
"Elliz, ayo … aku siap terapi nya!" Alex mengecup tulang selangka Eliza membuat gadis cantik itu bergerak gelisah di bawah kukungan Alex.
"Tapi, ini masih pagi, Sayang!" Elliza berkata pelan berusaha menahan suara d*sahan nya.
"Justru masih pagi lebih bagus, Sayang! Ayolah … semalam 'kan aku sudah mengalami kemajuan. Aku sanggup nahan waktu kamu pijat harta Karun ku!" Alex terus menggoda Elliza dengan memberikan sentuhan nakal pada kulit putih istrinya itu.
Elliza teringat kembali kejadian tadi malam. Setelah mereka pulang dari restoran, Elliza langsung di terkam oleh Alex.
Namun, pria tampan itu melakukannya dengan lembut. Sehingga, membuat Elliza merasa tenang dan nyaman.
Hanya saja Alex tak bisa memasuki Elliza karena larangan dokter sebab jahitan pada area inti Elliza belum sembuh.
Butuh waktu sebulan Elliza baru bisa di masuki oleh harta Karun Alex dan gadis cantik itu bersyukur, karena selama satu bulan ini dia akan melakukan terapi pada Alex.
"Baiklah, Sayang! Aku akan memberikan terapi untukmu." Elliza segera menarik tengkuk Alex lalu menyesap bibir tebal suami tampannya itu.
Keduanya berciuman dengan penuh kelembutan. Alex benar-benar menikmati permainan bibir Elliza yang setiap hari semakin mahir.
Gadis cantik itu mer*mas rambut Alex memperdalam ciuman tersebut membuat suasana semakin hangat.
Tubuh keduanya masih polos, kulit Elliza dan Alex bersentuhan menciptakan sensasi panas dalam tubuh mereka.
Tangan Alex tak dapat di kondisikan lagi. Pria tampan itu segera memainkan puncak bukit kembar yang berwarna pink itu membuat Elliza mengeluarkan suara lenguhan tertahan karena ulah Alex.
Eummm.
Elliza menikmati sentuhan Alex yang setiap saat semakin lembut. Tak ada lagi hasrat yang menggebu-gebu karena Alex sudah bisa menahan dirinya agar tak kelepasan.
__ADS_1
Terlebih lagi Elliza juga memberikan terapi lainnya pada Alex. Yaitu terapi perasaan, Elliza menyuruh Alex untuk belajar mencintai Elliza.
Karena bila Alex telah memiliki perasaan pada Elliza, otomatis perasaan itulah yang dapat melindungi Alex dari hasratnya sendiri agar tak melukai Elliza.
Benar saja, Alex mensugesti dirinya sendiri untuk mencintai dan menyayangi Elliza agar pria tampan itu bisa memperlakukan Elliza dengan lembut di atas ranjang.
"A-alex." Elliza membusungkan dadanya di kala pria tampan itu menyesap puncak bukitnya dengan lembut.
"Iya, Elliz." Alex menjawab dengan suara yang serak.
Pria tampan itu menuntun tangan Elliza agar membelai harta Karun nya yang siap masuk ke dalam tanah Elliza.
"Sentuh dia, Elliz. Tenangkan dia agar tidak buas padamu lagi! Ayo buat dia jinak padamu, Elliz."
Alex berbisik pelan membuat Elliza merasa tertantang pada harta Karun Alex. Dengan penuh semangat Elliza memainkan harta Karun Alex.
Atas bawah, maju mundur telah Elliza lakukan. Sayangnya gadis cantik itu tak bisa memberikan servis melalui miliknya karena milik Elliza belum sembuh.
Elliza tersenyum nakal, gadis cantik itu membalikkan posisi Alex ke bawah, lalu gadis cantik itu segera melakukan tugasnya memberikan terapi khusus untuk pria yang ia cintai itu.
Alex hanya mampu membuka mulutnya lebar di kala sentuhan nakal Elliza kian mendominasi membuat Alex tak mampu menahan suaranya lagi.
"Ah … Elliz! Kamu benar-benar hebat. Terapi mu benar-benar manjur, Elliz! Kamu dokter terbaik ku."
Alex memuja Elliza habis-habisan membuat gadis cantik itu tersenyum bangga. Dia merasa puas karena Alex perlahan mengakui kemampuan dirinya.
Dia merasa berguna berada di samping Alex.
__ADS_1
"Karena kamu sudah memuji ku, maka aku akan berikan terapi plus-plus ala istri seksi!" Elliza mengedipkan matanya sebelah membuat Alex tersenyum gemas.
Pria tampan itu mencubit pipi Elliza membuat gadis cantik itu tersenyum senang.
Elliza saat ini sudah seperti peliharaan yang begitu senang di puja dan di elus oleh majikannya.
"Kamu memang istri yang baik, Elliz," puji Alex tulus.
Elliza tak menjawab lagi. Gadis cantik itu segera menurunkan wajahnya tepat pada benda harta Karun Alex.
Dia menatap benda tersebut dengan tatapan tajam, karena benda inilah Elliza masuk rumah sakit.
"Akan aku jinakkan kamu! Pokoknya mulai sekarang kamu hanya boleh jinak pada ku. Jangan bangkit kalau ada wanita lain yang menyentuh mu. Awas aja kalau kamu melanggar, aku jadikan sosis panggang," gumam Elliza pelan.
Gadis cantik itu segera memainkan benda harta Karun itu dengan mulutnya membuat Alex berteriak kenikmatan.
"Oh Elliz … aku benar-benar ingin meledak sekarang!" d*sah Alex keras.
*
*
*
Wkwkwkwk … Alex perlahan udah jinak sama Elliza ya, Bun😜🤣
Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏