
PERINGATAN!! BAB INI KHUSUS DI BACA MALAM SELAMA BULAN SUCI RAMADHAN 🔪🔪🔪
Author minta bantuan like coment vote dan beri rating 5 nya dingy, Kak 🙏❤️🥰🌹 biar karya author masuk RANGKING KARYA POPULER
*
*
"Aku akan memberikan mu terapi plus-plus, Sayang!" Elliza tersenyum nakal membuat Alex menelan ludahnya kasar.
Pria tampan itu mengeluarkan keringat dinginnya saat tangan Elliza menjelajahi tubuh kokohnya.
Alex merasa gelisah karena takut kehilangan kendali dan kembali menerjang Elliza yang belum sepenuhnya pulih.
"Elliz, berhenti … ah! Aku takut hilang kendali!"
Mulut dan tubuh pria tampan itu tak sehati. Mulut Alex menolak sentuhan Elliza, namun, tubuh pria tampan itu menerima dengan senang hati.
Bahkan, Alex menekan pinggul Elliza agar kedua aset mereka bertemu dan saling bergesekan satu sama lain, menciptakan gelenyar aneh dalam tubuh mereka.
"Kamu harus tahan, Sayang … aku yakin kamu pasti bisa menahan nya! Tanamkan dalam jiwa kamu kalau kamu adalah pria normal. Kamu akan sembuh dan tidak ada siapa pun yang bisa menghalangi kamu!"
Elliza memberi instruksi membuat Alex mencoba memejamkan matanya. Pria tampan itu berusaha mengikuti perintah istrinya.
Kamu normal, Lex … kamu normal … kamu akan segera sembuh dan tidak ada yang bisa menghalangi mu, siapa pun itu batin Alex penuh tekad.
__ADS_1
Elliza yang melihat Alex menutup matanya pun tersenyum senang. Buru-buru Elliza mengecup lembut bibir Alex.
Ciuman lembut itu perlahan berubah menjadi panas. Indra pengecap kedunaya saling bertengkar satu sama lain mencari siapa pemenangnya.
Elliza menurunkan ciumannya ke leher Alex. Dia mencium daun telinga Alex membuat pria tampan itu mengeluarkan suara-suara seksi nya.
Elliza semakin semangat saat mengetahui belakang telinga Alex menjadi titik sensitif suami tampan nya itu.
Elliza membuka kaos oblong Alex di bantu oleh pria tampan itu. Dengan gerak cepat Elliza menyesal salah satu kelereng berwarna coklat milik Alex membuat pria tampan itu mengepalkan tangannya erat.
Gejolak asmara dalam dirinya kembali bangkit. Akan tetapi, akal sehatnya saat ini masih ada. Alex tak ingin mengulangi kesalahan yang sama pada tempo lalu.
"Ah."
Elliza tersenyum di sela-sela aksi nakalnya. Gadis cantik itu mempraktekkan apa saja yang dipraktekkan oleh Alex pada tubuhnya.
Dengan tangan bergetar menahan gairah serta rasa penasaran pun membuat Elliza berhasil membuka lapisan penutup terakhir pada tubuh Alex.
Gleg.
Elliza menelan ludahnya kasar ketika melihat pusaka milik Alex yang sudah bangkit dari kuburnya.
Pusaka tersebut mengeras, mengang dan mengacung ke atas membuat Elliza penasaran.
Gadis cantik itu menyentuh dan memainkan nya dengan tangan lentiknya membuat Alex m*ndesah semakin keras.
__ADS_1
"Elliz, berhenti … aku tidak tahan! Aku takut kamu akan terluka, Elliz. Luka di tubuh mu saja belum pulih. Aku … ah … cepat Elliz, faster faster Baby!
Alex meracau saat tempo yang Elliza pakai sangat cepat. Tak berhenti dinsana, Elliza memberanikan diri untuk memasukkan pusaka eskrim itu ke dalam mulutnya.
Alex yang melihatnya pun mengumpat dirinya.
"Ah … Elliz!"
Tubuh Alex bergetar hebat di iringi mayones milik Alex masuk ke dalam mulutnya.
"Percobaan pertama berhasil! Setelahnya aku akan memberikan terapi yang berbeda!" balas Elliza tersenyum manis membuat Alex merasa bingung.
"Terapi yang seperti apa, Elliz?" tanya Alex tak mengerti.
"Bercinta di depan umum!" jawab Elliza santai membuat Alex menelan ludahnya kasar.
*
*
*
Wkwkwkwk … terapi nya plus plus cabang, Alex🤭🤭🌚
Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰….
Salem Aneuk nanggroe Aceh.