HAI.. MALAIKAT MAUTKU

HAI.. MALAIKAT MAUTKU
Rose.


__ADS_3

Diceritakan tentang hubungan masa lalu Omura Oni dan Hades pada masa lalu. Terlihat Hades yang belum menjadi raja malaikat dan Omura Oni yang belum menjadi raja iblis. Keduanya adalah malaikat biasa yang pekerjaannya adalah mencabut nyawa manusia. Suatu ketika Omura Oni dan Hades mencabut nyawa seorang janda tua. Ternyata janda tua tersebut memiliki anak perempuan bernama Rose. Setelah pekerjaan Omura Oni dan Hades selesai mencabut nyawa janda tua tersebut. Omura Oni kembali ke tempat tersebut untuk melihat kondisi anak perempuannya yaitu Rose.


Acara berkabung telah selesai. Jasad dari janda tua tersebut juga sudah dikremasi. terlihat Rose yang kini sendirian di rumah setelah sang ibu meninggal dunia. Tampak juga Omura Oni yang sedang memperhatikan Rose meskipun Rose tidak dapat melihat Omura Oni.


Rose duduk termenung sendirian di ruang tamu. Terlihat wajah murung dan rambut kusut Rose yang baru selesai mengantar ibunya ke peristirahatan terakhirnya.


"Apakah dia sangat kehilangan ibunya? Tapi ibunya sudah sakit-sakitan. Memang lebih baik jika ibunya meninggal saja." pikir Omura Oni.


"Sebaiknya saya segera mandi dan beristirahat." kata Rose yang berbicara kepada dirinya sendiri.


Rose pergi ke kamar mandi. Sementara Omura Oni berniat kembali saja ke akhirat.


"Sebaiknya saya kembali ke akhirat." pikir Omura Oni.


Ketika akan kembali ke dunia akhirat. Sebuah kalung yang di pakai oleh Omura Oni terjatuh ke lantai dari lehernya. Omura Oni yang tidak sadar akan hal itu kembali begitu saja tanpa mengambil kalung yang terjatuh tersebut.


Benda yang terpakai oleh malaikat tidak akan dapat terlihat ketika masih menempel di tubub malaikat tersebut. Tetapi jika benda tersebut terlepas dari tubuh malaikat, maka benda tersebut akan menjadi nyata dan dapat dilihat oleh manusia biasa.


Rose telah selesai mandi. Dia berjalan keluar dari kamar mandi menuju kamar tidurnya. Ketika itu dia berjalan melalui ruang tamu.


"Srekkk" bunyi sesuatu yang sepertinya bergesekan dengan lantai.


Rose merasakan kakinya menginjak sesuatu. Dia melihat ke arah bawah. Terlihat sebuah kalung berwarna putih dengan lambang huruf O.


"Apa ini?" gumam Rose.


"Apakah ini milik ibu? Tetapi kenapa saya tidak pernah melihat ibu memakainya." gumam Rose.


Tanpa pikir panjang karena sudah lelah seharian Rose mengambil kalung tersebut. Lalu dia mengalungkan ke lehernya kalung tersebut.


"Sebaiknya saya pakai saja. Ini pasti peninggalan ibu, di rumah ini tidak ada siapapun kecuali saya dan ibu." ucap Rose yang masih berbicara sendiri.


Sementara itu di dunia akhirat. Omura Oni pulang dan bertemu dengan Hades.


"Hai... Omura, Bagaimana istirahatmu?" tanya Hades merangkul teman malaikatnya.


"Tidak ada yang menarik disana." jawab Omura Oni.

__ADS_1


Dengan wajah tersenyumnya Hades mengajak Omura Oni untuk berpesta.


"Hei Omura, bagaimana jika kita pergi minum di rumahku? Mumpung kita belum diberikan pekerjaan oleh raja." ajak Hades kepada Omura Oni.


Omura berpikir sejenak.


"Baiklah." jawab Omura Oni menyetujuinya.


Tibalah Omura Oni dan Hades ke rumah Hades. Hades membawa beberapa arak untuk Omura Oni.


"Minumlah Omura. Ini arak yang sangat enak. Ha... Ha..." tawar Hades.


Omura Oni mengambil sebotol arak. Dia langsung membuka arak tersebut dan menengak arak tersebut sampai posisi kepalanya menghadap ke atas.


Hades memperhatikan Omura Oni menengak arak sejenak.


"Hei Omura, kenapa di lehermu tidak ada kalung? Biasanya saya melihat kamu selalu memakai sebuah kalung." tanya Hades.


"Kalung?" ucap Omura Oni sembari meraba-raba leher dan dadanya.


"Sepertinya terjatuh di dunia manusia. saya akan segera mencarinya." jawab Omura Oni yang langsung bangkit dari tempatnya dan pergi menuju dunia manusia.


Omura Oni kembali ke rumah Rose. Saat itu sudah tengah malam. Omura Oni berusaha mencari kalungnya yang terjatuh.


"Dimana kalungku ya?" gumam Omura Oni yang terus melihat ke lantai mencari kalungnya.


Tiba-tiba terdengar suara. "HEI.. MAU MALING YA?" teriak Rose yang sudah berada di depan pintu kamarnya melihat ke arah Omura Oni.


Omura Oni melihat ke arah Rose dan hanya diam saja. Sesekali dia melihat ke belakang memastikan belakangnya apakah ada orang atau tidak.


"Kenapa kamu diam saja??? kamu mau maling kan?" tanya Rose.


"Kamu bisa melihatku?" tanya Omura Oni yang kebingungan.


"Iya kamu! Kalau tidak saya bicara sama siapa? Saya akan teriak. Kamu pasti maling. TOLONGGGG MALING TOLONGGG MALING!" teriak Rose dengan kuat.


Melihat Rose yang berteriak dengan sekuat tenaga. Omura Oni mencoba menenangkannya.

__ADS_1


"Tung.. Tunggu dulu nona. Anda sepertinya salah paham." ucap Omura Oni yang panik tetapi berusaha menenangkan Rose.


"Kalau bukan maling kamu ngapain tengah malam di rumah saya? Atau jangan-jangan mau ngintip saya? Kyaaaa... Tolong!!! Ada orang mesum." teriak Rose lagi.


Omura Oni yang kebingungan menghadapi Rose pun memilih kabur dulu. Dia bergegas pergi dari rumah Rose. Seketika sosok Omura Oni menghilang begitu saja. Melihat Omura Oni yang menghilang dalam sekejap, Rose pun ketakutan.


"Ehh.. Kok ngilang??? Jangan-jangan bukan maling tapi dia itu HANTU! KYAHHH..!" teriak Rose sekali lagi.


Omura Oni pun sampai ke akhirat. Dengan muka paniknya Omura Oni tidak sengaja bertemu dengan Hades yang lewat.


"Heiii Omura... Kenapa kamu? Wajahmu keliatan cemas? Ada apa?" tanya Hades.


Omura Oni mencoba menenangkan diri sejenak lalu...


"Hades. Saya telah kehilangan kalung saya di rumah janda tua yang kita jemput tempo hari. Bisakah kamu membantu saya mencarinya?" tanya Omura Oni meminta bantuan Hades.


"Saya sedang mendapatkan tugas dari raja malaikat menjemput nyawa orang. Akan saya bantu setelah selesai bekerja. Byeee." ucap Hades yang bergegas pergi ke dunia manusia.


"Sebaiknya saya kembali besok saja supaya tidak berjumpa dengan wanita tadi. Tapi kenapa dia bisa melihat saya?" gumam Omura Oni yang bertanya-tanya kebingungan.


Keesokan paginya sesuai rencana. Omura Oni kembali ke rumah Rose. Saat Omura Oni sampai. Suasana rumah sedang sepi.


"Beruntung wanita itu tidak ada. Sekarang saya bisa mencari dengan leluasa." gumam Omura Oni.


Omura Oni mengecek setiap sudut ruangan dan setiap sudut rumah, tetapi dia tidak dapat menemukan kalungnya.


"Hufft... Dimana kalungku? Kenapa susah sekali mencarinya." keluh Omura Oni.


Tiba-tiba...


"Cekrekkk" terdengar suara pintu rumah terbuka. Omura Oni segera bersembunyi. Dia takut bahwa Rose akan pulang dan dapat melihatnya lagi. Omura Oni bersembunyi di bawah meja ruang tamu. Dan benar saja! Yang pulang ternyata memanglah Rose.


"Hufft... Lelah sekali!" ujar Rose yang membuka jaketnya dan meletakkan barang-barangnya diatas meja. Ketika itu Omura Oni melihat kalungnya terpakai di leher Rose.


Bersambung...


Hai.. Teman-teman. Terima kasih sudah membaca HAI.. MALAIKAT MAUTKU. Bagaimana kelanjutan ceritanya. Ayo ikuti terus ceritanya ya.

__ADS_1


__ADS_2