HAI.. MALAIKAT MAUTKU

HAI.. MALAIKAT MAUTKU
Reika.


__ADS_3

Setelah bangun dari pingsannya karena kehilangan banyak darah, kini kaki Lucifer tiba-tiba utuh lagi. Dan di hadapannya berdiri seseorang.


"Si.. Siapa kamu?" tanya Lucifer terkejut.


"Apakah kamu lupa? Kamu telah setuju menjadi pelayanku, dan sebagai gantinya kuhadiahkan kembali kaki untukmu." ujar orang tersebut.


"Perkenalkan... Namaku Hades. Sang raja malaikat. Permintaanmu sudah kukabulkan. Aku telah mengembalikan kakimu dan sekarang kamu bukanlah manusia lagi. Tetapi kamu adalah seorang malaikat." ujar Hades menunjuk ke arah kaki Lucifer yang kembali normal. Sejak saat itu Lucifer menjadi salah satu pelayan Hades.


Kembali ke masa sekarang.Lucifer bertekuk lutut di hadapan Omura Oni dengan bahunya yang terluka.


"Sekarang kamu sudah terluka. Menyerahlah dan kamu akan kuampuni." ujar Omura Oni memperingati Lucifer.


"Ha.. Ha.. Ha... Ha......" tawa Lucifer yang sepertinya makin mengila.


"Aku Lucifer tidak akan menyerah kepada siapapun. Aku adalah seorang pesulap terhebat di dunia. Akan kubunuh kau sekarang juga." ujar Lucifer yang kembali bangkit.


Meskipun bahunya terluka. Lucifer terbang ke atas langit merah gelap yang berada di dunia paralel Omura Oni. Lucifer mengangkat kedua tangannya setinggi-tingginya. Dia memindahkan posisi pohon-pohon dan bebatuan dari hutan dunia paralel Omura Oni ke atas tangannya. Kini semua pohon dan bebatuan melayang diatas tangannya dalam jumlah besar.


"Sekarang mati kau." ujar Lucifer sembari melemparkan semua pepohonan dan bebatuan ke arah Omura Oni.


Serangan dahsyat mengarah ke Omura Oni. Dengan pedangnya Omura Oni bersiap menahan serangan tersebut. Di ayunkan pedang yang ada di tangannya.


"SREEZZZHH" dengan sekali ayunan dari pedang Omura Oni. Gumpalan besar serangan dari Lucifer terbelah dua dan melewati Omura Oni.


"BRAKKK" suara hantaman serangan pohon dan bebatuan dari Lucifer menghantam tanah. Debu-debu berterbangan menutupi sosok Omura Oni.


Lucifer terbelalak melihat kekuatan Omura Oni. Di tengah debu kabut, sosok Omura Oni tiba-tiba saja menghilang. Lalu sebuah tebasan memotong kepala Lucifer dari belakang.

__ADS_1


"Syarttt" kepala Lucifer pun lepas dari tubuh dan mengelinding ke tanah. Omura Oni muncul di belakang Lucifer.


"Beristirahatlah dengan tenang kawan." ucap Omura Oni memandang kepala Lucifer yang tergeletak di tanah.


Lucifer di ambang kematiannya. di sela-sela menjelang ajalnya. Dia teringat kembali akan Diana kekasihnya dahulu.


"Diana.. Dimana kamu sekarang? Apakah kamu sehat dan bahagia? Maafkan aku yang terlalu egois yang hanya memikirkan keadaanku sendiri. Semoga kamu menemukan orang yang dapat membahagiakanmu." gumam Lucifer sebelum kematiannya.


Perlahan-lahan tubuh Lucifer berubah menjadi butiran cahaya debu yang terbang ke angkasa. Pertandingan pun dimenangkan oleh Omura Oni.


Di sisi lain. Lin, Karasu, Ying dan Hitomi sudah tiba di neraka tingkat 2. Kali ini mereka bertemu dengan seorang malaikat lagi. Malaikat tersebut adalah seorang wanita. Malaikat tersebut secara terang-terangan menghalangi jalan mereka.


"Siapa kau? Jangan halangi jalan kami." ucap Lin yang berlari sambil menyerang. Tusukan pedang Lin menembus tubuh malaikat wanita tersebut. Lalu sebuah cambuk besi hendak melayang ke arah Lin karena di arahkan oleh malaikat tersebut. Untung saja Karasu bertindak cepat dan menyerap Lin ke dalam bayangannya.


Setelah Lin berhasil di selamatkan. Karasu menyuruh Lin dan lainnya untuk pergi.


"Pergilah Lin, Ying dan Hitomi. Biar saya urus yang ada disini." ucap Karasu.


"Silahkan kalian lewat jika ingin ke neraka tingkat 3. Tapi kamu akan tinggal di sini gagak s*alan." ucap malaikat wanita tersebut membuka jalan untuk Lin dan lainnya.


"Pergilah tuan Lin. Saya akan mengurus dia disini." ujar Karasu.


"Tidak mungkin. Apakah ini jebakan?" ujar Lin bertanya-tanya.


Akhirnya mereka mencoba lewat dan ternyata memang benar, malaikat tersebut membiarkan mereka lewat kecuali Karasu.


"Ada urusan apa kamu denganku?" tanya Karasu kepada sang malaikat perempuan tersebut.

__ADS_1


"Urusan apa katamu??? Apakah kamu lupa padaku?" ujar malaikat wanita tersebut dengan raut wajah yang kesal.


Karasu mencoba mengingat-ingat wajah malaikat tersebut. Tetapi dia sama sekali tidak dapat mengingatnya.


"Saya betulan tidak dapat mengingatmu sama sekali. Siapa namamu? Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya Karasu kembali.


"Dasar b*jingan. Setelah membunuh orang kamu berubah jadi pikun. Aku adalah Reika, gadis yang pernah kau bunuh karena mencuri jiwaku." ucap makaikat wanita tersebut yang bertambah kesal.


Malaikat wanita tersebut lalu melayangkan serangan dengan cambuk di tangannya. Dengan sekali ayunan, serangan malaikat tersebut dapat membelah angin. Terlihat tebasan angin yang terbentuk karena ayunan cambuk malaikat tersebut.


Karasu yang melihat hal tersebut lalu mengepakkan sayapnya lebar-lebar. Dengan satu kepakan sayapnya Karasu juga mampu mengeluarkan bulu-bulu gagak yang tajam ke arah malaikat tersebut. (jurus yang hampir sama dengan Sean).


Akhirnya bentrokan serangan pun terjadi. Ledakan antara serangan malaikat yang mengaku bernama Reika tersebut berhantaman dengan luncuran bulu gagak Karasu. Karena bentrokan tersebut, terciptalah asap tebal menutupi pandangan Karasu. Tiba-tiba saja dari arah asap tebal muncul serangan cambuk yang melilit leher Karasu.


"KHEKKK" Karasu tidak dapat bernafas dengan baik karena jeratan cambuk malaikat tersebut.


Karasu mencoba memotong cambuk tersebut dengan cakarnya. Tetapi semua sia-sia saja.


"Sekarang giliran aku yang akan membunuhmu gagak iblis. Kau akam membayar semua yang telah kau lakukan padaku. uvao Reika kepada Karasu.


Di tengah terdesaknya Karasu. Dia mengingat-ingat kembali masa menjadi iblis pengumpulan roh untuk Omura Oni.


Teringat di suatu musim panas yang terik, daerah Tokyo. Suhu udara sedang sangat panas. Terlihat sosok bayangan Karasu yang berubah menjadi bayangan di lantai. Karasu sedang mengikuti seorang gadis untuk mencuri jiwanya. Ya!! Gadis tersebut adalah Reika. Dia adalah seorang mahasiswa di sebuah kampus bergengsi. Gadis tersebut sehari-hari bekerja part time sebagai seorang penjinak hewan liar. Dia bekerja di sebuah kebun binatang di tokyo. Saat ini Reika sedang ingin pergi ke perpustakaan untuk membaca buku.


Reika sering membaca buku tentang hewan. Setiap buku yang dia pinjam di perpustakaan kampus pasti berisi cara menjinakkan hewan darat dan laut. Mulai dari yang liar maupun yang jinak. Karasu diam-diam telah berubah menjadi bayangan Reika. Dia mencari waktu yang tepat untuk mencuri arwah gadis ini ketika lengah. Di tempat perpustakaan Karasu tidak bisa mencuri arwah Reika di karenakan meskipun keadaan disana tenang tetapi kondisi lumayan ramai. Sampai pada suatu keadaan yang mengharuskan Reika keluar dari perpustakaan.


"Tut... Tut..." bunyi suara telepon Reika tanda seseorang sedang meneleponnya.

__ADS_1


Bersambung...


Teman-teman, terima kasih sudah memvaca novel saya. Mohon like dan comentnya ya agar saya dapat mengembangkan kemampuan saya. Sampai jumpa pada chapter berikutnya 🙏


__ADS_2