Gairah Cinta CEO Bastard

Gairah Cinta CEO Bastard
Siapa Papa?


__ADS_3

Degg.


Max segera menghentikan aktivitas nya. Pria tampan itu segera bangkit menatap tajam wajah merona Meimei yang baru saja mencapai puncak.


Nafas gadis cantik itu terengah-engah seperti orang yang baru saja lari marathon.


“Siapa papa yang kamu maksud, Meimei?” tanya Max dengan suara bariton nya.


Pria tampan itu merasa sangat penasaran dengan sosok papa yang di sebut Meimei dari kemarin. Apakah papa yang di maksud itu sugar daddy seperti yang ia pikirkan.


Terlalu banyak anak gadis yang berhubungan dengan sugar daddy di negara mereka, para gadis muda yang menyebut diri mereka sebagai sugar baby.


Rela menjadi Wanita simpanan pria tua yang kaya raya dan sudah beristri.


Apakah Meimei termasuk di dalamnya?


Benarkah itu? Bila benar Max akan merasa sangat kecewa.


“Papa?”


“Iya, siapa papa yang kamu maksud itu?” tanya Max dengan suara yang amat dingin, pria tampan itu berusaha merendahkan suara nya guna meredam rasa kesal dalam hatinya.


“Papa saya, Tuan!” jawab Memei polos membuat Max termangu.


Pria tampan itu membelalakkan matanya karena tak menyangka papa yang di maksud oleh Meimei adalah papa gadis itu sendiri.

__ADS_1


“Papa kandung kamu?” Max bertanya dengan suara terbata-bata.


“Papa tiri saya, Tuan. Tapi, Tuan jangan bilang sama mama saya, ya. Nanti mama marah dan pukul saya lagi!” ujar Meimei polos dengan suara yang serak menahan tangis nya.


Lagi dan lagi Max terkejut mendengar jawaban dari Meimei. Hubungan macam apa yang di jalani oleh Meimei sehingga bisa bermain serong dengan papa nya sendiri.


Entah mengapa Hasrat yang tadi nya menggebu-gebu dalam diri Max, hilang begitu saja tanpa menyisakan jejak.


“Lebih baik sekarang kamu keluar dari sini.” Max memberi perintah dengan suara yang amat dingin membuat Meimei merasa terintimidasi.


Gadis cantik itu segera bangkit dari ranjang Max, dia tak ingin membuat majikanya itu marah besar, terlebih lagi raut wajah Max yang memandang tajam ke arahnya. Meski dirinya polos, Meimei paham betul bagaimana ekspresi orang marah.


Itu semua karena Meimei sering melihat ibunya marah. Gadis itu keluar dari kamar tanpa memakai pakaian sehelai benang pun.


“Siall … ada apa dengan ku? Kenapa aku tidak bisa menikmati tubuhnya setelah tahu siapa papa yang di maksudnya itu? Bukannya selama ini aku juga sering menikmati Wanita bayaran yang jelas-jelas telah di pakai oleh pria lain!”


“Ah … seharusnya aku tidak menyuruhnya pergi. Bukankah lebih  baik aku bermain dengan barang bekas karena aku sendiri barang bekas?”


Max mengumpat drinya sendiri, pria tampan itu merasa kesal karena telah menyia-nyiakan kesempatan untuk menikmati tubuh pelayan barunya itu.


Entah mengapa ada perasaan aneh dalam diri Max, seperti rasa kesal karena Meimei tak jauh beda dengan Wanita lain.


“Tapi … aku penasaran dengan hubungan ayah dan anak itu! Kenapa Meimei bisa sampai bermain serong dengan ayahnya sendiri?”


Max terdiam beberapa saat, tak lama kemudian seringai kecil terpasang di wajahnya. Pria tampan itu segera mengambil ponselnya guna menghubungi seseorang.

__ADS_1


“Aku ingin bertemu hari ini juga!” ujar Max dengan nada dingin.


*


*


*


Meimei mengguyur tubuhnya di bawah shower, gadis cantik itu menyentuh area pribadinya.


“Kenapa rasa nya berbeda saat Bersama dengan papa? Tuan … lebih lembut dari papa,” gumam Meimei dengan wajah merona.


.


.


Hooh ... kira-kira siapa yang di temui Max yah??


Komentarnya Kok makin lama makin dikit ... hiks ...


Bersambung.


Jangan lupa Like, Komentar, Vote dan Rate 5 yah.


Salem Aneuk Nanggro Aceh.

__ADS_1


__ADS_2