Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
Perkelahian Diego Dan Damian!


__ADS_3

"Kamu juga tidak bisa berenang, Juliet?" tanya Damian pada wanita cantik itu yang terlihat takut terjun ke dalam kolam.


"Iya, aku tidak bisa berenang," balas Juliet tersenyum kikuk.


Alasan pertama Juliet tak membawa Adam dan Abraham bermain ke kolam renang karena kekurangan uang, dan alasan kedua Juliet tak membawa mereka ke pantai karena Juliet tidak bisa berenang.


"Baguslah, Alex dan Max mengajarkan dua anakmu berenang dan aku akan mengajarkan kamu berenang! Ayo!" ajak Damian menarik sudut bibirnya berbentuk sebuah senyuman kecil.


Juliet tersenyum lebar seraya menunjukkan deretan giginya yang berjejer rapi.


Juliet membuka pakaian nya dan hanya menyisakan bikini, membuat mata tiga pria dewasa itu berbinar.


"Waw … ternyata ada gajah di balik batu dan ada semangka di balik baju!" ujar Max menatap lapar tubuh Juliet.


"Di mana semangkanya, Uncle?" tanya Adam polos membuat Max tersadar.


"Tidak ada, ayo kita lanjutkan lagi!" Max dan Adam pun kembali berenang.


Sedangkan Damian segera turun ke dalam kolam, lalu merentangkan kedua tangannya menyuruh Juliet masuk ke dalam kolam.


"Ayo … jangan takut, ini tidak dalam!" ujar Damian membuat Juliet segera masuk ke dalam air.


Wanita itu tersenyum senang karena untuk pertama kalinya dia berenang. Seumur hidup, Juliet hanya menghabiskan waktunya untuk belajar dan bekerja.


Dia sangat jarang bermain dan bersenang-senang seperti gadis seumurannya.


"Air nya dingin," ujar Juliet seraya berpegangan di pundak Damian.


Pria tampan itu tersenyum manis, dia mendekap pinggang Juliet membuat kulit mereka berdua saling bersentuhan.


"Air nya memang dingin, tapi, aku bisa mengubah suasana dingin ini menjadi panas!" ujar Damian tersenyum penuh arti ketika sempat melirik Diego yang berjalan ke arah mereka.


"Caranya?" tanya Juliet bingung memiringkan kepalanya menatap polos Damian.


"Seperti ini." Damian mendekatkan bibirnya dengan bibir Juliet membuat wanita itu tersentak kaget.


Saat bibir mereka hampir bertemu, seseorang lebih dulu terjun ke dalam kolam lalu menghentikan pertemuan dua bibir tersebut.


Byuur.

__ADS_1


"Damian, sialan! Jangan kau sentuh calon istri ku!" teriak Diego marah langsung menarik tangan Juliet lalu memeluk erat tubuh wanita cantik itu.


"Baru calon, bukan istri! Jadi, masih bisa ku sentuh!" jawab Damian sengaja memprovokasi Diego membuat pria tampan itu murka.


Diego segera memukul Damian, mereka berkelahi dalam air membuat suasana berubah menjadi riuh.


Juliet terkejut, dia baru sadar kalau ini yang di maksud Damian tadi. Pria itu bisa merubah suasana menjadi panas.


Panas karena api cemburu Diego.


Adam dan Abraham yang melihat Diego dan Damian berkelahi pun terkejut. Kedua bocah itu ingin menangis, namun, tak jadi setelah mendengar ucapan Max.


"Jangan takut, Daddy mu dan Uncle Damian sedang memperagakan salah satu adegan penjahat dan polisi dari film laga! Mereka tidak benar benar berkelahi," bohong Max memberikan kode pada Alex untuk menengahi perkelahian Damian dan Diego.


"Oh … seperti Jackie Chan dan Bruce Lee?" tanya Adam polos.


"Iya, begitulah."


Max membawa Adam dan Abraham berenang menjauhi perkelahian hebat tersebut.


Juliet merasa sangat ketakutan, wanita cantik itu menangis melihat Diego yang menghajar Damian membabi-buta dalam air.


"Sialan, kau … sudah aku katakan jangan pernah menyentuh calon istriku! Tapi, kau melanggarnya, sialan!" Diego berteriak penuh emosi terus memukul Damian.


Alex yang baru datang pun langsung menendang pinggang Diego dari arah samping.


Diego yang tak siap menerima tendangan tersebut pun langsung terjungkal ke samping.


Saat Diego ingin bangkit lagi, Juliet segera memeluk erat tubuh Diego dari belakang membuat pria tampan itu menghentikan niatnya.


"Aku mohon berhenti … hiks … dia tidak menyentuhku! Aku mohon, jangan berkelahi lagi!" Juliet menangis sesenggukan. 


Dapat Diego rasakan tubuh Juliet bergetar hebat, pria tampan itu pun terdiam beberapa saat berusaha menormalkan emosinya.


"Kalian berdua benar-benar tidak punya otak. Bagaimana bisa kalian berkelahi di depan anak-anak, untung ada Max yang pandai berkilah! Kalau tidak mereka pasti akan ketakutan!" bentak Alex marah menatap kesal Diego dan Damian secara bergantian.


"Katakan pada temanmu jangan menyentuh calon istriku!" balas Diego dengan suara rendah berusaha menahan emosinya.


"Katakan pada temanmu kalau aku hanya mengajarkan calon istrinya berenang! Tidak lebih dari itu. Temanmu itu sangat mudah salah paham! Jangan sampai dia mengulangi kesalahannya dua kali!" tegas Damian mengusap sudut bibirnya yang berdarah.

__ADS_1


Degg.


Diego tersentak mendengar perkataan Damian. Dia sadar bahwa dirinya telah salah paham, rasa cemburunya yang berlebihan membuat Diego langsung memukul Damian.


Lagi … Diego salah paham lagi.


Diego segera membalikkan badannya lalu menangkup pipi Juliet. Bola mata wanita cantik itu memerah karena menangis.


"Maafkan aku karena telah membuat mu takut!" Diego berkata lembut penuh sesal lalu menarik Juliet masuk ke dalam pelukannya.


"Hiks … jangan berkelahi lagi! Dia tidak menyentuhku … aku bukan wanita murahan yang haus akan belaian pria! Hiks … aku bukan wanita murahan!" 


Juliet menangis sesenggukan, wanita itu berusaha menjelaskan pada Diego. Karena di masa lalu perdebatan hebat terjadi antara keduanya karena salah paham.


Sehingga membuat Diego menuduh Juliet sebagai wanita murahan.


Degg.


Hati Diego seperti di cubit, dadanya terasa sesak mendengar penjelasan Juliet.


"Tidak, kamu tidak murahan … kamu wanita baik-baik, aku yang salah di sini! Maafkan aku! Jangan berkata seperti itu lagi! Aku yang salah … aku yang salah, maafkan aku yang mudah cemburu dan emosi!" jelas Diego seraya mengeratkan pelukannya.


Pria tampan itu merasa amat bersalah. Damian yang melihatnya pun tersenyum kecil.


*


*


*


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰🥰


Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰


Mampir Juga ke novel temen author yang gak kalah kerennya.


__ADS_1


__ADS_2