
Seekor naga datang dan menjelma menjadi manusia di hadapan Lin dan karasu.
"Saya adalah raja naga. Namaku adalah Long." ujar pria yang baru saja muncul dihadapannya.
"ada perlu apa kalian datang kemari? Saya mendengar keributan disini." tanya sang raja naga Long.
"mereka menginginkan arak istana raja." ucap jenderal Han sembari berlutut memberi hormat kepada raja naga Long.
"Untuk apa kamu menginginkan arak dari istanaku ini wahai malaikat?" tanya raja naga Long kepada Lin.
"Saya berjanji kepada calon guruku untuk memberinya hadiah yang dia inginkan agar dapat melatihku." jawab Lin.
"APAA? Hanya karena alasan itu saja kamu menerobos kemari. Sungguh malaikat yang bodoh!" bentak raja naga Long.
"Saya harus menjadi kuat raja naga. Saya memerlukan kekuatan untuk melindungi orang yang penting bagiku." jawab Lin kembali dengan wajah yang sedih bercampur kesal.
Melihat tubuh Lin yang sudah babak belur dan ketekadan hatinya untuk mendapatkan arak tersebut. Raja naga Long berniat memberinya kesempatan.
"Baiklah. Melihat ketulusanmu dan keteguhanmu akan kuberikan arak ini kepadamu. Tetapi ada satu hal yang harus kamu lakukan untuk mendapatkannya. Arak ini tidak gratis." ucap raja naga Long.
"Terima kasih raja. Akan kulakukan apapun untuk mendapatkannya." jawab Lin sembari menbungkukan badannya menandakan terima kasihnya kepada raja naga Long.
dengan kekuatan sihirnya raja naga Long mengeluarkan sebuah meja yang diatasnya terdapat tiga cawan berisi air.
"Nah lihatlah 3 cawan ini. Di dalamnya berisi arak yang kamu inginkan. silahkan kamu minum tiga cawan ini sampai habis. Jika semua habis akan kuberikan sebotol arak yang kamu inginkan ini." ujar raja naga Long dengan sebotol arak di tangannya.
Lin berjalan dengan tergopoh-gopoh menuju meja berisi cawan arak tersebut. Lin mengambil satu cawan. Didekatkan ke mulutnya dan langsung dituang habis ke dalam mulutnya.
"AARRGHHH" jerit Lin.
"Ada apa Lin?" tanya Karasu.
"Kau berniat meracuni dia? Sungguh kejam dirimu raja naga!!" ujar Karasu yang terlihat marah.
"Tenanglah gagak kecil. isi cawan tersebut memanglah arak bukan racun." jawab raja naga Long.
"Lantas mengapa dia mengerang kesakitan seperti itu." Karasu semakin emosi melihat keadaan Lin.
__ADS_1
"Arak di istanaku terbuat dari buah persik di istana langit yang difermentasikan. Tentunya jika makhluk dari alam yang berlawanan ataupun manusia yang memiliki status arwah yang lebih rendah meminum arak tersebut maka tubuhnya akan terasa seperti tercabik-cabik karena telah disucikan." jelas raja naga Long.
"Jika memang kalian ingin memilikinya. Maka kalian juga harus berkorban untuk mendapatkannya. Buktikanlah keseriusanmu kepadaku malaikat." ujar raja naga Long kembali.
Setelah beberapa saat Lin tidak meraung kesakitan lagi.
"Rasa sakitnya sedikit berkurang. Akan kucoba meminum yang kedua." gumam Lin.
Lin kembali mengambil cawan kedua. Dan dalam sekejap Lin meminum cawan kedua itu sampai tidak bersisa.
"AAAARRRGGGHHHH. PANAS SEKALI TUBUHKU." teriak Lin yang kembali merasakan kesakitan ketika meminum arak tersebut.
"Lin hentikan. ayo kita cari cara lain. Jangan menyiksa dirimu lagi seperti ini." ujar Karasu yang iba melihat pengorbanan Lin.
Tubuh Lin memerah. Dia terduduk di lantai sambil terus merasakan sakit.
"Sedikit lagi. Ayolah... Saya tidak akan kalah dengan tiga cawan arak." gumam Lin sembari bangkit dan bersiap mengambil cawan ketiga.
Cawan ketiga pun telah diambil dan tanpa menunggu lama Lin meneguk habis arak di cawan tersebut. TIGA CAWAN ARAK TELAH HABIS.
Lin berhasil menyelesaikan permintaan dari raja naga Long. Tetapi kondisi tubuh Lin yang penuh luka dan kesakitan akibat ulah Jenderal Han dan arak dari raja naga membuatnya susah untuk berjalan lagi.
"Baiklah, Pergilah kalian. Itu adalah barang yang kalian inginkan. Keseriusanmu sudah meyakinkanku." ujar raja naga Long.
Raja naga kemudian memberikan sebuah pil obat kepada Karasu.
"Berikan itu kepadanya. Setidaknya itu dapat membantunya berjalan dan kembali ke daratan." ujar raja naga.
Setelah memakan pil obat tersebut. Warna tubuh Lin kembali menjadi normal.
"Lin, apakah kamu bisa berjalan? Tanya Karasu.
"Bisa. Saya sudah agak baikan. Terima kasih raja naga." Lin perlahan bangkit dan berjalan keluar dari istana raja naga.
Akhirnya Lin dan Karasu berhasil mendapatkan arak yang diinginkan dan kembali ke tempat Omura Oni.
"Ini arak yang anda inginkan. Ayo tepati janji anda untuk melatih saya." kata Lin yang menyerahkan sebotol arak kepada Omura Oni.
__ADS_1
"HA... HA... Kamu hebat bisa berhasil mendapatkannya. Baiklah, 3 hari lagi saya akan membawamu ke sebuah tempat untuk berlatih. Pulihkan terlebih dahulu dirimu yang terluka ini." ucap Omura Oni yang kemudian menghilang dari pandangan Lin.
Kembali ke Ying yang mulai sembuh dari lukanya. Ying, Lin dan Karasu kembali ke rumah Ying untuk beristirahat.
Sesampainya di rumah. Ying sangat senang melihat kepulangan Lin dan Karasu. "untunglah kamu kembali dengan selamat." ucap Ying sambil memeluk tubuh Lin yang masih lemah.
"beristirahatlah. Akan kurawat kamu selama 3 hari ini." ucap Ying.
Lin hanya mengangukkan kepalanya dan menatap Ying dengan dalam.
Tiga hari pun berlalu setelah semua kejadian yang tak terduga. Tubuh Lin juga mengalami regenerasi yang cepat berkat kekuatan malaikatnya. Telah tiba saatnya Omura Oni menjemput Lin untuk pergi berlatih.
Sebuah portal muncul di hadapan Lin, ying dan Karasu. Muncul sosok Omura Oni dari dalam portal tersebut.
"Halo semua. Bagaimana keadaanmu Lin?" tanya Omura Oni.
"Sudah lebih baik. Ayo kita berlatih." ujar Lin yang tidak sabar.
"Baiklah. Sekarang akan kubuka portal ke tempat latihan kita." Omura Oni bersiap membuka portal dengan melukis sebuah lingkaran di udara.
"Bo..bolehkah saya ikut?" ujar Ying secara tiba-tiba.
mereka semua terdiam sejenak.
"Kamu tidak akan bertahan gadis kecil. Tempat berlatih itu bukan tempat untuk bertamasya. Sebaiknya kamu jangan menganggu latihannya." jelas Omura Oni.
"Saya tidak akan menganggu. Lagi pula luka Lin belum sepenuhnya sembuh. Dan juga bukankah nyawa saya juga berada dalam bahaya. Raja malaikat menginginkan kematianku. Bukankah sebaiknya saya ikut dengan kalian agar lebih aman." Ujar Ying yang besikeras untuk ikut pergi.
Lin berpikir sejenak. Kemudian...
"Baiklah. Omura Oni biarkan Ying ikut bersama kita. Apa yang dikatakannya masuk akal. Raja malaikat dan juga Sean pasti tidak akan melepaskannya begitu saja. lebih baik dia ikut dengan kita untuk keamanannya." mohon Lin.
"Baiklah jika itu maumu. Tetapi saya tidak menerima keluhan jika dia ingin pulang." jelas Omura Oni.
"Mohon bantuannya. Saya tidak akan merepotkan anda." ujar Ying sembari membungkukkan badannya memberi hormat.
Demikianlah petualangan mereka dimulai di tempat yang baru. Dapatkah Lin dan Ying menghadapi ancaman raja malaikat dan Sean? Apakah Lin dapat bertambah kuat setelah berlatih? dan latihan yang bagaimana yang akan diberikan oleh Omura Oni untuk Lin?
__ADS_1
hai... Para pembaca HAI.. MALAIKAT MAUTKU. ini adalah novel pertama saya mohon Like dan komentarnya untuk membantu saya meningkatkan kemampuan saya. Terima kasih telah membaca novel saya.