
"Kamu gila, ya! Cukup siapkan pakaian kantor ku dan air hangat! Aku bisa mandi sendiri!" tegas Max menatap tajam Meimei yang menatap polos dirinya.
"Baik, Tuan!" Meimei membalik tubuhnya mengayunkan langkahnya keluar dari ruangan tersebut.
Namun, Meimei menghentikan langkahnya tepat di pembatas pintu. Gadis cantik itu membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Max yang terlihat ingin meneguk minumannya.
"Tuan," panggil Meimei membuat Max mengurungkan niatnya untuk minum.
"Apalagi?" tanya Max berusaha sabar menatap Meimei.
"Beneran gak mau saya mandikan? Saya jago loh bersihin tubuh orang. Dapat di pastikan Tuan gak bakal nyesel karena semua daki yang ada pada tubuh Tuan saya babat habis dan di jamin gak bakal balik lagi daki nya karena kapok dengan saya!"
Meimei menawarkan dirinya, gadis cantik itu tetap kekeh ingin memandikan Max.
Max yang mendengarnya pun merona malu. Pria tampan itu kembali tersedak ludah mendengar tawaran Meimei yang terdengar menggelikan di telinga nya.
Oh ya ampun … harga diri seorang Maxim Alvarado serasa di lecehkan mendengar ucapan Meimei yang seolah-olah mengatakan tubuh Max banyak daki nya.
Nafas Max naik turun, kesabaran nya benar-benar sudah batas tertinggi. Pria tampan itu mengepalkan tangannya erat menatap tajam ke arah Meimei.
"Meimei."
"Anda setuju, Tuan?" tanya Meimei girang.
"Cepat kerjakan apa yang aku perintahkan, kalau tidak aku akan mengembalikanmu kepada madam Choo!" tegas Max yang sudah habis kesabaran nya menghadapi ketololan Meimei.
Gadis cantik itu tersentak mendengar perintah Max. Buru-buru Meimei berlari meninggalkan pria itu guna menjalankan perintah Max
Max yang melihatnya pun menghela nafas berat. Pria tampan itu tak habis pikir bagaimana bisa dia berhadapan dengan gadis aneh seperti Meimei.
"Hahh … tidak apa-apa, Max. Setidaknya dia cantik meski tubuhnya tak menarik dan otak nya seperti otak udang!" gumam Max pelan.
__ADS_1
*
*
*
"Tuan, Anda benar-benar akan bekerja?" tanya Meimei mengantarkan ke depan rumah.
Rumah Max tak terlalu besar, namun, mewah dan elegan. Pria tampan itu tak terlalu suka rumah yang besar karena dia tinggal sendirian.
Hanya ada Max dan madam Choo pelayan kepercayaan Max yang bertugas mengurusi semua tugas rumah, dan sekarang madam Choo sudah tua di gantikan oleh Meimei yang merupakan keponakan nya.
Awalnya Max merasa keberatan dengan tawaran madam Choo. Namun, mengingat jasa wanita paruh baya yang telah mengasuhnya dari kecil itu pun membuat Max percaya dan menerima Meimei sebagai pengganti madam Choo.
"Apa kau melihat ku seperti ingin ke sawah?" tanya Max balik membuat Meimei menggelengkan kepalanya cepat.
"Anda lebih tampan daripada orang yang mau ke sawah!" puji Meimei jujur membuat Max tersenyum simpul.
"Kamu benar! Aku tampan bahkan sangat tampan!" Max menyombongkan dirinya di hadapan Meimei yang malah ikut menganggukkan kepalanya.
"Aku pergi dulu! Lakukan pekerjaan mu dengan baik. Jangan kecewakan aku yang telah mau menerima mu!" Max berucap datar membuat Meimei tersenyum manis penuh semangat.
"Baik, Tuan! Saya akan bekerja dengan baik agar Madam Choo tidak malu dan Anda tidak kecewa!" balas Meimei sungguh-sungguh.
"Baiklah, aku pergi dulu." Max berbalik ingin masuk ke dalam mobilnya.
Namun …
"Tuan, tunggu!" panggil Meimei membuat Max menghela nafas berat.
Pria tampan itu membalikkan tubuhnya menatap Meimei dengan tatapan datar.
__ADS_1
"Apalagi?" tanya Max memutar bola matanya malas.
Cup.
Meimei mengecup bibir Max sesaat membuat pria tampan itu tercengang. Bahkan, bola mata Alex rasanya hampir keluar dari tempatnya.
"Semangat!" ujar Meimei polos setelah mengecup bibir Max.
Max yang merasakan lembutnya bibir ranum Meimei pun langsung menahan tengkuk gadis cantik itu dan menyambar rakus bibir Meimei.
Jiwa Bastard nya tak ingin menyia-nyiakan makanan empuk yang telah di berikan secara gratis.
Manis … sangat manis, lembut seperti permen kapas batin Max penuh hasrat.
*
*
*
Pasti penasaran kenapa Meimei kelewatan polos dan Agresif kan? 🤭🤭
Itu masih rahasia ya😁🤣
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🙏🙏
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏
Maaf telat up karena author lagi sakit kepala udah berhari-hari belum sembuh. 🤧🤧
__ADS_1