu cukup terhibur dengan tindakan Alex. Meskipun tanpa kata cinta yang keluar dari mulut suaminya itu.


Alex memperlakukan Elliza benar-benar seperti mutiara di tengah lautan. Alex sangat posesif dan protektif pada Elliza.


"Tidak lagi, Paman! Terakhir aku masih terbayang-bayang masa lalu itu dua Minggu yang lalu. Setelahnya tidak ada lagi!" ujar Alex jujur membuat Keenan tersenyum senang.


"Apa karena sebelum berhubungan kamu mengkonsumsi obat yang paman beri?" tanya Keenan semangat mendengar cerita Alex.


"Bukan, Paman! Sudah lama aku tidak mengkonsumsi obat yang paman beri!" balas Alex membuat Keenan terkejut.


Pasalnya pria itu memberikan Alex obat khusus untuk menenangkan Alex sebelum berhubungan b*dan.


"Kenapa kamu tidak mengkonsumsi nya, Lex?" tanya Keenan penasaran.


"Aku tidak ingin bergantungan dengan obat, Paman. Awal-awal aku mengkonsumsi nya dengan rutin, lalu perlahan aku meminumnya selang-seling, hari ini minum, besok tidak."

__ADS_1


"Hingga, sampai pada saat di mana aku tidak lagi membutuhkan obat yang paman beri. Saat ini aku benar-benar sudah bisa mengontrol hasrat ku, Paman."


"Bahkan, aku sudah sanggup mengingat masa lalu ku tanpa sesak lagi!" jelas Alex membuat jantung Keenan mau copot rasanya.


Pria paruh baya itu tak menyangka Alex senekat itu untuk sembuh. Namun, tak dapat di pungkiri bahwa Keenan merasa sangat bahagia atas kesembuhan keponakannya itu.


"Kalau begitu kita lakukan terapi terakhir hari ini!" ujar Keenan membuat Alex dan Elliza menganggukkan kepalanya setuju.


*


*


*


Wkwkwkwk … emang terapi dari Elliza bukan maen ya, Bun🙈🙈


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Komentar dan like menurun 🥺😪


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰


Ikuti Author ya kakak ... klik profil lalu ikuti, biar nanti saat ada novel baru dari author kakak semua dapat pemberitahuan.


__ADS_1


__ADS_2